• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Mafia tanah.

Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) bersama jajaran Polda Jatim, Sabtu (16/03/2024). (Foto: Izzatun Najibah/Tugu Jatim)

Menteri AHY Target Rampungkan 82 Kasus dalam Operasi Mafia Tanah 2024, Penanganan Meningkat Dibanding 2023

Dwi Linda by Dwi Linda
2 years ago
in Kriminal
0
Share on FacebookShare on Twitter

SURABAYA, Tugujatim.id – Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) memiliki target merampungkan 82 kasus dalam operasi kejahatan pertanahan atau mafia tanah. Tentu saja, target ini meningkat dibandingkan pada 2023.

“Pada 2024, kami menetapkan 82 target operasi yang memiliki potensi kerugian terhadap negara lebih dari Rp1,7 triliun dan total luasan bidang 4.590 hektare,” kata Menteri ATR/Kepala BPN Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) di Mapolda Jatim, Sabtu (16/03/2024).

You might also like

Sardo Swalayan.

Gagal Curi Uang Rp48 Juta di Sardo Swalayan Malang, Wanita Jatuh ke Atap Rumah Warga

20/07/2026 8:29 PM
Warga Turen.

Dugaan demi Judi Slot, Warga Turen Malang Nekat Curi Emas Tetangganya

20/07/2026 2:40 PM

AHY menjelaskan, jumlah tersebut mengalami peningkatkan dibanding 2023 yakni sebanyak 60 kasus.

Baca Juga: 10 Rekomendasi Tempat Wisata di Jawa Timur yang Populer: Biaya Murah Siap Nikmati Libur Lebaran Bareng Keluarga

“Kasus target operasi dan angka 82 ini mungkin masih bertambah sesuai perkembangan di lapangan jika memang ada hasil pendalaman yang bisa kami jadikan sebagai penambahan jumlah target operasi,” jelasnya.

Menteri yang baru dilantik pada Februari 2024 tersebut mengaku berkomitmen untuk memberantas kasus mafia tanah karena dianggap merugikan masyarakat.

“Rakyat terancam kehilangan haknya atas tanah dan bangunan yang mungkin aset kekayaan yang dia miliki. Tentu ini tidak adil bagi rakyat dan bentuk perampokan,” jelasnya.

Selain itu, kasus mafia tanah juga merugikan negara karena harus kehilangan pendapatan pajak dari bangunan serta kehilangan investor.

“Mafia tanah juga merugikan negara karena negara kehilangan pendapatan. Tentu saja, mereka menghindari transaksi legal yang seharusnya para pihak bisa membayar biaya pajak kepada negara tetapi tidak dilakukan,” tutur putra sulung presiden keenam RI tersebut.

Dia berharap, masyarakat bisa memiliki kesadaran tinggi untuk melakukan pendaftaran legalitas harga bangunan kepada Kementerian ATR/BPN untuk meminimalisasi terjadinya kasus mafia tanah.

Baca Juga: Performa Super Kencang Tiada Tanding: Review Redmi Note 13 Pro+ 5G, Smartphone Flagship Mewah dengan Kamera 200 MP

“Kami juga berkomitmnen untuk penindakan. Tentu harus dilakukan sinergi dengan berbagai lembaga jika ditemukan permasalahan yang tidak bisa diselesaikan dengan baik,” ujarnya.

Sementara itu, Kapolda Jatim tahun ini menargetkan sebanyak tujuh kasus operasi mafia tanah di Jatim dengan total aset tanah seluas 15,652 meter persegi.

“Sekarang sudah dua kasus yang berhasil kami ungkap, tinggal lima target operasi dalam proses pengungkapan,” jelas Kapolda Jatim Irjen Pol Imam Sugianto.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id

Writer: Izzatun Najibah

Editor: Dwi Lindawati

Tags: Berita Kota Surabaya hari iniKasus mafia tanahKementerian ATR/BPNKota Surabaya hari iniMenteri AHYPenanganan kasus mafia tanah
Dwi Linda

Dwi Linda

Related Stories

Sardo Swalayan.

Gagal Curi Uang Rp48 Juta di Sardo Swalayan Malang, Wanita Jatuh ke Atap Rumah Warga

by Dwi Linda
20/07/2026 8:29 PM
0

MALANG, Tugujatim.id – Aksi pencurian di Sardo Swalayan, Kota Malang, berakhir apes. Seorang perempuan berinisial MYP, 27, diduga terjatuh dari...

Warga Turen.

Dugaan demi Judi Slot, Warga Turen Malang Nekat Curi Emas Tetangganya

by Dwi Linda
20/07/2026 2:40 PM
0

MALANG, Tugujatim.id – Seorang pria berinisial DCP, 40, warga Kecamatan Turen, Kabupaten Malang, ditangkap jajaran Polres Malang setelah diduga mencuri...

Tuban

Polresta Tuban Ungkap Kasus Kekerasan Seksual terhadap Anak, Ayah Tiri Jadi Tersangka

by Mochamad Abdurrochim
20/07/2026 12:04 PM
0

TUBAN, Tugujatim.id – Satreskrim Polresta Tuban mengungkap kasus dugaan kekerasan seksual terhadap seorang anak di bawah umur. Seorang pria berinisial...

Gudang distributor makanan.

Terungkap! Warga Gresik Bobol Gudang Distributor Makanan di Kota Batu, Kirim Barang Curian lewat Ekspedisi

by Dwi Linda
18/07/2026 11:52 AM
0

BATU, Tugujatim.id – Satreskrim Polres Batu berhasil mengungkap kasus pembobolan gudang distributor makanan di Kota Batu, Jawa Timur. Seorang pria...

Next Post
Serambi Ampel.

Tempat RPH "Disulap" Jadi Sentra Kuliner Serambi Ampel, DPRD Kota Surabaya Apresiasi Upaya Angkat Potensi Wisata Religi

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID