• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Petugas gabungan di Kota Batu menunjukkan temuan hewan kijang yang mati usai diburu pihak tak bertanggung jawab. (Foto: Sholeh/Tugu Jatim)

Petugas gabungan di Kota Batu menunjukkan temuan hewan kijang yang mati usai diburu pihak tak bertanggung jawab. (Foto: Sholeh/Tugu Jatim)

Sempat Kejar-kejaran dengan Pelaku Perburuan Liar, Tim Gabungan BKSDA Jatim Amankan Seekor Rusa

Dwi Lindawati by Dwi Lindawati
5 years ago
in News
0
Share on FacebookShare on Twitter

BATU, Tugujatim.id – Perburuan satwa langka yang dilindungi masih saja terjadi di Kota Batu. Terbaru, Tim Gabungan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Jawa Timur (Jatim) telah mengamankan seekor rusa yang diduga hendak dijual dagingnya untuk dikonsumsi.

“Dari informasi di lapangan, kadang-kadang memang ada pesanan daging, ada orang tertentu yang gemar makan daging satwa aneh-aneh gitu. Jadi, dagingnya dijual,” ujar Ketua Profauna Indonesia Rosek Nur Sahid pada Senin (12/04/2021).

You might also like

Rumah doa.

DPRD Kabupaten Pasuruan Terima Aduan Warga Tolak Dugaan Rumah Doa Ilegal di Bangil

20/07/2026 9:04 PM
Piala Dunia 2026.

Spanyol Juara Piala Dunia 2026, Ribuan Warga Nobar di Sidoarjo Senang Berhadiah Umrah hingga Sepeda Gunung

20/07/2026 6:05 PM

Pihaknya yang tergabung dalam tim gabungan BKSDA Jatim menuturkan, rusa tersebut merupakan satwa yang terancam punah dan saat ini dalam status dilindungi.

Rusa itu ditemukan sekitar pukul 10.00 WIB pada Senin (12/04/2021) di hutan sekitar Coban Rondo, Kota Batu. Namun sayangnya, rusa itu ditemukan dalam keadaan mati. Bahkan, sebelum penemuan itu, petugas sempat melakukan aksi kejar-kejaran terhadap pelaku perburuan liar.

Tim gabungan yang terdiri dari 7 anggota saat itu tengah melakukan patroli perburuan liar. Hal itu dilakukan usai adanya laporan warga setempat yang kerap kali menemui aksi perburuan liar.

“Kami dapat laporan dari warga, mereka (petani, red) yang resah akan adanya perburuan liar. Di hutan tersebut juga masih ada harimau sehingga warga mengaku takut diganggu jika rusa punah,” ungkapnya.

“Kami sempat kejar-kejaran dengan pelaku, saat itu dia hanya satu orang. Namun, setahu kami, biasanya perburuan dilakukan minimal 3 orang,” imbuhnya.

Dalam aksi kejar-kejaran itu, pelaku tengah membopong rusa yang diduga hasil tangkapannya. Karena dirasa berat, lantas pelaku meninggalkan rusa tersebut hingga berhasil melarikan diri dengan masuk ke area jurang di hutan tersebut.

“Dalam pengejaran itu, kami menemukan tas berisi identitas, ponsel, dan senjata tajam (sajam). Namun dari pantauan, rusa itu ditangkap menggunakan bantuan anjing,” ungkapnya.

“Tampak di bagian tubuh rusa ada banyak bekas gigitan anjing. Di lehernya juga tampak bekas jeratan,” tambahnya.

Saat ini pihaknya telah melimpahkan kasus tersebut ke Polres Batu untuk mencari pelaku pemburu liar tersebut. Dengan berbekal temuan tas yang berisi data identitas salah satu pelaku, dia yakin kepolisian dapat segera menangkapnya.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Batu AKP Jeifson Sitorus menuturkan, saat ini pihaknya tengah melakukan penyelidikan terhadap terduga pelaku.

“Sementara kami lakukan pencarian terhadap pelaku, ciri-ciri pelaku sudah disampaikan kepada kami. Hanya ada 1 pelaku yang dilaporkan,” ucapnya.

“Kami mengimbau agar masyarakat tidak memburu satwa yang dilindungi agar generasi kita nantinya masih bisa menemui satwa ini,” imbuhnya.

Tags: BKSDA Jawa TimurKasus perburuan liarKota BatuPelaku perburuan liarSatwa Dilindungisatwa langka
Dwi Lindawati

Dwi Lindawati

Related Stories

Rumah doa.

DPRD Kabupaten Pasuruan Terima Aduan Warga Tolak Dugaan Rumah Doa Ilegal di Bangil

by Dwi Linda
20/07/2026 9:04 PM
0

PASURUAN, Tugujatim.id - Perwakilan warga Lingkungan Sukalipura, Kelurahan Dermo, Kecamatan Bangil, mendatangi kantor DPRD Kabupaten Pasuruan untuk audiensi pada Senin...

Piala Dunia 2026.

Spanyol Juara Piala Dunia 2026, Ribuan Warga Nobar di Sidoarjo Senang Berhadiah Umrah hingga Sepeda Gunung

by Dwi Linda
20/07/2026 6:05 PM
0

SIDOARJO, Tugujatim.id – Ribuan warga memadati Jalan Cokronegoro di depan Pendopo Delta Wibawa, Kabupaten Sidoarjo, Senin dini hari (20/07/2026). Mereka...

Pungli.

Kasus Dugaan Pungli Sewa Lahan Pemkot Surabaya, LPMK Kalijudan Janji Kembalikan Uang Pedagang

by Dwi Linda
20/07/2026 5:18 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id - Kelurahan Kalijudan, Surabaya, menggelar pertemuan bersama LPMK Kalijudan dan para pedagang kali lima (PKL) terkait kasus pungutan...

Jembatan Sonokembang.

Jembatan Sonokembang Kota Malang Mulai Dibuka, Truk Tronton Bakal Dilarang Melintas

by Dwi Linda
20/07/2026 5:01 PM
0

MALANG, Tugujatim.id – Jembatan Sonokembang di Kota Malang, Jatim, kini mulai dibuka untuk masyarakat meski proses pembangunannya masih menyisakan tahap...

Next Post
Salah satu warga Kota Batu Sri Sukamti saat menjalani vaksinasi di Puskesmas Batu. (Foto: Sholeh/Tugu Jatim)

Terima 36 Vial, Puskesmas Kota Batu Mulai Jalankan Vaksinasi Lansia

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID