• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Anggota TNI saat diterjunkan untuk membereskan puing-puing sisa Gempa Malang, Sabtu (10/4/2021) lalu. (Foto: Rizal Adhi Pratama/Tugu Malang/Tugu Jatim)

Anggota TNI saat diterjunkan untuk membereskan puing-puing sisa Gempa Malang, Sabtu (10/4/2021) lalu. (Foto: Rizal Adhi Pratama/Tugu Malang/Tugu Jatim)

Kisah Munadi, Kakek 99 Tahun yang Meninggal Dunia akibat Gempa Malang

Gigih Mazda by Gigih Mazda
5 years ago
in News
0
Share on FacebookShare on Twitter

MALANG, Tugujatim.id – Gempa dengan M 6,1 di Malang Selatan Sabtu (10/4/2021) lalu meninggalkan bekas duka tersendiri bagi keluarga Sukri yang beralamat di Desa Wirotaman, Kecamatan Ampelgading, Kabupaten Malang.

Pasalnya Sukri harus kehilangan seorang ayah, Munadi, yang kini usianya sudah menginjak 99 tahun akibat tertimpa puing-puing bangunan.

You might also like

Bojonegoro.

Bojonegoro Terima DBH PBB Rp116,6 Miliar, Sektor Migas Jadi Penyumbang Terbesar

19/07/2026 2:05 PM
Unesa

Diduga Lakukan Kekerasan Verbal di Grup Whatsapp, Unesa Nonaktifkan Enam Mahasiswa

19/07/2026 12:53 PM

Saat itu, Sukri bercerita jika dirinya berada di Ladang untuk bekerja seperti hari-hari biasanya.

“Saat itu istri saya (menantu Munadi) bersama cucu (Munadi) dan cicitnya sedang berada di rumah, kebetulan kami memang satu rumah,” terangnya saat dikonfirmasi pada Minggu (11/04/2021).

Ketika akhirnya gempa M 6,1 tersebut menggoyang Malang Selatan tak terkecuali wilayah Ampelgading, Sukri hanya mampu menyelamatkan anak-anak dan cucunya.

“Saya sama istri menyelamatkan anak-anak kecil dulu. Dan belum sempat bisa menolong beliau (Munadi), bangunan sudah roboh duluan,” ungkapnya dengan mata berkaca-kaca.

Munadi sendiri yang kini berusia 99 tahun diketahui memang sedang dalam keadaan sakit dan tidak bisa bergerak cepat untuk menghindari robohnya puing-puing bangunan.

Ketika bangunan rumah tersebut menimpa Munadi, Sukri dan istrinya sempat berteriak minta tolong. Namun, karena jarak rumah yang jauh membuat warga tidak ada yang mendengar.

“Beberapa saat kemudian akhirnya ada warga yang datang untuk menolong bapak, tapi saat warga mencoba mengeluarkan bapak dari puing-puing sudah terluka dan meninggal,” kenangnya haru.

“Akhirnya bapak langsung dimakamkan kemarin Sabtu (10/04/2021) pukul 16.00 WIB,” imbuhnya.

Kini, sudah tidak ada lagi yang terlihat utuh dari rumah Sukri, semuanya rata dengan tanah akibat guncangan dari gempa yang berpusat di 90 Km sebelah barat daya Kabupaten Malang dan dengan dengan kedalaman 25 Km.

Sukri serta istri, anak dan cucunya kini hanya bisa mengungsi ke kerabat terdekat hingga rumahnya kembali dibangun. Syukur, ia mendapatkan bantuan berupa sembako dan uang Rp 100 juta dari Bupati Malang, Muhammad Sanusi.

Tags: Bencanabencana alamgempagempa bumiGempa MalangKabupaten MalangMalang
Gigih Mazda

Gigih Mazda

Related Stories

Bojonegoro.

Bojonegoro Terima DBH PBB Rp116,6 Miliar, Sektor Migas Jadi Penyumbang Terbesar

by Dwi Linda
19/07/2026 2:05 PM
0

BOJONEGORO, Tugujatim.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro kembali menerima penyaluran Dana Bagi Hasil (DBH) Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) sebesar...

Unesa

Diduga Lakukan Kekerasan Verbal di Grup Whatsapp, Unesa Nonaktifkan Enam Mahasiswa

by Mochamad Abdurrochim
19/07/2026 12:53 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id – Sebanyak 6 mahasiswa vokasi dinonaktifkan sementara selama proses investigasi yang dilakukan Satuan Tugas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan...

Jawa Timur

Variasi Cuaca di Jawa Timur Mencolok, Dominasi Udara Kabur Berbanding Terbalik dengan Suhu Cerah yang Tinggi

by Mochamad Abdurrochim
19/07/2026 10:00 AM
0

Tugujatim.id - Cuaca di Jawa Timur pada Minggu (19/07/2026) menunjukkan dinamika atmosfer yang cukup kontras antara wilayah satu dengan lainnya....

Jalan Menuju Surga.

Jalan Menuju Surga di Kota Malang Viral Bikin Penasaran, Ternyata Dibangun untuk Antar Jenazah

by Dwi Linda
18/07/2026 6:15 PM
0

MALANG, Tugujatim.id – Sebuah gang kecil di Kelurahan Pandanwangi, Kecamatan Blimbing, Kota Malang, belakangan viral di media sosial karena memiliki...

Next Post
Kepala Desa (Kades) Ringinsari, Slamet Winari, saat menunjukkan beberapa bangunan yang roboh di desanya pasca diguncang gempa Malang M 6,1, Sabtu (10/4/2021) lalu. (Foto: Rizal Adhi Pratama/Tugu Malang/Tugu Jatim)

Kesaksian Kades Ringinsari saat Gempa Malang: Saya Kira Sudah Kiamat

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID