• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, I Gusti Ayu Bintang Darmawati menyerahkan Penghargaan KLA kepada Bupati Tuban, Aditya Halindra Faridzky, di Ballroom Hotel Padma, Semarang, pada Sabtu (22/7/2023) malam. Foto: Dok Diskominfo Tuban

Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, I Gusti Ayu Bintang Darmawati menyerahkan Penghargaan KLA kepada Bupati Tuban, Aditya Halindra Faridzky, di Ballroom Hotel Padma, Semarang, pada Sabtu (22/7/2023) malam. Foto: Dok Diskominfo Tuban

Raih Predikat Kabupaten Layak Anak, Pemkab Tuban Diminta Berkomitmen Dalam Perlindungan Anak

Lizya Kristanti by Lizya Kristanti
3 years ago
in Pemerintahan
0
Share on FacebookShare on Twitter

TUBAN, Tugujatim.id – Kabupaten Tuban di Jawa Timur berhasil mendapatkan penghargaan Kabupaten Layak Anak (KLA) untuk kesekian kalinya dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen P3A) RI. Bahkan pada momentum Hari Anak Nasional 2023, predikatnya meningkat dari Madya menjadi Nindya.

Penghargaan ini diserahkan langsung oleh Menteri P3A, I Gusti Ayu Bintang Darmawati kepada Bupati Tuban, Aditya Halindra Faridzky, di Ballroom Hotel Padma, Semarang, Jawa Tengah, pada Sabtu (22/7/2023) malam.

You might also like

DPRD Kota Malang

Serius! Ketua DPRD Kota Malang Amithya Ratnanggani Segera Rancang Perda Pencegahan LBGT

17/07/2026 7:33 PM
Pemkot

Pemkot Surabaya Siapkan 3.270 Stand untuk PKL, Penataan Diupayakan Lebih Humanis

17/07/2026 6:45 PM

Dalam sambutannya, Menteri P3A yang biasa disapa Bintang Puspayoga mengatakan bahwa KLA merupakan sistem pembangunan yang menjamin pemenuhan hak anak dan perlindungan khusus anak yang dilakukan secara terencana, menyeluruh, dan berkelanjutan sesuai dengan Perpres Nomor 25 Tahun 2021.

“Ada 24 indikator KLA yang terbagi dalam lima kluster dan menjadi poin penilaian dalam evaluasi KLA,” jelasnya.

Meski Tuban telah meraih predikat Kabupaten Layak Anak, namun masih ada beberapa hal yang perlu menjadi perhatian Pemkab Tuban. Sebab, menurut data Pengadilan Agama Tuban, ada 516 permohonan dispensasi nikah (diska) yang dikabulkan. Jumlah itu mengantarkan Tuban sebagai 10 besar daerah dengan permintaan diska tertinggi di Jawa Timur.

Sementara itu, berdasarkan data Dinsos P3A dan PMD Tuban, jumlah kekerasan terhadap anak pada 2022 ada 56 kasus. Meningkat dari tahun sebelumnya, yakni 45 kasus.

Menyoroti hal tersebut, Ketua Komisi IV DPRD Tuban, Tri Astuti berharap Pemkab Tuban bisa mempertahankan predikat tersebut lewat komitmen perlindungan kepada anak. “Pemerintah harus terus berusaha keras menunjukan komitmen terhadap upaya perlindungan kepada anak, sehingga anak merasa aman dan nyaman tinggal di lingkungan mereka,” ucapnya.

Astuti berharap, ada kerja sama lintas sektor agar kasus kekerasan terhadap anak, pelecehan seksual terhadap anak, hingga perampasan hak anak bisa ditekan. “Baik hak pendidikan, hak berkarya, sangat dimungkinkan masih terjadi walau KLA telah berpredikat madya bahkan utama sekalipun,” ucapnya.

“Penyebabnya bisa multifaktor, hanya saja bagaimana upaya pencegahan dan penanganan yang dilakukan pemerintah daerah menjadi kunci utama dalam pemenuhan hak anak yang komprehensif,” imbuhnya.

Dia juga berpesan agar Pemkab Tuban terus meningkatkan sinergitas dan komitmen dalam upaya melindungi anak-anak secara sungguh-sungguh dengan membangun sistem perlindungan anak.

Dia juga mendorong terwujudnya sistem pembangunan berbasis hak anak dikembangkan. Tentunya dengan merujuk pada konsep pemenuhan hak dan perlindungan anak dalam Konfensi Hak Anak (KHA) yang telah diratifikasi pemerintah Indonesia melalui Keputusan Presiden No 35 tahun 1990.

“Dalam hal ini proses perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi harus benar-benar terukur dan dengan komitmen ketersediaan anggaran yang cukup sehingga apa yang menjadi tujuan KLA benar-benar tercapai,” pungkasnya.

Reporter: Rochim
Editor: Lizya Kristanti

Tags: berita Tubanberita Tuban hari iniKabupaten Layak AnakPemkab TubanTuban
Lizya Kristanti

Lizya Kristanti

Related Stories

DPRD Kota Malang

Serius! Ketua DPRD Kota Malang Amithya Ratnanggani Segera Rancang Perda Pencegahan LBGT

by Mochamad Abdurrochim
17/07/2026 7:33 PM
0

Kota Malang, Tugujatim.id - Gaduh pencegahan LGBT di berbagai daerah ditanggapi serius oleh Ketua DPRD Kota Malang Amithya Ratnanggani Sirraduhita....

Pemkot

Pemkot Surabaya Siapkan 3.270 Stand untuk PKL, Penataan Diupayakan Lebih Humanis

by Mochamad Abdurrochim
17/07/2026 6:45 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menyiapkan 3.270 stand bagi Pedagang Kaki Lima (PKL) sebagai bagian dari upaya penataan...

Eri Cahyadi

Eri Cahyadi Ancam Copot Pejabat yang Lambat Tangani Aduan Warga Surabaya

by Mochamad Abdurrochim
16/07/2026 9:45 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id - Usai dua minggu rutin melakukan inspeksi langsung ke lapangan, Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengambil langkah tegas...

DPRD Tuban

DPRD Tuban Soroti SILPA Rp485,69 Miliar, Dorong Optimalisasi Anggaran dan Peningkatan PAD

by Mochamad Abdurrochim
09/07/2026 2:32 PM
0

TUBAN, Tugujatim.id – DPRD Tuban menyetujui Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025. Dalam pembahasan tersebut,...

Next Post
atria wedding fair tugu jatim

Atria Wedding Fair 2023, Pameran Pernikahan Eksklusif di Malang

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID