• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
indomaret

Indomaret yang berada di bangunan lawas bekas kantor PT Pelni di jalan Pahlawan Surabaya.(foto:tangkapan layar IG subianto.eko)

Indomaret Ini Jadi Tervintage Di Surabaya, Ini Alasannya

Yona Arianto by Yona Arianto
2 years ago
in Sastra & Budaya
0
Share on FacebookShare on Twitter

Surabaya,Tugujatim -Julukan Surabaya sebagai kota pahlawan sudah dikenal luas oleh masyarakat, hal itu terlihat dari beragam bangunan peninggalan jaman penjajahan yang masih terawat dengan baik. Salah satunya bangunan yang cukup vintage alias cukup klasik, yang berada di jalan Pahlawan nomor 112, Surabaya, yakni gedung Pelni lawas.

Yang menjadi banyak perbincangan di bangunan itu yakni keberadaan toko modern Indomaret, dimana toko tersebut beroperasi di tempat tersebut namun tidak menghilangkan makna bangunan yang diketahu bekas perusahan pelayaran indonesia atau PT Pelni.

You might also like

Larung Sesaji

Melihat Tradisi Larung Sesaji Pantai Serang Blitar, Khidmat Suroan Warisan Leluhur Sejak 1830

19/06/2026 10:15 AM
Malang

Gali Sejarah Teater Malang, DKM Kembali Gelar “SERAT” untuk Jembatani Kreatifitas Lintas Generasi

21/05/2026 3:32 PM

Keberadaan toko indomaret yang menggunakan bangunan lawas milik PT Pelni itu diunggah oleh akun @subianto.eko dalam laman instagram. Dalam keterangan di unggahan media sosial itu, dijelaskan bahwa Indomaret itu menggunakan gedung Pelni Heritage yang merupakan salah satu bangunan cagar budaya di Surabaya, yang telah berdiri sejak 1930.

“Yang menjadi spesial Indomaret disini tetap mengusung bangunan lama seperti ubin lawas yang menjadikan tetap estetik, ditambah dengan pajangan foto dan benda lama,”tulis pemilik akun.

Baca juga : Indomaret Serahkan CSR Berupa Paket Sembako dan Alat Cuci Tangan kepada Pemkot Malang

Akun Subianto.eko juga menjelaskan jika kemungkinan Indomaret tersebut menjadi satu-satunya toko modern yang menggunakan bangunan cagar budaya.

“Mungkin ini indomaret satu-satunya yang menggunakan bangunan cagar budaya, atau ada lagi Indomaret tervintage di kota kalian?,”tulis akun Subianto.eko.

Unggahan tentang Indomaret tervintage itu langsung dibanjiri oleh ratusan pengikutnya, beberapa komentar positif disampaikan oleh para netizen.

“dulu bekas kantor pelni klo nggak salah. jd di dalam situ ada ruang sebelum indomaret yang buat santai dengan barang2 khas pelayaran heheheh,”tulis akun Ishaksolambela

“wah menjaga kearifan lokal.have nice day masee,”tulis akun hardy.ansyahworld.

“Bikin berbeda dengan biasanya Indomaret ini,”tulis akun marimar.andan.

“Bisa dijadikan contoh gerai lain, bagus konsepnya,”tulis akun erin.fre

Gimana sobat, kamu tertarik untuk berkunjung ke Indomaret itu?

Yona Arianto

Yona Arianto

Related Stories

Larung Sesaji

Melihat Tradisi Larung Sesaji Pantai Serang Blitar, Khidmat Suroan Warisan Leluhur Sejak 1830

by Mochamad Abdurrochim
19/06/2026 10:15 AM
0

BLITAR, Tugujatim.id - Memeluk erat sebuah takir, nasi bungkus daun pisang, mata Hartini (47) menatap hamparan ombak selatan Pantai Serang,...

Malang

Gali Sejarah Teater Malang, DKM Kembali Gelar “SERAT” untuk Jembatani Kreatifitas Lintas Generasi

by Mochamad Abdurrochim
21/05/2026 3:32 PM
0

MALANG, Tugujatim.id – Dewan Kesenian Kota Malang (DKM) kembali menghadirkan ruang diskusi santai bagi para pegiat seni teater lewat agenda...

Busana Khas Malang

Kajian Sejarah Busana Khas Malang

by Darmadi Sasongko
11/04/2026 3:25 AM
0

Tugujatim.id - Kajian Sejarah Busana Khas Malang ditulis oleh Dwi Cahyono, Yayasan Inggil. Identitas sebuah daerah tidak hanya tercermin dari...

DPRD Kota Malang Catat PR Krusial di HUT ke-112, Kemiskinan hingga Banjir Belum Tuntas

Klambi Indis dari Sudut Pandang Seni Kontemporer

by Darmadi Sasongko
10/04/2026 11:05 AM
0

Tugujatim.id - Klambi Indis, dari sudut pandang Seni Kontemporer ditulis oleh Dimas Novib S, Pengurus Dewan Kesenian Malang. Tulisan ini...

Next Post
Pileg DPRD Kota Malang.

Hasil Sementara Real Count Pileg DPRD Kota Malang 2024, Partai DPIP Unggul Raih Suara Terbanyak

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID