• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Menteri Ketenagakerjaan, Ida Fauziyah resmi mengeluarkan surat edaran terkait THR. (Foto: Dokumen/Kemnaker RI) bpjs kesehatan

Menteri Ketenagakerjaan, Ida Fauziyah resmi mengeluarkan surat edaran terkait THR. (Foto: Dokumen/Kemnaker RI)

Menaker Minta BPJS Kesehatan Percepat Integrasi Data dalam Sisnaker

Gigih Mazda by Gigih Mazda
5 years ago
in News
0
Share on FacebookShare on Twitter

SURABAYA, Tugujatim.id – Agar program bisa berjalan dengan maksimal dan optimal, Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah melayangkan permintaan pada BPJS Kesehatan untuk menambah percepatan integrasi data kepesertaan dalam program Jaminan Kehilangan Pekerjaan (JKP).

Menurut Ida, integrasi semacam itu diperlukan agar tidak memakai data tunggal dari kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan, akan tetapi perlu dikoneksikan pada Kementrian Ketenagakerjaan dan BPJS Kesehatan. Semua data integrasi itu tertuang dalam sistem informasi ketenagakerjaan (Sisnaker).

You might also like

Bayi Laki-laki

Penemuan Bayi Laki-laki Dalam Tas Gegerkan Warga Rengel Tuban

04/06/2026 3:30 PM
Event tahunan di Banyuwangi.

Alasan Tak Pernah Sepi Wisatawan, 7 Event Tahunan di Banyuwangi Ini Selalu Jadi Magnet Pengunjung

04/06/2026 1:57 PM

“Supaya program JKP dapat berjalan optimal dan tepat sasaran, kita harus mengintegrasikan data kepesertaan dari BPJS Ketenagakerjaan, BPJS Kesehatan dan Sisnaker,” terangnya di Kantor Kementrian Ketenagakerjaan (Kemnaker) Jakarta, Kamis (15/04/2021).

Selain itu, Ida juga menegaskan bahwa perlu adanya sinergi yang intens, rutin, masif antara Kementrian Ketenagakerjaan dan BPJS Kesehatan. Termasuk yang paling pokok, jelas Ida, menyoal data kepesertaan yang disinergikan dalam Sisnaker.

“Yang menjadi fokus yakni integrasi data kepesertaan antara BPJS Kesehatan dengan BPJS Ketenagakerjaan yang kemudian diintegrasikan dengan Sisnaker (sistem informasi ketenagakerjaan, red),” bebernya.

Integrasi data dalam Sisnaker itu, jelas Ida, rencana bakal selesai memerlukan waktu 6 bulan. Sehingga Ida ingin tetap menjalin hubungan dengan BPJS Kesehatan karena penerima program JKP yakni peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).

“Terus melakukan sinergi dengan BPJS Kesehatan, karena penerima program JKP ialah mereka yang menjadi peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN, red),” imbuhnya.

Di sisi lain, Direktur Utama BPJS Kesehatan Ali Gufron Mukti menyampaikan bahwa perusahaan bakal segera menyelesaikan garapan integrasi data di Sisnaker. Hal itu perlu waktu, lantaran banyak perusahaan yang tidak patuh, tidak mendaftarkan pekerjanya di BPJS Kesehatan.

“Kami menerima senang hati, nanti kita bentuk tim untuk lebih mengatur teknis supaya bisa menyelesaikan beberapa hal, termasuk kepesertaan program JKP,” pungkasnya.

Tags: BPJSBPJS KesehatanJakartajaminan kesehatanJKNkesehatanMenaker
Gigih Mazda

Gigih Mazda

Related Stories

Bayi Laki-laki

Penemuan Bayi Laki-laki Dalam Tas Gegerkan Warga Rengel Tuban

by Mochamad Abdurrochim
04/06/2026 3:30 PM
0

TUBAN, Tugujatim.id – Warga Desa Rengel, Kecamatan Rengel, Kabupaten Tuban digegerkan dengan penemuan bayi laki-laki dalam kondisi meninggal dunia di...

Event tahunan di Banyuwangi.

Alasan Tak Pernah Sepi Wisatawan, 7 Event Tahunan di Banyuwangi Ini Selalu Jadi Magnet Pengunjung

by Dwi Linda
04/06/2026 1:57 PM
0

BANYUWANGI, Tugujatim.id – Event tahunan di Banyuwangi, Jatim, jadi salah satu magnet wisata yang selalu ramai dikunjungi wisatawan. Selain memiliki...

Jemaah haji Kabupaten Malang.

Update 2 Jemaah Haji Kabupaten Malang Wafat di Makkah, Sakit Sempat Dirawat di RS

by Dwi Linda
04/06/2026 1:00 PM
0

MALANG, Tugujatim.id – Kabar duka datang dari dua jemaah haji Kabupaten Malang yang meninggal dunia di Makkah, Arab Saudi. Mereka...

Probolinggo.

Lukai Diri Sendiri, Perawat RS di Probolinggo Rekayasa Dibegal demi Tutupi Jual Motor sang Ayah

by Dwi Linda
04/06/2026 12:32 PM
0

PROBOLINGGO, Tugujatim.id - Kasus dugaan pembegalan yang sempat menghebohkan warga Kabupaten Probolinggo akhirnya terungkap. Seorang perawat RSUD Waluyo Jati Kraksaan...

Next Post
AJI Indonesia bersama LBH Pers meminta Komnas HAM melindungi Nurhadi Jurnalis Tempo atas kasus kekerasan yang menimpanya, Jumat (16/04/2021). (Foto: AJI Indonesia)

Komnas HAM Janji akan Tindaklanjuti Kekerasan Jurnalis Tempo Nurhadi

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID