• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
mahasiswa pembuat arang

Muhaimin

Kala Mahasiswa S3 Asal Blitar Produksi Arang untuk Bertahan di Masa Pandemi

Redaksi by Redaksi
6 years ago
in Featured, News, Pilihan Redaksi
4
Share on FacebookShare on Twitter

Statusnya sebagai mahasiswa strata-III (S3) Perguruan Tinggi Negeri di Jawa Timur tidak menurunkan semangatnya untuk terus bertahan hidup di tengah badai pandemi COVID-19. Dialah Muhaimin, pria asal Kecamatan Sananwetan, Kota Blitar yang sedang menekuni sebagai produsen arang yang terbuat dari batok kelapa. Siapa sangka dengan peralatan sederhana, Muhaimin dapat memproduksi arang batok kelapa sebanyak 6 ton dalam sebulan.

mhs s3 arang 2
Muhaimin ketika mengayak arang di halaman belakang rumahnya. (Foto: Rino Hayyu)

Sepanjang toko kelapa di Pasar Legi, Kota Blitar sudah seperti rumahnya sendiri. Hampir setiap hari, mahasiswa bernama Muhaimin ini menyusuri pasar tersebut. Bukan untuk membeli kelapa, tapi ia hanya mencari sisa batok kelapa dari para penjual di Pasar Legi. Dalam sehari, pria 29 tahun ini membawa pulang sekitar 20 karung batok kelapa atau setara dengan 1000 Kg.

You might also like

Jatim

BMKG: Waspada Kabut Tebal dan Angin Kencang di Jatim, Jumat 5 Juni 2026

05/06/2026 8:11 AM
Surabaya

Dishub Surabaya Pasang Foto Jukir di Rambu Parkir Digital

04/06/2026 8:52 PM

“Tapi saya gak sebulan penuh cuma cari batok, hanya dua minggu saja, setelah itu produksi,” ungkap Muhaimin saat ditemui tugumalang.id, Grup Tugu Jatim.

mhs s3 arang 4
Muhaimin menyortir arang. foto: rino hayyu setyo.

Baca Juga: Wiji Thukul, Mengenang Sastrawan dan Aktivis yang Hilang pada Masa Orde Baru

Selama dua minggu, ia dapat mengumpulkan sekitar 18 ton batok kelapa untuk dibakar untuk proses produksi arang tersebut. Dari belasan ton tersebut, setelah dibakar hanya menghasilkan sekitar enam ton. Selama pandemi ini, kata Muhaimin, ia fokus memproduksi arang kelapa tersebut.

Meskipun, ia mengawali bisnis ini sejak 2013 silam. Kesibukannya sebagai mahasiswa untuk menyelesaikan kuliah, membuat Muhaimin kurang fokus dalam memproduksi arang batok kelapa tersebut. “Mulanya dulu coba-coba, karena lihat di YouTube,” imbuhnya.

Ia menceritakan jika ide membuat arang itu muncul ketika ayahnya membuat kerajinan dari batok kelapa. Seiring berjalannya waktu, kerajinan tersebut berhenti, sehingga ia mengalihkan batok kelapa dari kerajinan menjadi arang.

Sebab, kerajinan batok kelapa di Blitar tidak banyak diminati masyarakat. Tak hanya itu, pasarnya juga masih sulit. Sehingga, ia membandingkan antara pasar kerajinan batok kelapa dengan arang itu.

mhs s3 arang 5
Batok kelapa yang baru saja dibeli Muhaimin di Pasar Legi. foto: rino hayyu setyo.

Baca Juga: Mengintip Film Tilik, Diproduksi Tahun 2018, Viral Tahun 2020

“Setelah saya dalami, ternyata pasarnya itu sampai luar negeri,” terang mahasiswa Universitas Negeri Malang (UM).

Namun, ia tidak bisa masuk ke pasar luar negeri secara langsung karena arang itu harus diolah lagi menjadi bricket oleh pabrik yang lebih besar. Sementara ini, Muhaimin hanya menyetor hasil produksi arang rumahan ke pengepul yang akan mengirimkan ke pabrik.

“Kalau dari referensi yang saya tahu itu, setelah diolah jadi bricket itu kan jadi bahan bakar pengganti batu bara,” kata bapak satu anak ini.

mhs s3 arang 6
Muhaimin memasukkan arang batok kelapa ke karung. foto: rino hayyu setyo.

Rencananya, Muhaimin akan membuat program pemberdayaan masyarakat sekitar untuk memproduksi arang batok kelapa. Meskipun masih dalam jumlah kecil, perbulan ia bisa mencapai penghasilan bersih sekitar Rp 6 juta – Rp 9 juta.

“Beberapa orang sudah saya ajak untuk mencoba produksi, tapi sangat kecil. Minimal bisa belajar dulu bagaimana proses produksinya,” pungkas Muhaimin.

 

Reporter: Rino Hayyu

Tags: Blitarcorona viruscovid-19kampusmahasiswaMalangpandemipendidikan
Redaksi

Redaksi

Related Stories

Jatim

BMKG: Waspada Kabut Tebal dan Angin Kencang di Jatim, Jumat 5 Juni 2026

by Mochamad Abdurrochim
05/06/2026 8:11 AM
0

Tugujatim.id - Cuaca di Jatim Jumat (05/06/2026) didominasi udara kabur dan berawan di banyak wilayah, dengan beberapa daerah dataran tinggi...

Surabaya

Dishub Surabaya Pasang Foto Jukir di Rambu Parkir Digital

by Mochamad Abdurrochim
04/06/2026 8:52 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id- Sebagai upaya meningkatkan transparansi Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya, memasang foto juru parkir (jukir) pada rambu parkir digital di...

Bayi Laki-laki

Penemuan Bayi Laki-laki Dalam Tas Gegerkan Warga Rengel Tuban

by Mochamad Abdurrochim
04/06/2026 3:30 PM
0

TUBAN, Tugujatim.id – Warga Desa Rengel, Kecamatan Rengel, Kabupaten Tuban digegerkan dengan penemuan bayi laki-laki dalam kondisi meninggal dunia di...

Event tahunan di Banyuwangi.

Alasan Tak Pernah Sepi Wisatawan, 7 Event Tahunan di Banyuwangi Ini Selalu Jadi Magnet Pengunjung

by Dwi Linda
04/06/2026 1:57 PM
0

BANYUWANGI, Tugujatim.id – Event tahunan di Banyuwangi, Jatim, jadi salah satu magnet wisata yang selalu ramai dikunjungi wisatawan. Selain memiliki...

Next Post
pot bunga

Inovatif, Lurah di Malang Denda Warga Serahkan Pot Bunga jika Tak Pakai Masker

Comments 4

  1. Pingback: Everton vs Chelsea: Jadwal Padat, Frank Lampard Simpan Havertz - Tugujatim.id
  2. Pingback: Menengok "Cincin Lawas", Jembatan Lama Penghubung Lamongan-Tuban Peninggalan Era Kolonial - Tugujatim.id
  3. Pingback: Alumni UINSA Kecewa Institusi Kampusnya Dicatut jadi Lembaga Survei Pilkada - Tugujatim.id
  4. Pingback: Menguak Misteri Boneka ‘Brahms’ dalam Film The Boy - Tugujatim.id

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID