• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
satgas ppks universitas negeri malang tugu jatim

Suwardi memberikan contoh kasus kekerasan seksual di lingkungan perguruan tinggi. Foto: Shinta Alifia/Tugu Jatm

Cegah Kekerasan Seksual, Satgas PPKS Universitas Negeri Malang Gelar Focus Group Discussion

Lizya Kristanti by Lizya Kristanti
3 years ago
in Advertorial
0
Share on FacebookShare on Twitter

MALANG, Tugujatim.id —Satuan Tugas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual (Satgas PPKS) Universitas Negeri Malang (UM) mengadakan Focus Group Discussion (FGD) yang berfokus pada Implementasi Permendikbudristek No 30 Tahun 2021 tentang Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual, di Aula Lantai 9 Graha Rektorat UM, pada Jumat (31/03/2023).

FGD itu menghadirkan dua narasumber, yakni Auditor Ahli Madya, Suwardi SSos MSi dan Anggota Satgas PPKS UM, Surya Desismansyah E P SPd M Phil.

You might also like

Gus Ning Jember 2026

Hadiri Grand Final Gus Ning Jember 2026, Gus Fawait Beri Pesan Tegas untuk Mahasiswa di Tengah Memanasnya Politik Nasional

14/06/2026 10:00 AM
Gus Ning Jember 2026

Grand Final Pemilihan Gus Ning Jember 2026, Gus Fawait Sebut Finalis sebagai Generasi Berprestasi

14/06/2026 9:45 AM

Suwardi selaku pembicara pertama menyampaikan contoh-contoh kasus kekerasan seksual di lingkungan kampus.

Dia juga menuturkan, para pelaku kekerasan seksual cenderung akan mengulangi hal yang sama apabila mereka tidak ditindak. “Apabila ini tidak dihentikan, hal ini akan terus berulang bapak/ibu. Dari pengalaman kami, kebanyakan korbannya wanita, itu terjadi di perguruan tinggi. Modusnya macam-macam bapak/ibu,” ucapnya.

Dia melanjutkan, satu pelaku biasanya memiliki lebih dari satu korban. Korban-korban tersebut cenderung untuk diam dan tidak berani melapor karena merasa bahwa mengalami kekerasan seksual adalah aib. Ditambah lagi dengan rasa trauma yang dirasakan oleh para korban dapat menghantui mereka terus-menerus.

“Biasanya gak cuma punya satu korban, bahkan ada yang bisa sampai tiga puluh korban. Itu satu orang pelaku lho bapak/ibu,” ucapnya.

Suwardi mengungkapkan, karena trauma yang bisa berlangsung seumur hidup, para korban kekerasan seksual mendapatkan pendampingan khusus.

Sementara Surya Desismansyah menerangkan mengenai bagaimana UM berupaya menangani kekerasan seksual.

satgas ppks universitas negeri malang tugu jatim
Surya Desismansyah (kanan) memaparkan Peraturan Rektor terkait penanganan kekerasan seksual di lingkungan UM. Foto: Shinta Alifia/Tugu Jatim

Dia juga mewakili Satgas PPKS UM meminta para hadirin untuk memberikan tanggapan serta masukan terhadap Draft Peraturan Rektor UM mengenai kekerasan seksual.

“Kekerasan seksual itu tidak sekedar karena ada kesempatan tapi juga ada relasi kekuasaan. Relasi kekuasaan itu kadang kita tidak sadari kalau ada tapi sebenarnya nyata dan terjadi, misalnya dosen dengan mahasiswa,” ucapnya.

Dia mengungkapkan, kekuasaan yang dimiliki oleh dosen bisa memanipulasi mahasiswa. Terdapat 11 laporan yang sudah masuk ke Satgas UM terkait dengan hal ini, dua di antaranya telah ditangani secara serius dan khusus.

Kata dia, Satgas PPKS UM telah mempersiapkan hal-hal yang penting bagi pemulihan korban, seperti layanan kesehatan hingga rujukan ke psikolog atau psikiater.

Lebih lanjut, Satgas PPKS UM juga telah menyusun Standar Operating Procedure (SOP) bagi penanganan kasus kekerasan seksual di lingkungan UM.

Ketua Satgas PPKS UM, Desinta Dwi Rapita SPd SH MH menuturkan bahwa acara diskusi kali ini merupakan tindak lanjut dari kegiatan Satgas PPKS UM yang sebelumnya.

“Satgas PPKS itu kan programnya ada dua, pencegahan dan penanganan. Hari ini adalah bagian dari program pencegahan. Nah, target yang kita sasar ini adalah pimpinan-pimpinan dulu. Jadi rektor, wakil rektor, dekan, wakil dekan, kepala unit, kepala lembaga, direktor kemahasiswaan, direktor akademik, dan seterusnya untuk diberikan sosialisasi sekaligus Focus Group Discussion (FGD) mengenai implementasi Permendikbudristek No 30 tahun 2021,” jelasnya.

Tambah dia, diskusi sekaligus sosialisasi kali ini selanjutnya akan diberikan kepada seluruh civitas UM, mulai dari mahasiswa hingga ke tenaga pendidik. Untuk itu, diperlukan akses dan respon dari pimpinan di lingkungan kampus supaya memudahkan pelaksanaan program tersebut.

“Sebenarnya harapan kami FGD ini bisa menghasilkan kesepakatan substansi Pertor (Peraturan Rektor) dan SOP penanganan kekerasan seksual di lingkup UM,” inginnya.

“Harapan keduanya semua peserta atau pimpinan yang datang juga memberikan support kepada kami, Satgas PPKS,” tutupnya.(ads)

satgas ppks universitas negeri malang tugu jatim
Suasana FGD Implementasi Permendikbudristek No 30 Tahun 2021 di UM. Foto: Shinta Alifia/Tugu Jatim
Tags: berita malangberita Malang hari iniKota Malangsatgas ppks UMUniversitas Negeri Malang
Lizya Kristanti

Lizya Kristanti

Related Stories

Gus Ning Jember 2026

Hadiri Grand Final Gus Ning Jember 2026, Gus Fawait Beri Pesan Tegas untuk Mahasiswa di Tengah Memanasnya Politik Nasional

by Mochamad Abdurrochim
14/06/2026 10:00 AM
0

JEMBER, Tugujatim.id – Gus Ning Jember 2026 menjadi momentum bagi Bupati Jember Muhammad Fawait atau Gus Fawait untuk menyampaikan pesan...

Gus Ning Jember 2026

Grand Final Pemilihan Gus Ning Jember 2026, Gus Fawait Sebut Finalis sebagai Generasi Berprestasi

by Mochamad Abdurrochim
14/06/2026 9:45 AM
0

JEMBER, Tugujatim.id – Malam Grand Final Pemilihan Gus Ning Jember 2026 berlangsung meriah di Alun-Alun Jember, Sabtu malam (13/06/2026). Ajang...

Gus Fawait.

Sandang Gelar Doktor, Disertasi Gus Fawait Soroti Peran Belanja Pemerintah Dorong Pertumbuhan Ekonomi

by Dwi Linda
13/06/2026 12:15 PM
0

JEMBER, Tugujatim.id – Bupati Jember Muhammad Fawait atau Gus Fawait resmi menyelesaikan studi doktoralnya di Program Doktor Ilmu Ekonomi Fakultas...

UM

9.218 Mahasiswa UM Siap Mengabdi Lewat Program UM BBM 2026

by Mochamad Abdurrochim
13/06/2026 7:00 AM
0

MALANG, Tugujatim.id – Sebanyak 9.218 mahasiswa Universitas Negeri Malang (UM) resmi diberangkatkan untuk mengikuti program Universitas Negeri Malang Belajar Bersama...

Next Post
pasuruan tugu jatim

Banjir Rendam Permukiman Warga Pasuruan 4 Kali Seminggu

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID