• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Ilustrasi bulan sabit. (Foto: Pixabay/Tugu Jatim)

Ilustrasi bulan sabit. (Foto: Pixabay/Tugu Jatim)

Lebaran 2021, Jadi Rabu atau Kamis ya?

Dwi Lindawati by Dwi Lindawati
5 years ago
in News
0
Share on FacebookShare on Twitter

Tugujatim.id – Penentuan awal bulan Ramadhan dan Syawal menjadi sangat penting bagi umat Islam. Sebab, hal itu untuk mengawali atau mengakhir puasa Ramadhan. Untuk memastikan hal tersebut pada tahun ini, Pengurus Wilayah (PW) Lembaga Falakiyah Nahdlatul Ulama (LFNU) Jawa Timur akan melaksanakan rukyatul hilal Selasa petang (11/05/2021). Apakah Lebaran akan dilaksanakan Rabu (12/05/2021) atau Kamis (13/05/2021)?

Namun, berdasarkan hitungan ilmu falak, hilal sangat mungkin tidak terpantau karena ketinggiannya minus empat derajat di bawah ufuk. Jika begitu, Ramadhan digenapkan 30 hari, yaitu berakhir pada Rabu besok dan 1 Syawal jatuh pada Kamis (13/05/2021).

You might also like

Tuban

Polresta Tuban Ungkap Kasus Kekerasan Seksual terhadap Anak, Ayah Tiri Jadi Tersangka

20/07/2026 12:04 PM
Muktamar

Sukseskan Muktamar ke-35 NU, IKABU Siapkan 50 Mobil Penjemputan Muktamirin

20/07/2026 10:15 AM

Dilansir dari NU Jatim, Ketua PW LFNU Jatim Shofiyullah menjelaskan, ada dua alasan kenapa hilal sangat mungkin tidak terlihat saat dipantau pada Selasa sore (11/05/2021) sore hingga petang besok:

1. Ijtimak terjadi pada Rabu dini hari (12/05/2021), sekitar pukul 02.00 WIB. Sementara syarat lahirnya hilal, yaitu ketika sudah terjadi ijtimak. Artinya, jika belum ijtimak, tidak mungkin ada hilal.

2. Menurut Gus Shofi, saat pemantauan dilakukan ketinggian hilal berada di posisi minus empat derajat. Artinya, hilal di bawah ufuk. Padahal, untuk bisa melihat hilal di Indonesia, syaratnya ketinggian hilal minimal dua derajat. Karena minus, hilal terbenam lebih dulu sebelum matahari terbenam.

Dikemukakan bahwa minus itu maksudnya berarti menunjukkan bulan itu saat Magrib, yang itu saat yang paling bagus untuk melihat hilal yang sudah terbenam lebih dulu.

“Jadi kalau sudah terbenam, kita mau melihat apa. Kan, tidak mungkin?” ujar Gus Shofi.

Lantas kenapa NU masih melakukan rukyatul hilal pada 29 April, padahal sudah bisa diperkirakan tidak akan bisa dilihat?

Dalam pandangannya, rukyatul hilal tetaplah penting. Hal tersebut demi memastikan bahwa 1 Syawal benar-benar diyakini kehadirannya.

“Karena itu, sebagai dasar untuk istikmal atau menggenapkan bulan Ramadhan menjadi 30 hari,” katanya.

Lebih lanjut dikemukakan bahwa masuknya awal bulan bagi NU itu ada dua cara. Pertama, dengan terlihatnya hilal. Kedua, dengan istikmal.

“Artinya, ketika tanggal 29 itu tidak terlihat hilal, maka diistikmalkan bulan Ramadhan menjadi 30 hari dan besok otomatis tanggal 1 (Syawal),” paparnya.

Dengan sejumlah keterangan tersebut, besar kemungkinan Hari Raya Idul Fitri 1442 Hijriah akan jatuh pada Kamis (13/05/2021). Hanya saja, proses rukyatul hilal tetap harus dilakukan. Demikian sidang isbat juga akan digelar Kementerian Agama pada Selasa petang nanti.

PW LFNU Jatim sendiri pada Selasa petang akan melaksanakan rukyatul hilal di 21 titik. Yaitu, POB Sunan Kaliwining, Kabupaten Jember; MAN 3 Kediri; Balai Rukyat NU Condrodipo, Kabupaten Gresik; Balai Rukyat Ibnu Syatir PP Al Islam Ponorogo; Lereng Gunung Pandan Saradan, Kabupaten Madiun; dan Pantai Taneros Ambunten, Kabupaten Sumenep.

Kemudian di Masjid Agung At Taqwa Bondowoso; Pantai Mbah Drajid Yosowilangun, Kabupaten Lumajang; Bukit Wonocolo, Kedewan, Bojonegoro; Ponpes Bayt Al Hikmah, Kota Pasuruan; Pantai Ngliyep, Kabupaten Malang; Pantai Kalbut Kabupaten Situbondo; BPAA LAPAN Watukosek Gempol, Kabupaten Pasuruan; Bukit Gumuk Klasi Indah, Banyuwangi; dan Menara Rukyat Banyuurip Senori, Tuban.

Lalu di Pantai Tajungmulya Sangkapura Bawean, Kabupaten Gresik; Balai Rukyat NU Jabung, Mojokerto; POB Masjid Jami’ PP Denanyar, Jombang; Pantai Paseban Kencong, Jember; Pucuk Pelangi Sumberboto Wonotirto, Blitar; di Banjarsari, Blitar; Pantai Srau, Pacitan; Pelabuhan Tadden, Sampang; Twin Tower B UINSA, Surabaya; Pantai Gebang, Bangkalan; Tanjung Kodok, Lamongan; dan Perbukitan Ketanggung Sine, Ngawi.

Tags: Melihat hilalPenentuan LebaranPenentuan SyawalramadhanSyawal
Dwi Lindawati

Dwi Lindawati

Related Stories

Tuban

Polresta Tuban Ungkap Kasus Kekerasan Seksual terhadap Anak, Ayah Tiri Jadi Tersangka

by Mochamad Abdurrochim
20/07/2026 12:04 PM
0

TUBAN, Tugujatim.id – Satreskrim Polresta Tuban mengungkap kasus dugaan kekerasan seksual terhadap seorang anak di bawah umur. Seorang pria berinisial...

Muktamar

Sukseskan Muktamar ke-35 NU, IKABU Siapkan 50 Mobil Penjemputan Muktamirin

by Mochamad Abdurrochim
20/07/2026 10:15 AM
0

JOMBANG, Tugujatim.id – Ikatan Keluarga Alumni Bahrul Ulum (IKABU) Tambakberas menyiapkan 50 unit mobil Toyota Innova untuk mendukung pelaksanaan Muktamar...

Jawa Timur

Cuaca Jawa Timur 20 Juli 2026 Berubah Drastis, Kabut Pekat hingga Hujan Mengintai Aktivitas Warga

by Mochamad Abdurrochim
20/07/2026 8:41 AM
0

Tugujatim.id - Cuaca di Jawa Timur pada Senin (20/07/2026) menunjukkan variabilitas yang signifikan, dengan kemunculan kabut tebal hingga hujan sedang...

Bojonegoro.

Bojonegoro Terima DBH PBB Rp116,6 Miliar, Sektor Migas Jadi Penyumbang Terbesar

by Dwi Linda
19/07/2026 2:05 PM
0

BOJONEGORO, Tugujatim.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro kembali menerima penyaluran Dana Bagi Hasil (DBH) Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) sebesar...

Next Post
Ilustrasi Gua Maria. (Foto: Pinterest/Tugu Jatim)

Memperingati Bulan Maria, 3 Gua di Jawa Timur Ini Mencuri Perhatian Umat Kristiani!

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID