• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Rapat Paripurna Pandangan Umum Fraksi atas Ranperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2020, Senin (14/06/2021). (Foto:Azmy/Tugu Jatim)

Rapat Paripurna Pandangan Umum Fraksi atas Ranperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2020, Senin (14/06/2021). (Foto:Azmy/Tugu Jatim)

DPRD Soroti Silpa Pemkot Malang Tahun 2020 Terlampau Tinggi

Dwi Lindawati by Dwi Lindawati
5 years ago
in News
0
Share on FacebookShare on Twitter

MALANG, Tugujatim.id – APBD Tahun Anggaran 2020 Pemkot Malang dilaporkan ada sisa lebih pembiayaan anggaran (silpa) mencapai Rp 567 miliar. Angka ini mendapat sorotan oleh DPRD Kota Malang lewat Rapat Paripurna Pandangan Umum Fraksi atas Ranperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2020, Senin (14/06/2021).

Selain soal silpa, sejumlah fraksi juga menyoroti soal realisasi program hingga realisasi anggaran Pemkot Malang selama 2020. Seperti dikatakan dari Fraksi PDIP H. Wanedi, sejauh ini realisasi anggarannya masih lemah.

You might also like

Tuban

Pria Paruh Baya di Tuban Ditemukan Bersimbah Darah, Polisi Buru Pelaku Penganiayaan

15/06/2026 12:30 PM
Cuaca di Jawa Timur

Kabut, Hujan Ringan, dan Dominasi Cerah Warnai Cuaca di Jawa Timur Senin 15 Juni 2026.

15/06/2026 9:40 AM

Sebab, ini berdampak pada realisasi pendapatan asli daerah (PAD) yang tak sesuai target. Dia mengatakan, seharusnya sistem budgeting harus diperkuat secara proporsional dan presisi.

”Seperti melihat semua faktor sebagai tantangan sekaligus membangun komitmen yang kuat dalam perumusan kebijakan yang tepat sebagai solusi mengatasi permasalahan anggaran,” terang Wanedi.

Dalam hal ini, pandangan Fraksi PDI Perjuangan menyatakan cukup kecewa dengan Realisasi Belanja Daerah Pemkot Malang. Di mana ada sisa anggaran lebih sebesar Rp 604 miliar atau 77,68 persen dalam realisasi belanja daerah Kota Malang.

“Padahal manfaat utama penyerapan anggaran sesuai untuk menggerakkan ekonomi Kota Malang setelah dihantam pandemi Covid-19. Ini kami butuh penjelasan,” lanjutnya.

Wanedi menambahkan, pandemi Covid-19 bukan satu-satunya alasan tunggal soal rendahnya serapan anggaran. Namun, ada hal kompleks lain sehingga perlu dievaluasi agar terbangun sistem birokrasi yang sehat.

Seperti halnya berkaitan dengan proses tender yang lambat, kurangnya inovasi program, koordinasi, dan kerja sama dalam upaya menuntaskan segala program pembangunan yang sudah tertuang dalam visi dan misi Wali Kota Malang yang tertuang dalam RPJMD.

“Ini terkesan terjadi missleading kebijakan antara apa yang dilakukan dengan apa yang sudah direncanakan. Ini yang harus dijelaskan,” kata dia.

Selain itu, juga dicermati postur APBD Kota Malang Tahun Anggaran 2020, pendapatan daerah sebesar Rp 1,9 triliun dan belanja daerah sebesar Rp 2,1 triliun.

Sementara itu, Fraksi Golkar Nasdem PSI M. Nurmala menilai hal ini efisien jika melihat realisasi kelompok belanja yang sebesar 77,68 persen dari target belanja sebesar Rp 2,7 triliun dan realisasi PAD Rp 491 miliar.

Meski begitu, secara kemandirian keuangan daerah Kota Malang masih rendah, kurang dari 40 persen. Ini menunjukkan masih tingginya ketergantungan pendapatan daerah dari dana perimbangan dan pendapatan daerah lain-lain yang sah.

“Karena itu, kami dari Fraksi Golkar Nasdem PSI menanyakan langkah-langkah apa yang dilakukan untuk mengurangi ketergantungan tersebut. Ini juga perlu dijelaskan lebih lanjut,” ucapnya.

Sementara dari Fraksi PKB Hartatik meminta Pemkot Malang menjelaskan terkait pendapatan yang melampaui target, efisiensi belanja, tidak tercapainya target belanja, dan kelebihan penerimaan pembiayaan. Sebanyak 4 poin tersebut menjadi sorotan Fraksi PKB karena tingginya silpa di Kota Malang pada tahun anggaran 2020.

Tags: APBD Kota MalangDPRD Kota MalangKota MalangSilpa Tahun 2020
Dwi Lindawati

Dwi Lindawati

Related Stories

Tuban

Pria Paruh Baya di Tuban Ditemukan Bersimbah Darah, Polisi Buru Pelaku Penganiayaan

by Mochamad Abdurrochim
15/06/2026 12:30 PM
0

TUBAN, Tugujatim.id – Seorang pria paruh baya di Kabupaten Tuban ditemukan tergeletak di tanah dengan kondisi bersimbah darah usai diduga...

Cuaca di Jawa Timur

Kabut, Hujan Ringan, dan Dominasi Cerah Warnai Cuaca di Jawa Timur Senin 15 Juni 2026.

by Mochamad Abdurrochim
15/06/2026 9:40 AM
0

Tugujatim.id - Cuaca di Jawa Timur pada Senin (15/06/2026) menunjukkan variasi kondisi yang cukup kontras, mulai dari kabut, udara kabur,...

Tuban

Harga Pertamax Naik, Nelayan Tuban Khawatir Pertalite Langka

by Mochamad Abdurrochim
14/06/2026 12:27 PM
0

TUBAN, Tugujatim.id – Kenaikan harga Pertamax mulai memicu kekhawatiran di kalangan nelayan Kabupaten Tuban. Mereka cemas perpindahan pengguna Pertamax ke...

Jawa Timur

Pagi Ini Jawa Timur Diselimuti Udara Kabur, Ini Daerah yang Perlu Waspada

by Mochamad Abdurrochim
14/06/2026 8:56 AM
0

Tugujatim.id - Cuaca di Jawa Timur pada Minggu (14/06/2026) didominasi kondisi udara kabur dan berawan di sebagian besar wilayah, terutama...

Next Post
Para atlet saat latihan olahraga sepeda di depan Wisata Bahari Lamonga. (Foto: Pengcab ISSI Tuban/Tugu Jatim)

Persiapan Kejurprov Jatim, 10 Atlet ISSI Tuban Tambah Porsi Latihan

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID