MOJOKERTO, Tugujatim.id – Hasil kajian Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Mojokerto bahwa hampir seluruh Kecamatan masuk daerah rawan bencana hidrometeorologi. Inilah hasil pemetaan desa rawan longsor dari kategori sedang hingga tinggi di Kabupaten Mojokerto.
BPBD Kabupaten Mojokerto melihat potensi rawan tanah longsor kategori sedang di Kecamatan Bangsal yakni Desa Kutoporong dan Ngastemi. Sementara Kecamatan Dawarblandong terdapat potensi serupa di Desa Bangeran, Brayublandong, Cendoro, Cinandang, Dawarblandong, Gunungan, Gunungsari, Jatirowo, Madureso, Pucuk, Pulorejo, Simongagrok, Sumberwuluh, Suru, dan Temuireng.
“Desa-desa dalam keterangan tersebut masuk identifikasi kami berdasar kajian risiko yang telah disusun,” kata Sri Indra Astutik, Kabid Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kabupaten Mojokerto, Selasa (19/3/2024).
Potensi serupa juga di Kecamatan Dlanggu pada Desa Kalen, Kedunggede, Kedunglengkong, Randugenengan, Sambilawang, Sumberkarang dan Tumapel. Kemudian Kecamatan Gondang terdapat potensi pada Desa Bakalan, Bening, Centong, Gondang, Gumeng, Jatidukuh, Kalikatir, Kebontunggul, Kemasantani, Padi, Pugeran, Tawar, dan Wonoploso.
Sementara potensi di kecamatan Jatirejo terpantau pada desa Baureno, Bleberan, Jatirejo, Karangjeruk, Lebakjabung, Manting, Mojogeneng, Padangasri, hingga Sumberjati. Lalu kecamatan Jetis terdapat potensi pada Mojorejo dan Sidorejo serta disusul kecamatan Kemlagi pada desa Pandankrajan.
Lalu kecamatan Kutorejo terdapat potensi longsor sedang pada desa Jiyu, Karangdiyeng, Kepuharum, Kepuhpandak, Kertosari, Kutorejo, Payungrejo, Sampangagung, Simbaringin, Windurejo, hingga Wonodadi. Kemudian pada kecamatan Mojosari pada desa Sumbertanggul. Selanjutnya pada kecamatan Ngoro pada desa Kesemen, Kunjorowesi, Kutogirang, Lolawang, Manduro Manggung Gajah, Ngoro, Sedati, Srigading, Watesnegoro, Wonosari, serta Wotanmasjedong.
Potensi pada kecamatan Pacet terpantau pada desa Bendunganjati, Candiwatu, Cembor, Cepokolimo, Claket, Kembangbelor, Kemiri, Kesimantengah, Kuripansari, Mojokembang, Nogosari, Pacet, Padusan, Pandanarum, Petak, Sajen, Sumberkembar, Tanjungkenongo, Warugunung, hingga Wiyu.
Lalu kecamatan Pungging pada desa Banjartanggul, Curahmojo, Kalipuro, Lebaksono, Purworejo, Sekargadung, hingga Tunggalpager. Kemudian potensi pada kecamatan Puri terlihat di desa Brayung, Ketemasdungus, Kintelan, Plososari, dan Tampungrejo.
Potensi pada kecamatan Sooko terlihat di desa Blimbingasri, sementara kecamatan Trawas terlihat pada desa Belik, Duyung, Jatijejer, Kedungudi, Kesiman, Ketapanrame, Penanggungan, Seloliman, Selotapak, Sugeng, Sukosari, Tamiajeng dan Trawas. Disusul kecamatan Trowulan pada desa Domas, Jambuwok dan Pakis.
Selanjutnya potensi rawan longsor kategori tinggi terlihat pada kecamatan Gondang di desa Begaganlimo, Dilem, Gumeng, Jatidukuh, Kalikatir, Ngembat dan Wonoploso. Disusul kecamatan Jatirejo pada desa Bleberan, Jatirejo, Jembul, Lebakjabung, Manting, Rejosari, Sumberjati dan Tawangrejo.
Potensi kategori tinggi juga dijumpai pada kecamatan Ngoro di desa Kunjorowesi dan Manduro Manggung Gajah. Lalu kecamatan Pacet pada desa Kemiri, Kesimantengah, Pacet, Padusan, Sajen dan Wiyu. Disusul kecamatan Trawas pada desa Kedungudi, Kesiman, Ketapanrame, Seloliman dan Trawas.
Reporter : Hanif Nanda Zakaria
Editor: Darmadi Sasongko








