• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Poster Inspira Talk.

Poster Inspira Talk.

3 Mahasiswa Indonesia Kupas Innovation Lab di Turki, Belanda, dan Perancis

Lizya Kristanti by Lizya Kristanti
3 years ago
in Pendidikan
0
Share on FacebookShare on Twitter

Tugujatim.id – Bisa berkuliah atau sekolah di luar negeri menjadi dambaan setiap orang. Apalagi di luar negeri bisa merasakan kultur yang berbeda dari negara sendiri.

Hal itu yang dibicarakan oleh tiga orang mahasiswi Indonesia yang mendapat beasiswa untuk berkuliah S-2 di luar negeri dalam acara sharing session dalam kolaborasi Inspira Talk x Pondasi Academy dengan tajuk “Mengintip Innovation Lab di Turki, Belanda, dan Perancis”

You might also like

Sekolah Rakyat di Blitar.

Bangunan Sekolah Rakyat di Blitar Capai 70 Persen, Cari Calon Siswa Sulit Terkendala Izin Orang Tua

13/06/2026 2:25 PM
UM

9.218 Mahasiswa UM Siap Mengabdi Lewat Program UM BBM 2026

13/06/2026 7:00 AM

Ada tiga narasumber yang dihadirkan pada acara kali ini. Mereka adalah Dewi Triantari (Awardee YTB Scholarship Ege University), Michelle Natal (Awardee LPDP Scholarship Wageningen University and Research), Viska Triaraminta Dewi (Awarde Fulbright Scholarship Colorado School of Mines), serta Salman Subakat (CEO NSEI Paragon Corp).

Dalam opening session, Salman mengatakan bahwa di setiap kampus di luar negeri pastinya memiliki beragam lab inovasi yang sangat bisa dimanfaatkan oleh mahasiswa Indonesia yang belajar di luar negeri. Jika lab inovasi itu dipergunakan dengan baik dan benar, maka akan menghasilkan inovasi-inovasi yang luar biasa dan tentunya bisa diaplikasikan di Indonesia.

“Inovasi-inovasi lab di kampus di luar negeri tentunya banyak. Nah pesan saya teman-teman mahasiswa yang belajar di sana bisa mempergunakan lab tersebut untuk belajar, berinovasi, sehingga ilmunya bisa kepake saat sudah pulang dari luar negeri,” pesan Salman, pada Kamis (09/11/2023).

Sementara itu, Dewi mengatakan bahwa dirinya sangat excited bisa berkuliah di luar negeri. Meskipun berkuliah di Turki dengan bahasa yang tentunya berbeda, ia masih bisa memahami apa yang disampaikan dosen dalam setiap perkuliahan.

“Kesannya sangat senang sekali kebetulan tanggal 2 November kemarin tepat satu bulan sudah menempuh semester satu S-2 di Turki, dengan 100 persen bahasa Turki, tapi memang benar-benar adaptasi, tapi sejauh ini bisa memahami apa yang disampaikan dosen dan agak berbeda ketika berkuliah S-1 di Indonesia dan S-2 saat ini,” ungkap Dewi.

Michelle juga merasa bersyukur bisa kembali bersekolah lagi namun kali ini bisa sekolah di luar negeri. “Seneng banget bisa mendapat energi positif dari sini. Menurut aku bakal fit bagi temen-temen yang berpikiran terbuka, tentunya dengan nilai yang positif,” ucapnya.

Ia juga mengatakan bahwa kehidupan kampus di Wageningen University and Research sangat baik, hampir setiap mahasiswa selalu memenuhi perpustakaan dan banyak diskusi soal keilmuan mereka masing-masing.

“Karena kalau sudah melihat perpustakaan bener-bener fully book dan kalau misal pulang agak malam dari kampus, itu teman-teman juga masih pada ramai, berkutat dengan buku-bukunya dan laptop. Dan fasilitas perkuliahan di sini, jurnal, atau akses semuanya itu lengkap dan kalau melihat semuanya itu bener-bener gak ada alasan untuk gak belajar dengan baik,” ungkapnya.

Sementara, Viska mengatakan bahwa sistem pendidikan di Colorado hampir sama dengan kampus lain namun kondisi pendidikan di Colorado terbilang berjalan cepat. “Sebenarnya saya baru Agustus kemarin semester pertama dan cukup beradaptasi dengan sistem pendidikan di kampus ini, sama seperti yang lain, tapi pada dasarnya pendidikan di sini cukup cepat,” bebernya.

Berbicara tentang inovasi, bagi Viska adalah sebuah gagasan yang tujuan akhirnya adalah pencapaian. “Inovasi menurutku general speaking, inovasi itu sebuah gagasan atau ide, intinya suatu hal yang baru yang tujuannya untuk achievement,” ucapnya.

Sementara itu, Michelle mengatakan bahwa inovasi merupakan langkah kecil yang dibuat untuk perubahan yang lebih baik. “Inovasi itu setiap langkah kecil kita buat perubahan baik dan terus menerus, kuncinya ada di perubahan, Kadang-kadang itu inovasi itu impact-nya harus gede dan instanly change, gak juga melalui perubahan kecil juga bisa,” ucapnya.

Lebih lanjut, Michelle mengatakan bahwa perubahan kecil yang dilakukan bakal connect secara bersama memberi dampak. “Padahal hingga akhirnya nanti, setiap perubahan kecil itu bakal nge-link together dan bakal berdampak juga jadi gak harus besar. Inovasi itu tentang perubahan dan langkah kecil,” bebernya.

Dewi yang berkuliah di Turki membeberkan bahwa inovasi merupakan suatu pembaharuan yang bisa digunakan untuk memecahkan suatu masalah dan memperbaiki keadaan sebelumnya.

“Inovasi merupakan sebuah pembaharuan, pembaharuan di sini bukan sesuatu yang baru, tapi kita kadang kala melakukan modifikasi atau apa pun dari orang lain yang ingin bisa memecahkan sesuatu masalah atau memperbaiki keadaan sebelumnya,” katanya.

Ditanya soal lab inovasi di kampus luar negeri dan pentingnya inivasi lab bagi tiga mahasiswa Indonesia itu, mereka mengatakan sangat penting karena akan menghasilkan mahasiswa-mahasiswa yang penuh inovasi.

Dewi menceritakan bahwa di kampusnya di Turki, terdapat innovation lab yang mencakup semua bidang, muali kesehatan, sosial, science, dan masih banyak lainnya.

“Dan di kampus aku, mereka tidak hanya menyediakan bagi teman-teman, dalam arti di sini ‘pengen banget ni jadi scientists’ tapi mereka juga menyediakan wadah bagi teman-teman yang juga ingin belajar banyak di bagian enterpreneur,” ungkapnya.

Sementara itu, Viska yang berkuliah di Amerika, mengatakan bahwa di Colorado School of Mines terdapat juga lab inovasi yang berfokus pada masalah energi, invironment, engineering, dan science.

“Jadi kalau di Colorado ini karena sekolahnya hanya berfokus pada masalah energi, invironment, engineering, sama science. Kalau inovasi labnya ada atau tidak, saya jawab ada, department innovation center, tapi bidangnya hanya di sekitar itu saja,” beber Viska.

“Kalau di kampus di Colorado ini memang innovation centernya masih tergolong baru kalau gak salah 2021 dan sebenarnya aku tidak terjun langsung, tapi di sini innovation lab-nya mengulik antara enterpreneurship dalam konteks engineering,” tambahnya.

Viska melanjutkan bahwa dalam innovation lab tersebut ada project yang dikerjakan oleh mahasiswa, di mana project itu akan berfokus pada penyelesaian masalah langsung ke pihak industri. “Dan di innovation lab itu ada project yang dikerjakan oleh mahasiswa di mana project itu lebih ke problem solving yang langsung di direct ke company,” ungkapnya.

Sementara Michelle menyatakan bahwa di kampusnya yakni Wageningen University and Research, innovation lab yang ada di sana lebih merujuk kepada apply scientific yang nantinya para mahasiswa tersebut akan dibimbing langsung oleh para expert agar bisa menyelesaikan solusi dari risalah yang mahasiswa temukan.

“Kalau di luar itu ada students challenge, bentuknya dia akan fasilitasi kita dari ide menuju innovation, lalu nanti akan dibimbing oleh expert gitu, tapi kita dapat solusi yang pas, buat real problem. Jadi ini buat inovasi, kalau teman-teman di kampus sini, tipe periset yang ada di sini itu apply scientific research,” beber Michelle.

Terkait dampak yang ditimbulkan dari adanya lab inovasi di setiap kampus di luar negeri, tiga mahasiswa Indonesia ini membeberkan secara beragam.

Vika mengatakan bahwa di Colorado University secara umum mahasiswa kebanyakan membuat suatu perubahan dan mereka cukup ambisius untuk menyelesaikan inovasi yang ia kembangkan. “Kalau secara general di kampus ini dengan adanya innovation lab-nya, beberapa mahasiswa yang membuat suatu perubahan atau sesuatu yang baru, mereka cukup ambisius,” ungkapnya.

Sementara itu, Dewi mengatakan bahwa cara belajar mahasiswa di Turki rata-rata santai tapi tetap serius. Dan setiap pembelajaran di kampus yang ia tempati itu, pihak kampus memberi wadah yang cukup besar tidak hanya seperti di perpustakaan namun dari setiap lab inovasi yang ada juga menjadi pembelajaran yang banyak diikuti.

“Karena di sini selain ada students center di kampus juga dibuatkan wadah untuk seluruh mahasiswa yang tidak hanya belajar seperti di perpus, tapi di sini juga ada sharing-sharing inovasi dan kegiatan lainnya,” ungkapnya.

Reporter: Yona Arianto
Editor: Lizya Kristanti

Tags: innovation labinspira-talkmahasiswa indonesia
Lizya Kristanti

Lizya Kristanti

Related Stories

Sekolah Rakyat di Blitar.

Bangunan Sekolah Rakyat di Blitar Capai 70 Persen, Cari Calon Siswa Sulit Terkendala Izin Orang Tua

by Dwi Linda
13/06/2026 2:25 PM
0

BLITAR, Tugujatim.id - Pembangunan proyek strategis nasional Sekolah Rakyat (SR) di Kelurahan Kauman, Kota Blitar, kini mencapai progres fisik lebih...

UM

9.218 Mahasiswa UM Siap Mengabdi Lewat Program UM BBM 2026

by Mochamad Abdurrochim
13/06/2026 7:00 AM
0

MALANG, Tugujatim.id – Sebanyak 9.218 mahasiswa Universitas Negeri Malang (UM) resmi diberangkatkan untuk mengikuti program Universitas Negeri Malang Belajar Bersama...

UNEJ

Mahasiswa UNEJ Sulap Limbah Kulit Kopi Jadi Snack Bar Kaya Antioksidan

by Mochamad Abdurrochim
10/06/2026 10:30 PM
0

JEMBER, Tugujatim.id – Mahasiswa Program Studi Teknologi Hasil Pangan (THP) Fakultas Teknologi Pertanian (FTP) UNEJ berhasil mengembangkan ChocoCara Bar. Chococara...

Siswa di Kota Blitar.

15 Ribu Siswa di Kota Blitar Tak Dapat MBG Imbas Transfer BGN Macet, 8 SPPG Stop Beroperasi

by Dwi Linda
09/06/2026 9:03 PM
0

BLITAR, Tugujatim.id - Sebanyak 15.000 hingga 16.000 siswa di Kota Blitar sementara waktu tidak menerima pasokan Program Makan Bergizi Gratis...

Next Post
Target PAD Rendah, DPRD Kota Malang Khawatir Pegawai Tak Bisa Digaji

Target PAD Rendah, DPRD Kota Malang Khawatir Pegawai Tak Bisa Digaji

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID