PASURUAN, Tugujatim.id – Pemilihan kepala daerah (pilkada) di Kabupaten Pasuruan memang masih akan digelar November 2024. Kendati demikian, sejumlah nama mulai bermunculan.
Salah satunya yang disebut-sebut bakal berkontestasi adalah Ramdhanu Dwiyantoro, mantan Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Kabupaten Pasuruan. Ramdhanu Dwiyantoro pernah menjabat Kajari Kabupaten Pasuruan sejak 2019-2022.
Sejumlah baliho Ramdhanu sudah mulai bermunculan saat Ramadan ini. Salah satunya yang terpantau tugujatim.id, adalah baliho yang berada di depan PT Pegadaian, Bangil.
Berdasarkan data yang dihimpun, selama menjabat di era kepemimpinan mantan bupati Pasuruan, Irsyad Yusuf, pria yang akrab Ramdhanu ini pernah mendapat sejumlah apresiasi. Di antaranya, apresiasi karena telah meminjamkan gedung kejari Kabupaten Pasuruan sebagai Posko Satgas Covid saat pandemi lalu.
Kemudian Ramdhanu juga pernah diapresiasi atas sinergi bersama pemerintah daerah, terutama dalam upaya penegakan hukum melalui beberapa program edukasi dan pengoptimalan pelayanan publik.
Salah satunya dia pernah bekerja sama dengan BEM Universitas Yudharta untuk mengedukasikan semangat antikorupsi dengan me-launching buku berjudul “RamRam: Membongkar Skandal Korupsi di Bumi Santri”.
Dia juga pernah berkolaborasi dengan Perhutani Kabupaten Pasuruan untuk melakukan MoU terkait penegakan Hukum Perdata dan Tata Usaha Negara.
Ramdhanu juga terkenal sebagai orang yang berjiwa sosial, salah satunya lewat program Jaksa Berkah (Jaksa Berbagi dan Berkhidmah) yang bertujuan berbagi kebahagiaan kepada masyarakat miskin. Dukungan terhadap Ramdhanu Dwiyantoro ini untuk maju sebagai salah satu bakal calon bupati Pasuruan disuarakan oleh sejumlah kalangan masyarakat. Di antaranya, dari beberapa kelompok ulama dan kiai, dan gus-gus muda Kabupaten Pasuruan hingga dukungan dari tokoh masyarakat yang tergabung dalam Komunitas Purna Bakti Kepala Desa Seluruh Indonesia (Kompakdesi) Kabupaten Pasuruan.
Banner dukungan terhadap Ramdhanu juga mulai terlihat terpasang di sejumlah titik, salah satunya di Kecamatan Bangil, Kabupaten Pasuruan. Munculnya dukungan suara terhadap Ramdhanu Dwiyantoro sebagai bakal calon bupati Pasuruan mendapat oleh sejumlah warga.
Ansori, 29, salah satu warga sekitar mengatakan, siapa pun sah-sah saja untuk mengusulkan dirinya menjadi bakal calon bupati Pasuruan. Menurut dia, salah satu hal yang menurutnya jadi potensi keunggulan dari sosok Ramdhanu adalah pengetahuannya di bidang hukum.
“Dia kan pernah jadi kajari yang tentunya paham hukum, jadi kalau jadi bupati, ya semoga bisa menegakkan hukum di Kabupaten Pasuruan,” ujar Ansori pada Selasa (19/03/2024).
Ansori sendiri berharap hukum di Kabupaten Pasuruan bisa ditegakkan. Sebab, wilayah Kabupaten Pasuruan sendiri terkenal dengan tingkat kriminalitas tinggi.
“Soalnya di daerah Kabupaten Pasuruan kan rawan kejahatan, begal, maling, pencurian, dan pemerkosaan. Harapannya bisa benar-benar ditegakkan hukum, terutama di Pasuruan,” ungkapnya.
Sementara itu, Norman, 45, warga lain berpendapat, dirinya belum terlalu mengenal sosok Ramdhanu. Bahkan, dia baru mendengar nama mantan kajari Kabupaten Pasuruan tersebut yang kini akan melangkah di kancah politik.
Bagi dia, siapa pun mempunyai hak untuk berpolitik, namun satu hal yang harus menjadi pegangan, bahwa sosok bupati Pasuruan nantinya harus bisa bersikap luwes, adil, dan bijak. Sebab, Kabupaten Pasuruan sendiri merupakan wilayah yang luas dengan keberagaman masyarakatnya yang multi etnis, agama, dan multi kultural.
“Siapa pun pemimpinnya yang penting nanti menghadapi siapa saja luwes, sopan tidak kaku, dan lembut cirinya di situ,” ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Writer: HA
Editor: Dwi Lindawati








