• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Ilustrasi kekerasan pada perempuan dan anak. Foto: Unsplash

Ilustrasi kekerasan pada perempuan dan anak. Foto: Unsplash

6 Faktor Penyebab Maraknya Kasus Kekerasan pada Perempuan dan Anak

Lizya Kristanti by Lizya Kristanti
2 years ago
in Kriminal
0
Share on FacebookShare on Twitter

SURABAYA, Tugujatim.id – Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak serta Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3APPKB) Kota Surabaya menyebut enam faktor penyebab maraknya kasus kekerasan pada perempuan dan anak

“Kekerasan pada perempuan dan anak ini masalah yang kompleks dan multifaktor. Ada beberapa faktor, di antaranya individual, sosial, dan hukum,” kata Kepala Bidang Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA), DP3A-PPKB Kota Surabaya, Thussy Apriliyandari, pada Kamis (25/1/2024).

You might also like

Siswi MTs di Pasuruan.

Siswi MTs di Pasuruan Dirujuk ke RSJ Lawang usai Diduga Tusuk Temannya, Polisi Dampingi Pemeriksaan Psikologis 

03/06/2026 10:00 AM
Pemuda Pasuruan.

4 Pemuda Pasuruan Diduga Aniaya 2 Anak di Bawah Umur, Polisi Ungkap Motifnya!

30/05/2026 6:31 PM

Pertama, dari faktor individual disebabkan oleh lingkungan keluarga yang kurang harmonis.

Kedua, kurangnya kesadaran bagi pelaku setelah melakukan tindak kekerasan. Menurut Thussy, tidak sedikit pelaku yang tidak menyadari bahwa tindakannya melanggar hukum. “Ntah korbannya anak kandung atau anggota keluarga lain, mereka merasa berhak melakukan itu,” jelasnya.

Di sisi lain, maraknya kekerasan pada perempuan dan anak juga karena pelaku memiliki karakter yang impulsif, agresif, dan egois.

Ketiga, sulitnya memutus rantai kekerasan. Misalnya, pelaku yang melakukan kekerasan sebelumnya juga mendapat tindak kekerasan juga darj orangtua atau orang lain

“Keempat, ada masalah sosial budaya patriarki. Di beberapa kasus, laki-laki merasa superior dan perempuan inferior,” imbuhnya.

Budaya patriarki tersebut dinilai melegitimasi kekerasan yang dinggap wajar di lingkungan masyarakat.

Kelima, pengaruh media massa maupun media sosial. Masifnya penggunaan gadget juga bisa menjadi pemicu munculnya kekerasan pada perempuan dan anak.

“Terakhir, minimnya kesadaran hukum yang seharusnya sudah diatur dalam UU di Indonesia. Masyarakat atau pelaku tidak paham akan konsekuensi hukum,” tandasnya.

Reporter: Izzatun Najibah
Editor: Lizya Kristanti

Tags: berita Surabayaberita Surabaya hari inikekerasanKekerasan pada perempuanSurabaya
Lizya Kristanti

Lizya Kristanti

Related Stories

Siswi MTs di Pasuruan.

Siswi MTs di Pasuruan Dirujuk ke RSJ Lawang usai Diduga Tusuk Temannya, Polisi Dampingi Pemeriksaan Psikologis 

by Dwi Linda
03/06/2026 10:00 AM
0

PASURUAN, Tugujatim.id - Proses penyelidikan kasus dugaan penusukan siswi MTs di Kecamatan Sukorejo, Kabupaten Pasuruan, terus bergulir. Siswi MTs di...

Pemuda Pasuruan.

4 Pemuda Pasuruan Diduga Aniaya 2 Anak di Bawah Umur, Polisi Ungkap Motifnya!

by Dwi Linda
30/05/2026 6:31 PM
0

PASURUAN, Tugujatim.id - Dugaan kasus kekerasan terhadap anak di bawah umur kembali terjadi di wilayah Kota Pasuruan. Kali ini empat...

Perkosa.

Remaja di Malang Diduga Perkosa Teman saat Tidur Pulas, Polisi Periksa Saksi-Saksi 

by Dwi Linda
30/05/2026 4:08 PM
0

MALANG, Tugujatim.id - Insiden dugaan pemerkosaan menimpa seorang remaja berinisial SA, 18, warga Kota Malang, pada Sabtu dini hari (23/05/2026),...

Surabaya

Polrestabes Surabaya Bongkar Sindikat Pembuat STNK Palsu

by Mochamad Abdurrochim
29/05/2026 6:11 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id - Jatanras Polrestabes Surabaya bongkar pembuatan STNK Palsu yang dijual melalui media sosial Facebook. Dari tangan pelaku, polisi...

Next Post
honor KPPS Pemilu 2024

Segini Honor KPPS Pemilu 2024, Lebih Tinggi dari Pemilu 2019

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID