• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Sungai Bengawan Solo.

Warga yang memanfaatkan perahu untuk transportasi keluar dari kepungan banjir luapan Sungai Bengawan Solo pada Selasa (12/03/2024). (Foto: Mochamad Abdurrochim/Tugu Jatim)

Pasca Banjir Luapan Sungai Bengawan Solo, Warga Tuban Terpaksa Keluar Rumah Naik Perahu

Dwi Linda by Dwi Linda
2 years ago
in Peristiwa
0
Share on FacebookShare on Twitter

TUBAN, Tugujatim.id – Pasca banjir melanda sebagian besar wilayah sekitar Sungai Bengawan Solo hingga mengakibatkan luapan ini mengancam keselamatan warga di sekitarnya.

Air sungai yang meluap membuat warga terbatas ruang geraknya untuk beraktibitas. Jika ingin keluar, mereka terpaksa menggunakan perahu sebagai alat transportasi utama untuk keluar dari rumah mereka yang tergenang air.

You might also like

TPA Benowo

Kebakaran TPA Benowo Dipadamkan Lima Jam, Tumpukan Sampah Jadi Kendala Utama

20/07/2026 2:30 PM
Parkir digital di Surabaya.

82 Persen Wajib Pajak Sudah Beralih Parkir Digital di Surabaya, 500 Titik Masih Belum Berizin

18/07/2026 4:04 PM

Asis, 52, warga Desa Kebomlati, Kecamatan Plumpang, Tuban, salah satunya. Demi menutupi kebutuhan sehari-hari, dia terpaksa menaikkan motornya untuk keluar area yang tergenang banjir memakai perahu. Biaya yang harus dikeluarkan pun berkali-kali lipat. Dia merogok kocek hingga Rp40 ribu untuk bisa ke daratan.

Baca Juga: Kisah Sumur Penggiling Keramat di Tuban, Peninggalan Sunan Bejagung Ini Konon Airnya Dipercaya Sembuhkan Penyakit

“Ini karena saya ada janji ke wilayah Desa Tuwirikulon, Kecamatan Merakurak, Tuban. Jadi, mau tidak mau harus keluar naik perahu, Mas,” katanya.

Asis juga menyampaikan, banjir datang sejak Minggu (10/03/2024). Namun yang terparah hari ini, akses jalan sudah tidak bisa dilewati lagi. Sedangkan untuk keluarga masih di rumah tidak mengungsi ke tempat lainnya.

“Kalau banjir memang sering, Mas. Tapi, ini mungkin terparah sejak 7 tahun sebelumnya. Tahun lalu, banjir tapi tiga hari sudah surut. Kalau yang ini malah semakin besar,” katanya.

Banjir Sungai Bengawan Solo.
Kondisi banjir akibat luapan Sungai Bengawan Solo pada Selasa (12/03/2024). (Foto: Mochamad Abdurrochim/Tugu Jatim)

Kondisi cuaca yang tidak menentu dan intensitas hujan yang terus meningkat membuat proses evakuasi dan penanganan banjir menjadi lebih sulit.

Sementara itu, Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Kabupaten Tuban Sudarmaji mengatakan, ada empat kecamatan di belasan desa yang terdampak luapan Sungai Bengawan Solo. Empat kecamatan itu, yaitu Plumpang, Rengel, Soko, dan Widang.

Banjir yang masih tinggi posisinya ada di dua desa. Yaitu di Karangtinoto dan Tambakrejo, Kecamatan Rengel. Sebenarnya trennya karena banyak areal persawahan yang posisinya lebih rendah.

“Air sulit untuk surut lebih cepat. Dan mungkin di beberapa wilayah lain yang terdampak juga menunjukkan tren turun,” katanya.

Baca Juga: Anti Ngadat! Review HP Gaming Poco F4 GT yang Tahan Air: Ternyata Ini Keunggulannya 

Meski upaya pengurangan risiko bencana telah dilakukan secara terus-menerus, banjir luapan Sungai Bengawan Solo tetap menjadi ancaman serius bagi warga di sekitarnya. Sebab, di pintu masuk air wilayah Babat, Kabupaten Lamongan, masih menunjukkan siaga kuning menuju merah. Begitu pula yang ada di Bojonegoro yang posisinya siaga merah.

Karena itu, masyarakat diimbau untuk tetap waspada dan siaga menghadapi potensi bencana alam yang dapat terjadi kapan saja.

“Kondisinya sekarang air laut sedang pasang, membuat air yang mengalir dari Sungai Bengawan Solo sedikit terhambat alirannya,” ucapnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id

Writer: Mochamad Abdurrochim

Editor: Dwi Lindawati

Tags: Banjir Sungai Bengawan SoloBengawan Solo TubanBerita Kabupaten Tuban hari iniBerita orang tenggelam di Sungai Bengawan SoloKabupaten Tuban hari ini
Dwi Linda

Dwi Linda

Related Stories

TPA Benowo

Kebakaran TPA Benowo Dipadamkan Lima Jam, Tumpukan Sampah Jadi Kendala Utama

by Mochamad Abdurrochim
20/07/2026 2:30 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id – Banyaknya tumpukan sampah menjadi salah satu kendala utama dalam proses pemadaman kebakaran di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA)...

Parkir digital di Surabaya.

82 Persen Wajib Pajak Sudah Beralih Parkir Digital di Surabaya, 500 Titik Masih Belum Berizin

by Dwi Linda
18/07/2026 4:04 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya berupaya menata sektor perparkiran dengan penerapan pembayaran non tunai atau digital secara perlahan...

TNI AD

Gudang Pusat Amunisi TNI AD di Madiun Meledak, Berikut Kronologi Kejadian dan Korban Tewas

by Mochamad Abdurrochim
16/07/2026 8:55 PM
0

MADIUN, Tugujatim.id – Gudang Amunisi II Pusat Peralatan Angkatan Darat (Puspalad) di Kecamatan Saradan, Kabupaten Madiun, Jawa Timur, meledak pada...

CR-V.

5 Korban Tewas Kecelakaan Maut Tol Pandaan-Malang, Sopir Honda CR-V Hantam Truk Parkir Diduga Microsleep

by Dwi Linda
16/07/2026 3:17 PM
0

PASURUAN, Tugujatim.id - Kecelakaan lalu lintas melibatkan mobil dan truk terjadi di jalan Tol Pandaan-Malang KM 71/B, tepat di wilayah...

Next Post
RS Hermina.

Viral RS Hermina Malang Tolak Pasien Kritis, Anggota Linmas Ini Meninggal Diduga gara-gara Bed Penuh

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID