• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Bangunan pipa air Belanda di kawasan Alun-alun Kota Pasuruan yang telah jadi salah satu objek cagar budaya. Foto: Laoh Mahfud/Tugu Jatim

Bangunan pipa air Belanda di kawasan Alun-alun Kota Pasuruan yang telah jadi salah satu objek cagar budaya. Foto: Laoh Mahfud/Tugu Jatim

Gairahkan Kajian Objek Cagar Budaya, Tim Sejarawan Kota Pasuruan Dibentuk

Lizya Kristanti by Lizya Kristanti
2 years ago
in Sastra & Budaya
0
Share on FacebookShare on Twitter

PASURUAN, Tugujatim.id – Pemerintah Kota Pasuruan kini tengah membentuk tim sejarawan.
Tim yang terdiri dari sejumlah ahli ini akan melakukan kajian mendalam soal potensi objek-objek cagar budaya di kota santri.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Pasuruan, Lucky Danardhono mengatakan bahwa tim ini nantinya terdiri dari pegiat, praktisi, hingga sejumlah praktisi di bidang sejarah. “Tugasnya mengkaji objek diduga cagar budaya atau ODCB,” jelas Lucky, pada Jumat (15/12/2023).

You might also like

Malang

Gali Sejarah Teater Malang, DKM Kembali Gelar “SERAT” untuk Jembatani Kreatifitas Lintas Generasi

21/05/2026 3:32 PM
Busana Khas Malang

Kajian Sejarah Busana Khas Malang

11/04/2026 3:25 AM

Pentingnya tim sejarawan ini, lanjut Lucky, dikarenakan mekanisme untuk mengusukan ODCB saat ini diperlukan kajian yang lebih mendalam. Utamanya terkait kajian terhadap narasi catatan sejarah objek kepemilikan ODCB dan perannya, hingga peristiwa-peristiwa sejarah yang seiring perkembangan ODCB tersebut.

“Tidak hanya berkutat pada bentuk visual objek, melainkan harus dilengkapi dengan narasi sejarah yang kuat jadi syarat agar ODCB bisa diajukan,” ungkapnya.

Di sisi lain, keberadaan tim sejarawan ini diharapkan bisa menggairahkan iklim kajian-kajian sejarah di Kota Pasuruan.

Lucky mengharap agar kajian terhadap objek-objek cagar budaya bisa lebih mendalam. Bahkan rencananya akan dibuat semacam database yang lebih sistematis terkait potensi-potensi ODCB di masing-masing kecamatan, bahkan sampai ke tingkat kelurahan.

“Untuk itu perlu kerja sama dengan kelurahan agar menelusuri potensi objek bersejarah di masing-masing wilayah,” imbuhnya.

Di Kota Pasuruan sendiri saat ini telah tercatat secara resmi ada 16 objek bangunan yang sudah mendapat status cagar budaya yakni Gedung Yayasan Pancasila, Gereja St Antonius Padova, Gedung Woloe, Klenteng Tjoe Tiek Kiong, Rumah Darussalam, Gedung Harmonie, Stasiun Kota Pasuruan, Markas Yon Zipur 10, Gedung P3GI, Alun-alun Kota Pasuruan, Taman Kota Pasuruan, SDN Pekuncen, Rumah Dinas Wakil Wali Kota, Kompi Bantuan Yon Zipur, Gereja GPIB PNIEL, hingga SMPN 2 Kota Pasuruan.

Dispendikbud Kota Pasuruan berencana untuk menambah objek cagar budaya seiring terbentuknya tim sejarawan ini. “Rencananya, kalau sudah ada database, tiap tahunya kita akan mengusulkan ODCB secara bertahap,” pungkasnya.

Reporter: Laoh Mahfud
Editor: Lizya Kristanti

Tags: berita Pasuruanberita Pasuruan hari inicagar budayaPasuruansejarawan kota pasuruan
Lizya Kristanti

Lizya Kristanti

Related Stories

Malang

Gali Sejarah Teater Malang, DKM Kembali Gelar “SERAT” untuk Jembatani Kreatifitas Lintas Generasi

by Mochamad Abdurrochim
21/05/2026 3:32 PM
0

MALANG, Tugujatim.id – Dewan Kesenian Kota Malang (DKM) kembali menghadirkan ruang diskusi santai bagi para pegiat seni teater lewat agenda...

Busana Khas Malang

Kajian Sejarah Busana Khas Malang

by Darmadi Sasongko
11/04/2026 3:25 AM
0

Tugujatim.id - Kajian Sejarah Busana Khas Malang ditulis oleh Dwi Cahyono, Yayasan Inggil. Identitas sebuah daerah tidak hanya tercermin dari...

DPRD Kota Malang Catat PR Krusial di HUT ke-112, Kemiskinan hingga Banjir Belum Tuntas

Klambi Indis dari Sudut Pandang Seni Kontemporer

by Darmadi Sasongko
10/04/2026 11:05 AM
0

Tugujatim.id - Klambi Indis, dari sudut pandang Seni Kontemporer ditulis oleh Dimas Novib S, Pengurus Dewan Kesenian Malang. Tulisan ini...

Perjalanan Menuju Pertaubatan

Perjalanan Menuju Pertaubatan

by Dwi Linda
22/02/2026 11:43 AM
0

Oleh: Muhammad Mufid, Cerpenis Difabel di Malang Tugujatim.id - Malam sudah larut dan jalanan Kota Jakarta tampak lengang. Lampu-lampu jalan...

Next Post
Ditahan Imbang Persikabo 1973 1-1, Persebaya Kecolongan Lagi

Ditahan Imbang Persikabo 1973 1-1, Persebaya Kecolongan Lagi

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID