• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Pemprov Jatim.

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa saat mengukuhkan anggota industri hijau di Graha Unesa, Kota Surabaya, Jumat (28/07/2023). (Foto: Izzatun Najibah/Tugu Jatim)

Realisasikan Net Zero Emission 2060, Pemprov Jatim Kuatkan Kualitas Industri Hijau

Dwi Lindawati by Dwi Lindawati
3 years ago
in Pemerintahan
0
Share on FacebookShare on Twitter

SURABAYA, Tugujatim.id – Tumbuhnya perekonomian Jawa Timur disokong oleh berbagai elemen, salah satunya melalui industri hijau. Masifnya perluasan industri hijau juga selaras dengan upaya Pemprov Jatim dalam mewujudkan Net Zero Emission (NZE) 2060.

Selain dari sektor kehutanan, sumber emisi Indonesia terbesar juga berasal dari sektor energi, pertanian, penggunaan produk serta limbah, dan juga industri.

You might also like

Surabaya

Dishub Surabaya Pasang Foto Jukir di Rambu Parkir Digital

04/06/2026 8:52 PM
Sidoarjo

Kontes Modifikasi Motor Dua Tak di Sidoarjo Mampu Gerakkan Ekonomi Masyarakat

01/06/2026 11:45 AM

Terhitung, dari pada 2020, Pemprov Jatim telah berhasil mempertahankan peringkat sebagai produksi padi terbesar di Indonesia. Kemudian 2022, populasi sapi potong di Jawa Timur juga menduduki peringkat pertama yakni sebanyak 5,5 juta ekor serta 38 ribu sapi perah.

Disusul peringkat kedua, Provinsi Jawa Tengah dengan populasi sapi potong sebanyak 1,8 juta ekor. Tentu, jumlah tersebut turut menjadikan Jatim sebagai pemasok produksi kebutuhan daging nasional.

Menurut Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, pencapaian tersebut dapat terus dipertahankan apabila kondisi alam di Jatim harus terjaga.

“Ini membutuhkan daya dukung alam yang harus kami jaga dengan pelaku usaha harus memiliki sertifikat industri hijau,” katanya dalam acara Gebyar Kreativitas dan Inovasi Industri oleh Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jawa Timur di Graha Unesa, Jumat (28/07/2023).

Dalam gelaran tersebut juga menjadi momen penyerahan penghargaan kepada sejumlah inovator industri di Jawa Timur yang telah berhasil mengembangkan inovasi produk dan energi ramah lingkungan.

“Saya ingin ke depannya IKM (Industri Kecil dan Menengah) hijau bisa disemai di masing-masing area terdekat. Dan yang mendapat penghargaan bisa menjadi bapak dan ibu asuh untuk IKM lainnya, setidaknya 1 inovator mengasuh 4 IKM. Saya rasa apa yag menjadi target nasional NZE 2060 bisa terwujud,” ujarnya.

Komitmen Pemprov Jatim untuk mewujudkan NZE juga diupayakan melalui penanaman mangrove di sejumlah pesisir laut.

“Kene wes nandur (kami sudah menanam) mangrove di mana-mana, kemudian renewable energy terus diikhtiarkan. Setelah itu sekarang industri hijau,” ungkapnya.

Seperti diberitakan sebelumnya bahwa hutan mangrove di Jawa Timur kini menjadi terluas se-Jawa Bali. Yakni, menyumbang 48 persen lahan dengan luas mencapai 27.221 ha.

Meski begitu, mantan Menteri Sosial RI tersebut juga menuturkan bahwa untuk mencapai kebangkitan perekonomian Jawa Timur melalui industri hijau juga upaya terwujudnya NZE 2060 tidak hanya berasal dari kerja keras tangan pemprov, tapi juga membutuhkan dukungan dari berbagai elemen.

“Kalau Pemprov Jatim saja pasti nggak nutut, ini ada enam elemen. Pemprov salah satunya. Kemudian perguruan tinggi, pelaku usaha, lembaga sertifikasi keuangan, dan penelitian. Enam ini akan menjadi kekuatan yang luar biasa untuk terus mengidentifikasi,” sambungnya.

Dalam kesempatan ini, Gubernur Khofifah mengukuhkan anggota Forum Industri Hijau. Dia berharap, organisasi ini dapat mendukung penuh dan merumuskan action plan yang bisa memberikan rekomendasi pemprov, perguruan tinggi, juga pelaku industri.

“Maka terus saya sampaikan dalam waktu dekat minta tolong rakor. Saat rakor, saya ingin datang. Dan saya ingin tahu identifikasi paling tidak ini akan menyatu Net Zero Emission 2060,” ujarnya.

Writer: Izzatun Najibah

Editor: Dwi Lindawati

Tags: Berita Kota Surabaya hari iniBerita Pemprov JatimGubernur Jawa Timur Khofifah Indar ParawansaIndustri hijau di JatimKota Surabaya hari iniNet Zero Emission 2060NZE 2060
Dwi Lindawati

Dwi Lindawati

Related Stories

Surabaya

Dishub Surabaya Pasang Foto Jukir di Rambu Parkir Digital

by Mochamad Abdurrochim
04/06/2026 8:52 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id- Sebagai upaya meningkatkan transparansi Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya, memasang foto juru parkir (jukir) pada rambu parkir digital di...

Sidoarjo

Kontes Modifikasi Motor Dua Tak di Sidoarjo Mampu Gerakkan Ekonomi Masyarakat

by Mochamad Abdurrochim
01/06/2026 11:45 AM
0

SIDOARJO, Tugujatim.id – Gelaran kontes modifikasi motor dua tak dalam ajang Jayandaru Vol. 1 di Mal Pelayanan Publik (MPP) Lingkar...

WTP

WTP Tuban Kembali Diraih, Pemkab Catat 11 Kali Berturut-turut dari BPK RI

by Mochamad Abdurrochim
31/05/2026 9:10 AM
0

TUBAN, Tugujatim.id – Prestasi opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) kembali diraih Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tuban. Untuk ke-11 kali secara beruntun,...

Bojonegoro

24 ASN Rebutan 5 Kursi Kepala OPD Bojonegoro, Satpol PP dan Brida Jadi Formasi Favorit

by Mochamad Abdurrochim
24/05/2026 2:20 PM
0

BOJONEGORO, Tugujatim.id – Sebanyak 24 aparatur sipil negara (ASN) mengikuti seleksi terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) di lingkungan Pemerintah...

Next Post
Tips Menabung 1 Juta Per Bulan.

7 Tips Menabung 1 Juta Per Bulan, Bikin Dompetmu Makin Tebal!

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID