• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
RS Hermina.

RS Hermina Malang yang diduga menolak pasien kritis. (Foto: M. Sholeh/Tugu Malang)

Viral RS Hermina Malang Tolak Pasien Kritis, Anggota Linmas Ini Meninggal Diduga gara-gara Bed Penuh

Dwi Linda by Dwi Linda
2 years ago
in News
0
Share on FacebookShare on Twitter

MALANG, Tugujatim.id – RS Hermina Tangkubanprahu Malang viral. Hal ini lantaran pihak rumah sakit diduga menolak pasien kritis pada Senin petang (11/03/2024).

Akibat dugaan penolakan ini, anggota linmas bernama Wahyu Widiyanto, 63, warga Jalan Bareng Tenes, Kota Malang, itu meninggal dunia.

You might also like

Jawa Timur

Cuaca Jawa Timur 20 Juli 2026 Berubah Drastis, Kabut Pekat hingga Hujan Mengintai Aktivitas Warga

20/07/2026 8:41 AM
Bojonegoro.

Bojonegoro Terima DBH PBB Rp116,6 Miliar, Sektor Migas Jadi Penyumbang Terbesar

19/07/2026 2:05 PM

Elia Widiyana Putri, anak korban, mengungkapkan awal mula penolakan yang dilakukan pihak RS Hermina. Dia mengatakan, ayahnya memang tengah sakit jantung dan diabetes. Dia lantas membawa ayahnya ke rumah sakit usai dokter puskesmas setempat menyampaikan bahwa kondisi ayahnya melemah.

Dia bersama adik, kakak, dan beberapa anggota keluarganya mengantar ayahnya ke RS Hermina memakai becak motor (bentor). Mereka tiba sekitar pukul 18.30 WIB. Sayangnya, pihak RS menolak menerima pasien dengan alasan bahwa bed sudah penuh.

Baca Juga: Anti Ngadat! Review HP Gaming Poco F4 GT yang Tahan Air: Ternyata Ini Keunggulannya 

“Pihak RS bilangnya nggak ada bed. Saya sampai dikasih tahu kalau nggak percaya ayo ikut, dibukain semua slambu-slambu, semua ada pasiennya,” kata Elia saat ditemui di rumah duka.

Adik ipar Elia sempat meminta pihak RS untuk memeriksa kondisi ayahnya meski di tempat duduk atau di bentor. Namun, mereka kembali ditolak dengan alasan tidak ada bed. Sebab, pemeriksaan harus di bed.

“Jadi adik ipar saya minta tolong dicek sambil duduk saja. Tetap nggak bisa, harus di bed. Di sana debat sampai hampir setengah jam. Kan kami hanya minta dicek saja, tapi sana ngotot nggak ada bed. Kondisinya kritis lho,” ungkapnya.

RS Hermina Malang.
Anak korban penolakan pasien RS Hermina Malang, Elia Widiyana Putri menunjukkan foto mendiang ayahnya semasa hidup pada Selasa (12/03/2024). (Foto: M. Sholeh/Tugu Malang)

Usai berdebat, pihak RS Hermina meminta mereka untuk mencari rumah sakit lain. Saat dimintai bantuan ambulans, pihak Elia menilai bahwa pihak RS tidak sigap dan terlalu berbelit. Elia harus mengisi berkas-berkas, sementara ayahnya sedang kritis.

“Saat minta bantuan ambulans ya ribet, diminta ngisi surat-surat gitu. Ya sudah akhirnya kami putuskan bawa pakai bentor aja,” ujarnya.

Saat itu, tiba-tiba ambulans relawan datang mengantar pasien. Di tengah penolakan itu, pasien yang dibawa ambulans tersebut diperbolehkan masuk dan mendapat perawatan di RS Hermina.

Baca Juga: 5 Model Rumah Limasan Modern Jadi Hunian yang Timeless: Visual Minimalis dan Elegan dengan Tembok Aesthetic

“Kan aneh, jadi pasien yang dari ambulans itu boleh masuk. Tapi, kami yang datang lebih dulu katanya tidak ada bed,” ucapnya.

Relawan ambulans tersebut kemudian membantu mengantar ayah Elia ke RSSA Malang. Di perjalanan, relawan juga sempat memberikan pertolongan dengan mengecek dan memberikan oksigen ke ayah Elia.

Sampai di RSSA Malang, ada dokter yang langsung mengecek kondisi ayah Elia yang masih ada di ambulans. Namun, ayah Elia ternyata sudah meninggal. Jenazah almarhum pun langsung diantar ke rumah duka.

“Saya pribadi sedikit sakit hati dengan pihak RS Hermina soalnya orang tua sampai kritis. Napas saja susah. Di bentor nggak gerak, nadinya lemah. Kami minta tolong baik-baik untuk sekadar ngecek aja nggak bisa,” ujarnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id

Writer: M. Sholeh

Editor: Dwi Lindawati

 

Tags: Berita Kota Malang hari iniKasus RS Hermina MalangKota Malang hari iniPenolakan pasien di RS Hermina MalangRS Hermina MalangRS Hermina Malang viral
Dwi Linda

Dwi Linda

Related Stories

Jawa Timur

Cuaca Jawa Timur 20 Juli 2026 Berubah Drastis, Kabut Pekat hingga Hujan Mengintai Aktivitas Warga

by Mochamad Abdurrochim
20/07/2026 8:41 AM
0

Tugujatim.id - Cuaca di Jawa Timur pada Senin (20/07/2026) menunjukkan variabilitas yang signifikan, dengan kemunculan kabut tebal hingga hujan sedang...

Bojonegoro.

Bojonegoro Terima DBH PBB Rp116,6 Miliar, Sektor Migas Jadi Penyumbang Terbesar

by Dwi Linda
19/07/2026 2:05 PM
0

BOJONEGORO, Tugujatim.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro kembali menerima penyaluran Dana Bagi Hasil (DBH) Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) sebesar...

Unesa

Diduga Lakukan Kekerasan Verbal di Grup Whatsapp, Unesa Nonaktifkan Enam Mahasiswa

by Mochamad Abdurrochim
19/07/2026 12:53 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id – Sebanyak 6 mahasiswa vokasi dinonaktifkan sementara selama proses investigasi yang dilakukan Satuan Tugas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan...

Jawa Timur

Variasi Cuaca di Jawa Timur Mencolok, Dominasi Udara Kabur Berbanding Terbalik dengan Suhu Cerah yang Tinggi

by Mochamad Abdurrochim
19/07/2026 10:00 AM
0

Tugujatim.id - Cuaca di Jawa Timur pada Minggu (19/07/2026) menunjukkan dinamika atmosfer yang cukup kontras antara wilayah satu dengan lainnya....

Next Post
Malang Smart Arena.

Serunya Malang Smart Arena Tampilkan "Frozen Show", Nantikan Wisatawan Disuguhi Wahana Baru Sambut Idulfitri 2024

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID