MOJOKERTO, Tugujatim.id – Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Syariah (STIES) Riyadlul Jannah Mojokerto, Jawa Timur, resmi mewisuda mahasiswa dari dua program studi (prodi) di Ballroom Riyadlul Jannah, pada Sabtu (21/10/2023). Dua prodi tersebut adalah Ekonomi Syariah (ES) dan Manajemen Bisnis Syariah (MBS).
Ketua STIES Riyadlul Jannah Mojokerto, Muhammad Ainur Rofiq mengatakan bahwa wisuda seperti diketahui merupakan resepsi umum yang diikuti oleh mahasiswa mana pun. Meski resepsi wisuda biasanya sering diiringi dengan rasa bahagia, namun perlu diingat bahwa langkah awal alumni perguruan tinggi justru berawal setelah wisuda.
“Tentunya tadi yang kami wisuda pasti bahagia karena sudah lulus. Namun sebenarnya setelah wisuda itu alumni harus memberikan nilai manfaat, khususnya bagi masyarakat,” kata Rofiq, pada Sabtu (21/10/2023).
Rofiq menekankan pentingnya aspek khidmat alumni setelah wisuda. Setelah wisuda, diharapkan alumni tetap berpegang teguh pada nilai utama dari perguruan tinggi.
“Nilai yang dimaksud itu adalah selalu berkhidmat sepanjang hayat. Titik tekan dari kami adalah khidmat itu tadi. Di mana pun alumni itu nanti berkiprah, bekerja, atau melakukan kegiatan apapun harus berlandaskan pada nilai-nilai khidmat,” imbuh Rofiq.
Khidmat yang dimaksud Rofiq ibarat sebuah tongkat. Tongkat tersebut hendaknya dibawa ke mana pun seseorang pergi agar identitas diri tak dilupakan begitu saja. “Terlebih bila tongkat itu diberikan dari guru-guru kami. Maka tugas alumni untuk meneruskan tongkat perjuangan itu di manapun mereka akan berkiprah,” tuturnya.
Sementara itu, wisuda yang turut dihadiri Ketua Dewan Pembina STIES Riyadlul Jannah Mojokerto, Prof Imam Suprayogo ini menahbiskan lima orang penghafal Al-Qur’an 30 juz sebagai wisudawan. Lima orang ini berasal dari MBS tiga orang dan prodi ES sejumlah dua orang.
Reporter: Hanif Nanda
Editor: Lizya Kristanti








