• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Korban MT bersama orang tuanya didampingi kuasa hukumnya, Rudy Murdani, usai melaporkan kasus dugaan penganiayaan oleh bos kelab besar di Malang ke Polresta Malang Kota. (Foto:Istimewa/Tugu Jatim)

Korban MT bersama orang tuanya didampingi kuasa hukumnya, Rudy Murdani, usai melaporkan kasus dugaan penganiayaan oleh bos kelab besar di Malang ke Polresta Malang Kota. (Foto:Istimewa)

Bos Restoran Besar di Malang Dipolisikan usai Diduga Aniaya dan Tuduh Karyawan Korupsi

Dwi Lindawati by Dwi Lindawati
5 years ago
in News
0
Share on FacebookShare on Twitter

MALANG, Tugujatim.id – Pemilik kelab dan restoran besar di Kota Malang, Jeffrey, dilaporkan polisi oleh karyawannya bernama inisial, MT, 36, Kamis (17/06/2021). Diduga, bos kelab ini menganiaya karyawan bagian purchasing untuk memaksanya mengakui berbuat tindak korupsi.

Informasi yang dihimpun dari korban, MT mengatakan, penganiayaan itu dilakukan pada Kamis siang (17/06/2021). Awalnya, dia dijemput rekan kantor disuruh memenuhi panggilan bos untuk keperluan audit keuangan.

You might also like

Malang

Donatur Kolektif Kembali Buka Posko Logistik di Aksi DPRD Kota Malang, Angkat Pesan ‘Makanan Beneran Gratis’

17/06/2026 9:47 PM
Surabaya

Di Tengah Aksi Demonstrasi Mahasiswa di Surabaya, Pedagang Minuman dan Es Raup Berkah

17/06/2026 7:36 PM

”Di situ, saya dituduh korupsi, memaksa supplier diberi komisi. Padahal, jelas-jelas yang saya terima itu adalah fee dari supplier,” terang dia pada awak media, Jumat (18/06/2021).

Saat itu, korban menceritakan, dia diinterogasi dan dipaksa untuk mengakui perbuatan yang dituduhkan itu di sebuah ruangan bernama ruang eksekusi. Menurut korban, dia dipukuli, dijambak, diinjak-injak, dan dipaksa mengaku melakukan korupsi.

”Itu saya diinterogasi mulai pukul 15.00-20.00. Saya dipukuli oleh bosnya sendiri sama security, 2 orang. Saya dipaksa mengakui tuduhan itu,” kisahnya.

Selain dia, ada juga orang lain yang dipanggil. Inisialnya N. Dia dipanggil sebagai pemilik ATM di mana ada laporan transfer sejumlah uang yang dituduhkan hasil korupsi sejumlah Rp 1 juta.

”N ini saudara anak saya (MT), bukan karyawan. Tapi, dipanggil karena terima uang itu di ATM-nya, katanya ada transfer dari supplier Rp 1 juta,” jelas orang tua korban MT, Yoseph.

Yoseph menjelaskan, N juga diinterogasi ketat perihal kedekatan dia dengan korban MT. Dia juga diancam dengan garpu makan. Yoseph juga menjelaskan, N dicecar berbagai pertanyaan. Mulai dari dugaan kedekatan pemasok barang ke restoran.

”HP-nya diambil paksa untuk menghapus data rekaman selama interogasi,” kisahnya.

Atas kejadian ini, Yoseph menuntut keadilan bagi anaknya yang sudah diperlakukan tidak baik. Dia merasa tidak terima anak perempuannya dipukul hingga diinjak-injak.

”Saya selaku orang tua jelas berharap menuntut keadilan seadil-adilnya,” tutur dia.

Lebih jauh, kasus ini sudah dilaporkan ke polisi dengan didampingi oleh kuasa hukum korban MT, Rudy Murdani.

”Sudah, sudah kami laporkan mulai kemarin malam. Sekarang masih proses visum, dia mendapat luka apa saja. Itu sebagai bukti dugaan tindak penganiayaan ini,” jelasnya saat dihubungi Jumat (18/06/2021).

Hal senada juga diakui Kasatreskrim Polresta Malang Kota Kompol Tinton Yudha Riambodo. Dia membenarkan jika laporan dugaan tindak penganiayaan ini sudah dilaporkan ke polisi.

”Iya, sudah kami terima (laporannya). Sekarang masih proses pendalaman,” jawabnya singkat saat dikonfirmasi di Mapolresta.

Tags: Bos aniaya karyawanBos kelab besar MalangBos restoran besar MalangBos tuduh karyawan korupsiKasus penganiayaanKota MalangKota Malang hari ini
Dwi Lindawati

Dwi Lindawati

Related Stories

Malang

Donatur Kolektif Kembali Buka Posko Logistik di Aksi DPRD Kota Malang, Angkat Pesan ‘Makanan Beneran Gratis’

by Mochamad Abdurrochim
17/06/2026 9:47 PM
0

MALANG, Tugujatim.id - Komunitas Donatur Kolektif kembali membuka posko logistik untuk mendukung peserta aksi yang digelar di depan Gedung DPRD...

Surabaya

Di Tengah Aksi Demonstrasi Mahasiswa di Surabaya, Pedagang Minuman dan Es Raup Berkah

by Mochamad Abdurrochim
17/06/2026 7:36 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id – Aksi demonstrasi yang digelar Aliansi BEM Surabaya (ABS) di depan Gedung Negara Grahadi Surabaya, Rabu (17/06/2026), tidak...

Surabaya

Malam Pengesahan Warga Pesilat, Aksi Tawuran Terjadi di Surabaya

by Mochamad Abdurrochim
17/06/2026 3:34 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id - Warga Jalan Kalijudan gang 10, 12 dan 14, Kecamatan Mulyorejo, Surabaya, Rabu (17/06/2026) sekitar pukul 00.30 WIB...

Jawa Timur.

Cuaca Cerah Dominasi Jawa Timur 17 Juni 2026, Aktivitas Luar Ruang Naik Signifikan

by Dwi Linda
17/06/2026 7:00 AM
0

Tugujatim.id - Cuaca di Jawa Timur pada Rabu (17/06/2026) didominasi kondisi cerah di sebagian besar wilayah, terutama kawasan perkotaan dan...

Next Post
Kapolres Malang Kota (Makota) AKBP Budi Hermanto (Buher) disambut baik Wali Kota Malang Sutiaji bersama Dandim 0833 Kota Malang Letkol Arm Ferdhian Primadona pada Jumat (18/06/2021). (Foto:Azmy/Tugu Jatim)

Resmi Jabat Kapolres Makota, AKBP Buher Fokus Jalin Sinergitas demi Pulihkan Ekonomi

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID