• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Petugas memusnahkan sarang tawon endas. (Foto: Humas BPBD Tuban/Tugu Jatim)

Petugas memusnahkan sarang tawon endas. (Foto: Humas BPBD Tuban/Tugu Jatim)

Warga Resah Diserang Tawon Endas, Petugas BPBD Tuban Musnahkan Sarangnya

Dwi Lindawati by Dwi Lindawati
5 years ago
in News
0
Share on FacebookShare on Twitter

TUBAN, Tugujatim.id – Warga di Kecamatan Rengel dan Soko, Kabupaten Tuban, mulai resah. Bukan karena adanya tindakan kriminal, tapi karena ada banyak sarang tawon endas yang sangat membahayakan. Bahkan, banyak warga yang menjadi korban keganasan dari serangga yang mempunyai nama latin Vespa affinis ini.

Kejadian itu pun tidak hanya satu atau dua kali saja terjadi, tapi sudah berkali-kali. Hal ini pula yang membuat warga melaporkan keberadaan sarang tawon endas di wilayahnya.

You might also like

SPPG di Blitar.

IPAL Bermasalah, 28 SPPG di Blitar Dihentikan Sementara oleh BGN

05/06/2026 11:48 PM
Jemaah haji asal Malang.

Proses Pemulangan, 2 Jemaah Haji asal Malang Meninggal saat Tiba di Bandara Juanda Surabaya

05/06/2026 8:00 PM

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tuban Yudi Irwanto menyebutkan, tiga lokasi yang menjadi tempat sarang lebah ini. Pertama, di Makam Desa Glagahsari, Kecamatan Soko; di SDN Desa Glagahsari, Kecamatan Soko; dan di belakang rumah Ari, warga Desa Banjaragung, Kecamatan Rengel.

“Senin malam (05/04/2021) sudah kami musnahkan sarangnya. Hampir semua kami evakuasi dengan cara dibakar. Sarangnya juga menempel di pohon,” ujar Yudi.

Petugas memusnahkan sarang tawon endas dengan cara dibakar. (Foto: Humas BPBD Tuban/Tugu Jatim)
Petugas memusnahkan sarang tawon endas dengan cara dibakar. (Foto: Humas BPBD Tuban/Tugu Jatim)

Atas adanya sarang lebah ini, ada dua orang yang menjadi korban karena disengat. Yakni, Kamid, 65, warga Desa Glagahsari, Kecamatan Soko. Kamid dikejar ribuan lebah di area makam dan tersengat cukup banyak pada saat mencari rumput untuk hewan ternaknya.

Sementara korban lainnya, Edi, 30, yang juga anak dari Kamid. Dia bermaksud melindungi bapaknya dari sengatan ratusan lebah yang menyengat. Tapi, dia pun menjadi korban.

“Korbannya bapak dan anak. Keduanya diserang ratusan lebah, kini mereka mendapatkan perawatan di IGD Puskesmas Soko,” ungkapnya.

Agar tidak meresahkan warga lainnya, petugas dari Tim Reaksi Cepat (TRC) mengevakuasi lebah dengan cara dibakar. Proses evakuasi juga sedikit rumit karena menunggu hingga malam hari. Sebab, penglihatan dari lebah buruk pada saat malam. Kemungkinan kecil mereka akan menyerang petugas.

“Evakuasi tetap menggunakan baju khusus agar tidak tersengat lebah,” terangnya.

Ternyata kasus penyerangan lebah tawon endas ini juga terjadi pada 2019. Bahkan, korbannya hingga meninggal dunia karena ada 180 sengatan di tubuhnya. Korbannya adalah seorang petani asal Desa Kenongosari, Kecamatan Soko.

Peristiwa tersebut terjadi saat korban sedang mengairi tanaman jagung di sawah miliknya. Lelah mencari jagung, dia istirahat di bawah pohon. Namun, tak disangka ada sarang tawon endas yang lumayan besar tepat berada di atasnya.

Pada Minggu malam (24/11/2019), korban kemudian dibawa ke rumah sakit Tuban untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut. Namun, nyawanya tak terselamatkan dan meninggal dunia Senin pagi (25/11/2019). (Mochamad Abdurrochim/ln)

Tags: Berita diserang tawonBPBD Kabupaten TubanKabupaten TubanSarang tawon dimusnahkanTawon Endas
Dwi Lindawati

Dwi Lindawati

Related Stories

SPPG di Blitar.

IPAL Bermasalah, 28 SPPG di Blitar Dihentikan Sementara oleh BGN

by Dwi Linda
05/06/2026 11:48 PM
0

BLITAR, Tugujatim.id - Sebanyak 28 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) di wilayah Blitar Raya...

Jemaah haji asal Malang.

Proses Pemulangan, 2 Jemaah Haji asal Malang Meninggal saat Tiba di Bandara Juanda Surabaya

by Dwi Linda
05/06/2026 8:00 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id - Seorang jemaah haji asal Kota Malang, Jawa Timur, dilaporkan meninggal dunia saat tiba di Bandara Internasional Juanda...

Wakapolres Blitar.

Wakapolres Blitar Diduga Aniaya Ajudan hingga Hidung Patah, Kapolres Buka Suara

by Dwi Linda
05/06/2026 7:21 PM
0

BLITAR, Tugujatim.id - Publik heboh dengan beredarnya informasi dugaan tindak kekerasan yang melibatkan seorang perwira menengah di lingkungan Polres Blitar....

Desa Bulukerto.

Desa Bulukerto Wakili Kota Batu di Ajang Lomba Desa Se-Jatim, Ini Sederet Potensi dan Keunggulannya!

by Dwi Linda
05/06/2026 7:01 PM
0

BATU, Tugujatim.id - Desa Bulukerto, Kecamatan Bumiaji, terpilih mewakili Kota Batu mengikuti ajang Perlombaan Desa dan Kelurahan Provinsi Jawa Timur...

Next Post
Coban Pelangi yang tampak indah dan sejuk ternyata melegenda karena dijadikan tempat uji nyali bagi warga. (Foto:Rap/Tugu Jatim)

Asli Ngalam, Coban Pelangi Melegenda Jadi Tempat Uji Nyali

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID