• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Guru dan dosen.

Pemilih saat menggunakan hak pilihnya di salah satu TPS. (Foto: Hanif Nanda/Tugu Jatim)

Akademisi Mojokerto: Guru dan Dosen Belum Sejahtera jika Prabowo Subianto Jadi Presiden

Dwi Lindawati by Dwi Lindawati
2 years ago
in Pendidikan
0
Share on FacebookShare on Twitter

MOJOKERTO, Tugujatim.id – Tahapan Pemilu 2024 belum sepenuhnya selesai. Meski begitu, beberapa lembaga yang mengeluarkan hasil hitung cepat (quick count) mencatat pasangan Prabowo-Gibran unggul atas kandidat lain, Anies-Muhaimin dan Ganjar-Mahfud MD.

Keunggulan Prabowo-Gibran mendapat respons salah satu akademisi dari Mojokerto M. Syarif Kholili. Kholili memandang andai Prabowo-Gibran menjadi pemenang Pemilu 2024, dirinya menduga perbaikan nasib guru dan dosen masih jauh panggang dari api. Artinya, perubahan signifikan bisa saja tidak terjadi pada masa pemerintahan Prabowo-Gibran andai mereka jadi presiden dan wakil presiden.

You might also like

Sekolah Rakyat di Blitar.

Bangunan Sekolah Rakyat di Blitar Capai 70 Persen, Cari Calon Siswa Sulit Terkendala Izin Orang Tua

13/06/2026 2:25 PM
UM

9.218 Mahasiswa UM Siap Mengabdi Lewat Program UM BBM 2026

13/06/2026 7:00 AM

Baca Juga: Prabowo Gibran Junior, Bayi Laki-laki Sumsel Ini Lahir Saat Coblosan Pemilu

“Coba lihat bagaimana pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) sebelumnya memperhatikan kesejahteraan pendidik dengan keluarnya Undang-Undang 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen. Ada sertifikasi sehingga dapat menunjang kesejahteraan pendidik,” kata Kholili, Jumat (16/02/2024).

Kholili melanjutkan, pada masa pemerintahan SBY, kenaikan gaji pendidik rutin diberikan setiap tahun. Kenaikan tersebut tidak pernah kurang dari 5% setiap tahun. Beda dengan frekuensi Presiden Jokowi menaikkan gaji pendidik yang terbilang jarang.

“Kami mencatat setidaknya pada 2015, lalu 2019, dan 2024 ini. Jadi, ada 3 kali kenaikan dari dua kali periode masa jabatan presiden. Bahkan, kenaikan tersebut hanya untuk pegawai negeri sipil (PNS) saja,” ujar Kholili.

Dia juga menyoroti berbagai mekanisme yang berlaku di zaman Presiden Jokowi dipandang tidak memperhatikan masa abdi pendidik.

Baca Juga: Sensasi Paralayang Terbang di Atas Bukit Waung Modangan Malang: Tiket Masuk Super Murah Hanya Rp10 Ribuan

“Banyak pendidik yang sudah puluhan tahun mengajar tidak juga diangkat menjadi PNS. Tentunya mereka yang sudah puluhan tahun mengabdi bisa menjadi perhatian,” tambahnya.

Selain itu, Kholili menengarai nasib guru dan dosen tidak bakal membaik bila Prabowo-Gibran menjabat. Sebab, proses majunya pasangan calon ini dipandang memiliki kecacatan moral. Hal ini dimulai sejak keluarnya aturan yang memungkinkan Prabowo menggandeng Gibran sebagai calon wakil presiden.

“Selain itu, bisa disaksikan bagaimana calon pemimpin bangsa menyepelekan soal etika. Bisa ditelusuri seorang calon presiden malah berkata ‘Ndasmu Etik’. Artinya, itu ungkapan kejengkelan seseorang yang keluar dari apa yang dia pikirkan,” beber Kholili.

Writer: Hanif Nanda Zakaria

Editor: Dwi Lindawati

Tags: Akademisi di MojokertoBerita Kabupaten Mojokerto hari iniBerita Prabowo SubiantoKabupaten Mojokerto hari iniKesejahteraan guru dan dosenPrabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka
Dwi Lindawati

Dwi Lindawati

Related Stories

Sekolah Rakyat di Blitar.

Bangunan Sekolah Rakyat di Blitar Capai 70 Persen, Cari Calon Siswa Sulit Terkendala Izin Orang Tua

by Dwi Linda
13/06/2026 2:25 PM
0

BLITAR, Tugujatim.id - Pembangunan proyek strategis nasional Sekolah Rakyat (SR) di Kelurahan Kauman, Kota Blitar, kini mencapai progres fisik lebih...

UM

9.218 Mahasiswa UM Siap Mengabdi Lewat Program UM BBM 2026

by Mochamad Abdurrochim
13/06/2026 7:00 AM
0

MALANG, Tugujatim.id – Sebanyak 9.218 mahasiswa Universitas Negeri Malang (UM) resmi diberangkatkan untuk mengikuti program Universitas Negeri Malang Belajar Bersama...

UNEJ

Mahasiswa UNEJ Sulap Limbah Kulit Kopi Jadi Snack Bar Kaya Antioksidan

by Mochamad Abdurrochim
10/06/2026 10:30 PM
0

JEMBER, Tugujatim.id – Mahasiswa Program Studi Teknologi Hasil Pangan (THP) Fakultas Teknologi Pertanian (FTP) UNEJ berhasil mengembangkan ChocoCara Bar. Chococara...

Siswa di Kota Blitar.

15 Ribu Siswa di Kota Blitar Tak Dapat MBG Imbas Transfer BGN Macet, 8 SPPG Stop Beroperasi

by Dwi Linda
09/06/2026 9:03 PM
0

BLITAR, Tugujatim.id - Sebanyak 15.000 hingga 16.000 siswa di Kota Blitar sementara waktu tidak menerima pasokan Program Makan Bergizi Gratis...

Next Post
Kapten Persebaya.

Kecewa Kapten Persebaya Dijerat Kartu Merah, Paul Munster Tekankan Disiplin ke Pemain

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID