• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Kurma salak hasil kreasi Wulan dari Bojonegoro. (Foto: Mila Arinda/Tugu Jatim)

Kurma salak hasil kreasi Wulan dari Bojonegoro. (Foto: Mila Arinda/Tugu Jatim)

Kurma Salak, Makanan Unik Kreasi Warga Bojonegoro

Dwi Lindawati by Dwi Lindawati
5 years ago
in News
0
Share on FacebookShare on Twitter

BOJONEGORO, Tugujatim.id – Kurma merupakan buah yang identik dengan bulan suci Ramadan. Buah asal Arab Saudi ini biasanya menjadi takjil wajib saat berbuka puasa maupun saat sahur. Namun, berbeda dari biasanya, seorang warga yang berasal dari Desa Kalianyar, Kecamatan Kapas, Kabupaten Bojonegoro, ini justru mengkreasikan kurma yang berbahan dasar buah salak.

Buah salak yang memiliki kulit bersisik ini akan berbeda jadinya jika jatuh di tangan Wulan, seorang ibu rumah tangga yang dapat mengkreasikan buah salak menjadi kurma. Saat didatangi di rumah produksinya, Wulan mengaku sudah memulai usahanya sejak 2017 lalu.

You might also like

Pemkot Surabaya.

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir, Area tanpa Izin Terancam Ditutup

21/07/2026 8:30 PM
Gus Kikin.

Gus Kikin Siap Maju sebagai Calon Ketua Umum PBNU, Ngaku Terima Penugasan PWNU Jatim

21/07/2026 7:17 PM

Berawal dari banyaknya salak hasil panen petani yang melimpah sampai harganya turun dan hancur, hal tersebut dimanfaatkan Wulan untuk mengkreasikan salak menjadi aneka macam olahan.

“Saat panen raya harga salak turun sehingga saya inisiatif untuk memanfaatkan dengan mengolahnya secara otodidak dan berbekal belajar dari YouTube,” katanya Kamis (15/04/2021).

Untuk proses pengolahan kurma salak sendiri, dia menjelaskan butuh waktu kurang lebih 3-4 hari. Mulai dari mengupas salak, kemudian dicuci bersih, direbus bersama air dan gula pasir selama 2 jam. Salak utuh yang telah dicuci kemudian dimasukkan ke oven gas selama 2 jam. Terakhir, kurma salak setengah jadi tersebut di-oven lampu sebagai ganti panas matahari selama 3 hari.

“Untuk awetnya bisa sampai 4-6 bulan,” jelasnya.

Sementara itu, dalam sekali produksi dia membutuhkan 4 kilogram salak untuk diolah menjadi 10 box. Wulan menjualnya dengan harga Rp 15.000 per box dengan berat 150 gram. Sedangkan salak yang didapatnya merupakan hasil panen petani sekitar.

Ibu tiga anak tersebut mengaku tidak setiap hari memproduksi kurma salak, terlebih saat belum musim panen. Namun, sampai saat ini sudah banyak pesanan masuk, baik dari reseller maupun warga sekitar, untuk persiapan Idul Fitri.

“Kalau belum musim panen tidak setiap hari produksi, kalau ada pesanan baru saya carikan salak di petani,” tuturnya.

Berjalan 5 tahun, Wulan tidak hanya mengolah salak menjadi kurma, tapi juga menyulap buah salak menjadi berbagai jenis olahan seperti cookies, brownies, madu mongso, dan aneka olahan lainnya.

Tags: Buah salakKabupaten BojonegoroMakanan unikMakanan unik BojonegoroOlahan salak
Dwi Lindawati

Dwi Lindawati

Related Stories

Pemkot Surabaya.

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir, Area tanpa Izin Terancam Ditutup

by Dwi Linda
21/07/2026 8:30 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya terus mengawasi dengan ketat terhadap pengelolaan parkir. Pemkot Surabaya mengawasi berbagai tempat mulai...

Gus Kikin.

Gus Kikin Siap Maju sebagai Calon Ketua Umum PBNU, Ngaku Terima Penugasan PWNU Jatim

by Dwi Linda
21/07/2026 7:17 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id – Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur Abdul Hakim Mahfudz atau yang akrab disapa Gus Kikin...

Angkot pelajar gratis.

80 Angkot Pelajar Gratis Segera Hadir di Malang, Pemkot Tunggu Audit 4 Koperasi Rampung

by Dwi Linda
21/07/2026 6:45 PM
0

MALANG, Tugujatim.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Malang melalui dinas perhubungan (dishub) terus mematangkan pelaksanaan program angkot pelajar gratis. Saat ini,...

Penjual kambing.

Viral Penjual Kambing Kota Batu Disebut Mirip Yesus, Ternyata Niat Awalnya untuk Berdakwah

by Dwi Linda
21/07/2026 6:33 PM
0

BATU, Tugujatim.id – Seorang penjual kambing Kota Batu, Jawa Timur, mendadak viral menjadi perbincangan di media sosial. Faiq Muhammad Alkhatiri...

Next Post
Salah satu balita ditimbang dan diukur tinggi badannya dalam program Posyandu. (Foto: Sholeh/Tugu Jatim)

1.036 Anak di Kota Batu Alami Stunting, Dewanti Rumpoko: Banyak Ibu Muda Diet Ngawur

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID