• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Anggota TNI saat diterjunkan untuk membereskan puing-puing sisa Gempa Malang, Sabtu (10/4/2021) lalu. (Foto: Rizal Adhi Pratama/Tugu Malang/Tugu Jatim)

Anggota TNI saat diterjunkan untuk membereskan puing-puing sisa Gempa Malang, Sabtu (10/4/2021) lalu. (Foto: Rizal Adhi Pratama/Tugu Malang/Tugu Jatim)

Kisah Munadi, Kakek 99 Tahun yang Meninggal Dunia akibat Gempa Malang

Gigih Mazda by Gigih Mazda
5 years ago
in News
0
Share on FacebookShare on Twitter

MALANG, Tugujatim.id – Gempa dengan M 6,1 di Malang Selatan Sabtu (10/4/2021) lalu meninggalkan bekas duka tersendiri bagi keluarga Sukri yang beralamat di Desa Wirotaman, Kecamatan Ampelgading, Kabupaten Malang.

Pasalnya Sukri harus kehilangan seorang ayah, Munadi, yang kini usianya sudah menginjak 99 tahun akibat tertimpa puing-puing bangunan.

You might also like

Jalan Menuju Surga.

Jalan Menuju Surga di Kota Malang Viral Bikin Penasaran, Ternyata Dibangun untuk Antar Jenazah

18/07/2026 6:15 PM
Polres Blitar Kota.

Berkali-kali Tersandung Narkoba, Polisi Senior di Polres Blitar Kota Dipecat

18/07/2026 5:00 PM

Saat itu, Sukri bercerita jika dirinya berada di Ladang untuk bekerja seperti hari-hari biasanya.

“Saat itu istri saya (menantu Munadi) bersama cucu (Munadi) dan cicitnya sedang berada di rumah, kebetulan kami memang satu rumah,” terangnya saat dikonfirmasi pada Minggu (11/04/2021).

Ketika akhirnya gempa M 6,1 tersebut menggoyang Malang Selatan tak terkecuali wilayah Ampelgading, Sukri hanya mampu menyelamatkan anak-anak dan cucunya.

“Saya sama istri menyelamatkan anak-anak kecil dulu. Dan belum sempat bisa menolong beliau (Munadi), bangunan sudah roboh duluan,” ungkapnya dengan mata berkaca-kaca.

Munadi sendiri yang kini berusia 99 tahun diketahui memang sedang dalam keadaan sakit dan tidak bisa bergerak cepat untuk menghindari robohnya puing-puing bangunan.

Ketika bangunan rumah tersebut menimpa Munadi, Sukri dan istrinya sempat berteriak minta tolong. Namun, karena jarak rumah yang jauh membuat warga tidak ada yang mendengar.

“Beberapa saat kemudian akhirnya ada warga yang datang untuk menolong bapak, tapi saat warga mencoba mengeluarkan bapak dari puing-puing sudah terluka dan meninggal,” kenangnya haru.

“Akhirnya bapak langsung dimakamkan kemarin Sabtu (10/04/2021) pukul 16.00 WIB,” imbuhnya.

Kini, sudah tidak ada lagi yang terlihat utuh dari rumah Sukri, semuanya rata dengan tanah akibat guncangan dari gempa yang berpusat di 90 Km sebelah barat daya Kabupaten Malang dan dengan dengan kedalaman 25 Km.

Sukri serta istri, anak dan cucunya kini hanya bisa mengungsi ke kerabat terdekat hingga rumahnya kembali dibangun. Syukur, ia mendapatkan bantuan berupa sembako dan uang Rp 100 juta dari Bupati Malang, Muhammad Sanusi.

Tags: Bencanabencana alamgempagempa bumiGempa MalangKabupaten MalangMalang
Gigih Mazda

Gigih Mazda

Related Stories

Jalan Menuju Surga.

Jalan Menuju Surga di Kota Malang Viral Bikin Penasaran, Ternyata Dibangun untuk Antar Jenazah

by Dwi Linda
18/07/2026 6:15 PM
0

MALANG, Tugujatim.id – Sebuah gang kecil di Kelurahan Pandanwangi, Kecamatan Blimbing, Kota Malang, belakangan viral di media sosial karena memiliki...

Polres Blitar Kota.

Berkali-kali Tersandung Narkoba, Polisi Senior di Polres Blitar Kota Dipecat

by Dwi Linda
18/07/2026 5:00 PM
0

BLITAR, Tugujatim.id - Seorang anggota Polres Blitar Kota berinisial Aiptu EW resmi dijatuhi sanksi Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH) karena...

Parkir digital di Surabaya.

82 Persen Wajib Pajak Sudah Beralih Parkir Digital di Surabaya, 500 Titik Masih Belum Berizin

by Dwi Linda
18/07/2026 4:04 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya berupaya menata sektor perparkiran dengan penerapan pembayaran non tunai atau digital secara perlahan...

Lapor Cak Eri.

Lapor Cak Eri Terima 9.217 Aduan Warga, Masalah Parkir Jadi Keluhan Terbanyak

by Dwi Linda
18/07/2026 2:06 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id - Sejak diluncurkan pada pada 11 Mei 2026 lalu, antusiasme warga yang memanfaatkan hotline “Lapor Cak Eri” semakin...

Next Post
Kepala Desa (Kades) Ringinsari, Slamet Winari, saat menunjukkan beberapa bangunan yang roboh di desanya pasca diguncang gempa Malang M 6,1, Sabtu (10/4/2021) lalu. (Foto: Rizal Adhi Pratama/Tugu Malang/Tugu Jatim)

Kesaksian Kades Ringinsari saat Gempa Malang: Saya Kira Sudah Kiamat

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID