• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Baju koko.

Baju muslim pria, baju koko kerap dipakai saat Lebaran Idulfitri. (Foto: cihc.nl dan tokobajupria)

Kerap Dipakai saat Lebaran, Sejarah Unik Baju Koko Ternyata Berasal dari China

Dwi Linda by Dwi Linda
2 years ago
in Hiburan
1
Share on FacebookShare on Twitter

SURABAYA, Tugujatim.id – Baju koko selalu menjadi baju Lebaran pria. Uniknya, meski sering dipakai oleh pria muslim Indonesia, baju koko ternyata berasal dari China lho. Kok bisa?

Meski bukan sebagai identitas, tidak dapat dipungkiri jika baju koko identik dengan baju muslim pria di Indonesia. Dalam sejarah panjang, baju ini ternyata erat kaitannya dengan tradisi rakyat Tionghoa.

You might also like

Stasiun Lawang yang jarang dikupas.

Fakta Menarik Stasiun Lawang yang Jarang Dikupas, Menjadi Titik Penting Jalur Surabaya-Malang

04/07/2026 4:29 PM
Stasiun paling sepi jalur Surabaya-Malang.

5 Stasiun Paling Sepi Jalur Surabaya-Malang, Nomor 3 Punya Pemandangan Sawah

04/07/2026 2:32 PM

Melansir dari asumsi, baju koko pada awalnya mulai diperkenalkan oleh engko-engko (kakak laki-laki) masyarakat Tinghoa. Sebutan itulah yang hingga kini bertransformasi di masyarakat Indonesia menjadi baju koko.

Baca Juga: Glowingkan Motor Ojol, Kilap Premium buat Program CSR untuk Ojek Online

Menariknya, baju ini memiliki perpaduan kultural yang menarik. Awalnya, modelnya menyerupai baju Surjan, pakaian tradisional Jawa yang memiliki ciri khas panjang yang sama di bagian depan dan belakang.

Namun, ketika masuk ke Indonesia yang diperkenalkan oleh engko-engko Tionghoa Indonesia pada ke-5 Masehi sehingga secara gaya dan bentuknya mengikuti kultural masyarakat di sini.

Koko identik dengan baju Muslim. Pertama-tama, modelnya pas, menutup aurat dan sangat sopan, serta bahannya yang longgar dan nyaman. Jadi, sudah sejak lama cocok untuk iklim tropis seperti di Indonesia.

Dari sejarah ini, menunjukkan jika pergeseran budaya juga bisa memengaruhi bentuk pakaian. Begitu juga dengan warga Tionghoa yang beralih cenderung menggunakan pakaian barat ketika ada persamaan derajat dengan warga Eropa. Tidak lagi menggunakan pakaian tradisional koko.

Baca Juga: Murah 10 Jutaan! Review Asus VivoBook S14 S430FN: Dilengkapi Windows 10 Original dan SSD Berkapasitas 512GB

Selain menjadi pakaian keseharian, baju ini juga melambangkan nilai-nilai agama dalam desainnya. Sebuah penelitian lain mengungkap bahwa setiap bagian dari baju koko, mulai dari kerah hingga lengan, memiliki simbol-simbol yang mewakili prinsip-prinsip Rukun Islam.

Pada kerah leher, terdapat tiga buah kancing yang melambangkan iman, ikhsan, dan Islam. Sementara itu, kancing-kancing di bagian bahu dan lengan melambangkan dua kalimat syahadat dan rukun iman, serta di bagian dada melambangkan rukun Islam.

Dengan begitu, baju koko tidak hanya menjadi pakaian yang melindungi aurat, tetapi juga merupakan simbol yang mendalam dari keyakinan dan prinsip-prinsip agama dalam kehidupan sehari-hari. Dari China hingga ke Indonesia, jejak perjalanan baju ini menunjukkan bagaimana budaya dan agama dapat bersatu dalam sebuah pakaian yang sederhana namun sarat makna.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id

Writer: Izzatun Najibah

Editor: Dwi Lindawati

Tags: Baju koko asal ChinaBaju koko di IndonesiaBaju koko Lebaran 2024Rekomendasi baju kokoSejarah baju koko
Dwi Linda

Dwi Linda

Related Stories

Stasiun Lawang yang jarang dikupas.

Fakta Menarik Stasiun Lawang yang Jarang Dikupas, Menjadi Titik Penting Jalur Surabaya-Malang

by Dwi Linda
04/07/2026 4:29 PM
0

MALANG, Tugujatim.id – Stasiun Lawang yang jarang dikupas di tengah padatnya aktivitas perkeretaapian di Malang Raya, perhatian masyarakat umumnya lebih...

Stasiun paling sepi jalur Surabaya-Malang.

5 Stasiun Paling Sepi Jalur Surabaya-Malang, Nomor 3 Punya Pemandangan Sawah

by Dwi Linda
04/07/2026 2:32 PM
0

Tugujatim.id – Stasiun paling sepi jalur Surabaya-Malang ternyata masih jadi hal yang jarang disadari banyak penumpang. Padahal, hampir setiap hari...

Aroma parfum.

7 Kombinasi Aroma Parfum untuk Cuaca Panas, Wanginya Segar dan Tahan Lama

by Dwi Linda
02/07/2026 12:04 PM
0

Tugujatim.id – Saat cuaca sedang panas, memilih aroma parfum tidak hanya soal wangi yang disukai. Aroma yang terlalu pekat terkadang...

Film bioskop Surabaya.

7 Film Bioskop Surabaya yang Cocok Ditonton selama Libur Juli 2026

by Dwi Linda
02/07/2026 10:54 AM
0

SURABAYA, Tugujatim.id - Libur Juli 2026 bisa menjadi momen yang tepat untuk menikmati waktu bersama keluarga, pasangan, maupun sahabat dengan...

Next Post
Ngopi.

Cerita Warga Mojokerto Berbagi Pengalaman Ngopi Asyik di Kota Malang dan Kota Onde-Onde

Comments 1

  1. Pingback: Cerita Warga Mojokerto Berbagi Pengalaman Ngopi Asyik di Kota Malang dan Kota Onde-Onde - Tugujatim.id

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID