• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Ketua DPRD Kota Malang, I Made Riandiana Kartika saat rapat paripurna di Gedung DPRD Kota Malang. Foto: Yona Arianto/Tugu Jatim

Ketua DPRD Kota Malang, I Made Riandiana Kartika saat rapat paripurna di Gedung DPRD Kota Malang. Foto: Yona Arianto/Tugu Jatim

Target PAD Rendah, DPRD Kota Malang Khawatir Pegawai Tak Bisa Digaji

Lizya Kristanti by Lizya Kristanti
3 years ago
in Advertorial
0
Share on FacebookShare on Twitter

MALANG, Tugujatim.id – Target Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Malang yang turun dikhawatirkan oleh anggota DPRD Kota Malang. Anggota dewan menyebutkan bahwa hal tersebut cukup mengkhawatirkan, utamanya bagi pegawai yang berada di bagian pemerintahan.

Jika hal itu tidak kunjung membaik, besar kemungkinan Pemerintah Kota (Pemkot) Malang gagal memberi gaji pada pegawai.

You might also like

Gus Fawait.

Sandang Gelar Doktor, Disertasi Gus Fawait Soroti Peran Belanja Pemerintah Dorong Pertumbuhan Ekonomi

13/06/2026 12:15 PM
UM

9.218 Mahasiswa UM Siap Mengabdi Lewat Program UM BBM 2026

13/06/2026 7:00 AM

Ketua DPRD Kota Malang, I Made Riandiana Kartika mengatakan bahwa target PAD di Kota Malang lebih rendah daripada pendapatan transfer. Pasalnya, dengan selisih atau defisit antara PAD dan pendapatan transfer sekitar Rp500 miliar, dengan defisit tersebut artinya postur APBD Kota Malang masih belum dapat dibilang mandiri.

“Untuk kebutuhan mandiri tentu butuh proses kenaikan bertahap. Pendapatan transfer Rp1,3 triliun sekian, terus PAD kita hanya di angka Rp813 miliar sekian. Artinya, masih ada defisit dari pendapatan transfer dan PAD kita di angka Rp500 miliar sekian,” ujar Made, pada Kamis (9/11/2023).

Sebagai informasi, Pemkot Malang telah menargetkan penerimaan pendapatan daerah pada 2024 mencapai Rp2.160.547.825.583. Hal itu terbagi untuk PAD sebesar Rp813.740.836.360. Serta pendapatan transfer sebesar Rp1.346.806.989.223.

“Tadi kita melihat dari sisi pendapatan masih bisa di PAD Rp813 miliar sekian, masih akan kita kejar untuk dioptimalkan kenaikannya. Karena kita melihat ternyata APBD (PAD) kita belum sehat karena kita lebih kecil dari pendapatan transfer,” lanjut dia.

Postur belanja daerah Kota Malang juga terbilang tinggi. Diketahui, alokasi belanja daerah Kota Malang sebesar Rp2.358.588.674.540. Terdiri dari belanja operasi sebesar Rp 2.170.322.826.007, belanja modal sebesar Rp 178.528.617.539 serta belanja tak terduga (BTT) sebesar Rp 9.737.230.994.

Made berharap, PAD di Kota Malang bisa memenuhi gaji belanja pegawai, meski jumlah belanja pegawai masih lebih besar daripada PAD. Karena besar kemungkinan pegawai tidak bisa mendapatkan gaji.

“Sekarang lebih besar belanja pegawai dari PAD. Artinya kalau ada apa-apa di pusat, belanja pegawai kita, pegawai kita gak gajian. Ini jangan sampai. Padahal belanja pegawai kaitannya sama pelayanan publik,” ujarnya.

Namun, Made berharap hal itu tidak terjadi, karena kondisi tersebut akan memancing sorotan publik. Untuk itulah dalam hal ini, DPRD Kota Malang akan tetap berupaya mengoptimalkan apa yang telah menjadi potensi PAD.

“Nanti akan jadi sorotan kami di hearing dan di saat pembahasan Banggar dengan TAPD. Kami akan lihat terutama OPD penghasil akan kami genjot lagi. Kita lihat dari angka yang tadi, dicermati masih berada di angka aman. Bukan di angka pesimis dan bukan di angka optimis,” Made memungkasi.(ads)

Reporter: Yona Arianto
Editor: Lizya Kristanti

Tags: berita malangberita Malang hari iniDPRD Kota MalangMalangpad kota malang
Lizya Kristanti

Lizya Kristanti

Related Stories

Gus Fawait.

Sandang Gelar Doktor, Disertasi Gus Fawait Soroti Peran Belanja Pemerintah Dorong Pertumbuhan Ekonomi

by Dwi Linda
13/06/2026 12:15 PM
0

JEMBER, Tugujatim.id – Bupati Jember Muhammad Fawait atau Gus Fawait resmi menyelesaikan studi doktoralnya di Program Doktor Ilmu Ekonomi Fakultas...

UM

9.218 Mahasiswa UM Siap Mengabdi Lewat Program UM BBM 2026

by Mochamad Abdurrochim
13/06/2026 7:00 AM
0

MALANG, Tugujatim.id – Sebanyak 9.218 mahasiswa Universitas Negeri Malang (UM) resmi diberangkatkan untuk mengikuti program Universitas Negeri Malang Belajar Bersama...

Jember

Oplah Jangkau 12 Ribu Hektare, Jember Genjot Produksi Pangan Lewat Modernisasi Pertanian

by Mochamad Abdurrochim
12/06/2026 8:00 PM
0

JEMBER, Tugujatim.id – Pemerintah Kabupaten Jember terus memperkuat sektor pertanian melalui program Optimalisasi Lahan (Oplah), Irigasi Perpompaan (Irpom), serta modernisasi...

ASN

Pemkab Jember Libatkan 22 Ribu ASN untuk Perkuat Branding Daerah di Ruang Digital

by Mochamad Abdurrochim
12/06/2026 5:00 PM
0

JEMBER, Tugujatim.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember mulai mengoptimalkan kekuatan komunikasi digital untuk memperkenalkan potensi daerah kepada masyarakat yang lebih...

Next Post
Hari Jadi ke-1263 Kabupaten Malang, Bapenda Bebaskan Denda Pajak Bumi dan Bangunan

Hari Jadi ke-1263 Kabupaten Malang, Bapenda Bebaskan Denda Pajak Bumi dan Bangunan

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID