• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
FEB Unisma.

Dekan FEB Unisma Associated Prof Nur Diana SE MSi (kiri) dan narasumber Wako University Japan Prof Dr Bambang Rudyanto MSc saat menggelar FGD. (Foto: dok FEB Unisma)

Cetak Lulusan Berkualitas dan Inovatif, FEB Unisma Perkuat Kurikulum Entrepreneur Adopsi Pakar dari Jepang

Dwi Lindawati by Dwi Lindawati
3 years ago
in Advertorial, Pendidikan
0
Share on FacebookShare on Twitter

MALANG, Tugujatim.id – Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Islam Malang (FEB Unisma) menggelar focus group discussion (FGD) di gedung Ustman bin Affan lantai 7, Selasa (15/08/2023). FGD FEB Unisma mengangkat tema “Curiculum and Research of Entrepreneurial University in the Global Context”.

Acara FEB Unisma ini dibuka oleh Dekan FEB Unisma Associated Prof Nur Diana SE MSi dan narasumber Wako University Japan Prof Dr Bambang Rudyanto MSc. Selain itu, juga dihadiri semua dosen FEB Unisma.

You might also like

Homecare.

Homecare Jember Terintegrasi Telemedicine, 1.200 Nakes Siap Layani Warga 24 Jam

21/07/2026 7:08 PM
Chatour Travel.

Penuh Makna, 45 Jemaah Umroh Pusaka by Chatour Travel dari Lansia hingga Gen Z Saling Bantu dalam Setiap Momen

21/07/2026 6:09 PM

Dekan FEB Unisma Associated Prof Nur Diana SE MSi mengatakan, kini Unisma dalam tahap Entrepreneurial University dalam milestone-nya. Hal ini dilakukan dengan membuat banyak inovasi dan terobosan dalam berbagai program unggulan yang mendukung milestone tersebut.

“Kami melihat Unisma telah menjalin kerja sama dengan Wako University Japan. Jadi, perlu implementasi kegiatan yang bisa mendukung Tri Dharma Perguruan Tinggi. Alhamdulillah, FEB Unisma meraih akreditasi unggul dari LAMEMBA dan kedua program studi akuntansi dan manajemen terakreditasi internasional FIBAA dari Jerman,” katanya.

Dia juga mengatakan, Unisma kini mencapai taraf akreditasi unggul. Artinya, sudah dalam tahap internasional.

“Semua aktivitas Tri Dharma harus pakai taraf global, terutama di dunia pendidikan. Unisma sekaligus milestone perguruan tinggi Nahdlatul Ulama (NU) menuju World Class University,” ujar Nur Diana.

FGD FEB Unisma.
Dekan FEB Unisma Associated Prof Nur Diana SE MSi sambutan saat menggelar FGD. (Foto: dok FEB Unisma)

Karena itu, dia mengatakan, kurikulum jadi nyawa bagi pendidikan terus dievaluasi secara inovatif, dinamis, dan berkala sesuai perkembangan zaman dan iptek, hingga kompetensi yang diperlukan masyarakat dan pengguna lulusan.

“Perguruan tinggi kini ditantang dalam revolusi industri 4.0. Tentunya menuntut manusia untuk harus beradaptasi dengan kemampuan literasi baru. Mulai dari literasi data, teknologi, dan manusia yang berporos kepada berakhlak mulia,” tuturnya.

Tentu saja, dia melanjutkan, semua langkah itu untuk mewujudkan dan meningkatkan output serta outcome lulusan FEB Unisma yang berkualitas dan berdaya saing internasional.

“Kurikulum jadi jantung dalam menciptakan SDM Unggul,” katanya.

Baca Juga: 6 Rekomendasi Drama China Terbaru Rating Tertinggi 2023, Hidden Love Bikin Gamon Penonton 

Menurut dia, tujuan FGD untuk menggali lebih lanjut tantangan para lulusan di masa depan, kompetensi lulusan PT dari sudut pandang industri, menyiapkan skills yang dibutuhkan industri, baik itu technical ataupun soft skills dari best practice yang sudah dijalankan oleh Wako University Japan sebagai Kampus Entrepreneurial University.

“FEB jadi salah satu fakultas yang ada di Unisma telah menjadikan visi dan misinya sejalan yaitu menciptakan entrepreneur yang mampu mendongkrak perekonomian Indonesia maupun global. Ini diwujudkan melalui kurikulum entrepreneurship yang diberikan porsi lebih dibanding fakultas lain,” katanya.

Acara FGD FEB Unisma.
Suasana diskusi Dekan FEB Unisma Associated Prof Nur Diana SE MSi (kiri) dan narasumber Wako University Japan Prof Dr Bambang Rudyanto MSc saat menggelar FGD. (Foto: dok FEB Unisma)

Diana juga melanjutkan soal isu-isu terkini masih menjadi ganjalan dan PR besar bagi FEB Unisma. Di antaranya jumlah pengusaha di Indonesia masih di bawah 4%. Karena itu, pihaknya perlu berbagai terobosan dan bermindset entrepreneur yang lebih kuat kepada mahasiswa agar dapat mempersiapkan diri dalam menghadapi Milestone Entrepreneur University.

”Untuk itulah dengan melihat best practice implementasi Entrepreneur University dan bagaimana implementasinya dalam kurikulum sangat relevan sekali untuk kami jadikan pijakan dalam membuat terobosan agar Mindset Entrepreneur terbangun di kampus Unisma,” jelasnya.

Menurut dia, Unisma telah memiliki kelebihan karena telah berkomitmen menjadi Entreprenurial University dengan mencanangkan dalam milestone universitas pada 2023–2027. Jadi, perlu memikirkan investor global potensial saat bertekad menjadi Entreprenurial University.

“Wujud Entrepreneur University, mahasiswa harus memiliki transdiciplinary thinking karena saat sudah bekerja tidak hanya mengandalkan ilmu dari jurusan yang diambil. Mereka juga harus memiliki skill lain. Contohnya kemampuan bahasa, komunikasi, bisnis, dan lain-lain,” paparnya.

Diana pun menekankan, mahasiswa harus memiliki mentor dalam membuat sebuah proyek bisnis. Misalnya membuat start up, business model canvas, dan proyek-proyek lain.

Hasil FGD penting yang dia catat yaitu pentingnya lulusan memiliki kemampuan beradaptasi dalam lingkungan yang agile, pentingnya membaca tren, melakukan forcast 5 tahun ke depan, serta paham digitalisasi dalam merancang kurikulum, serta pentingnya memahami platform sistem serta banyak masukan lain yang bermanfaat.

FEB Unisma gelar FGD.
Dekan FEB Unisma Associated Prof Nur Diana SE MSi dan Wako University Japan Prof Dr Bambang Rudyanto MSc foto bersama saat menggelar FGD. (Foto: dok FEB Unisma)

Sementara itu, Dean of Faculty of Economics & Business Wako University Japan Prof Bambang Rudiyanto MSc PhD mengatakan, dalam men-develop entrepreneurship perlu melihat dari konteks global dengan melihat good practiced dari berbagai perguruan tinggi terbaik di dunia. Tujuannya untuk menjadi pijakan atau benchmark bagaimana implementasi dan kesuksesan lulusan perguruan tinggi menjadi pengusaha di level global.

“Caranya dengan mengambil beberapa contoh kesuksesan dan budaya continuoes improvement beberapa perusahaan di Jepang yang menjadi tempat praktik atau magang bagi mahasiswa sangat berperan dalam menciptakan entrepreneur andal,” katanya.

Menurut dia, dunia pendidikan tinggi harus senantiasa bermitra dengan stakeholder agar menciptakan sumber daya manusia kompeten. Contohnya dari pemerintah Jepang telah mengembangkan kewirausahaan dengan merumuskan skema untuk mendukung usaha rintisan yang diberi nama Undang-Undang Peningkatan Daya Saing Industri pada 2014. Hal ini membuat Pemerintah Jepang, dunia industri, dan pendidikan tinggi bersinergi mendukung usaha rintisan. Tujuannya untuk mempromosikan bisnis baru di kawasan Jepang. (adv)

Editor: Dwi Lindawati

Tags: Akreditasi unggul FEB UnismaBerita FEB UnismaBerita Kota Malang hari iniDosen FEB UnismaKota Malang hari inilulusan feb unismaMahasiswa FEB Unisma
Dwi Lindawati

Dwi Lindawati

Related Stories

Homecare.

Homecare Jember Terintegrasi Telemedicine, 1.200 Nakes Siap Layani Warga 24 Jam

by Dwi Linda
21/07/2026 7:08 PM
0

JEMBER, Tugujatim.id - Pemerintah Kabupaten Jember akan mengintegrasikan layanan telemedicine dalam program Homecare yang dijadwalkan diluncurkan pada 24 Juli 2026....

Chatour Travel.

Penuh Makna, 45 Jemaah Umroh Pusaka by Chatour Travel dari Lansia hingga Gen Z Saling Bantu dalam Setiap Momen

by Dwi Linda
21/07/2026 6:09 PM
0

MADINAH, Tugujatim.id - Mengawali Tahun Baru Islam 1448 Hijriah dengan memenuhi panggilan Allah SWT menjadi momen istimewa bagi 45 jemaah...

Gus Fawait.

Gus Fawait: Anggaran Terbesar Pertanian Jember Capai Rp312 Miliar berkat Sinergi dengan Pemerintah Pusat

by Dwi Linda
21/07/2026 5:47 PM
0

JEMBER, Tugujatim.id – Bupati Jember Muhammad Fawait atau Gus Fawait menyebut sektor pertanian mendapat perhatian besar dari pemerintah pusat dalam...

Gus Fawait.

Serap Aspirasi Warga Pakusari, Gus Fawait Fokus Air Bersih dan Layanan Homecare

by Dwi Linda
21/07/2026 4:13 PM
0

JEMBER, Tugujatim.id - Bupati Jember Muhammad Fawait atau akrab disapa Gus Fawait menyerap aspirasi masyarakat dalam rangkaian program Bunga Desaku...

Next Post
Tembakau.

Jaga Kualitas, Ketua P4TM Pamekasan Imbau Petani Tak Campur Tembakau dengan Gula

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID