• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Botol Siropen Water, Siropen Telasih, dan Siropen Gourmet yang dijajar di atas meja Pabrik Siropen di Jalan Mliwis No 5 Surabaya, Kamis (01/07/2021). (Foto: Rangga Aji/Tugu Jatim)

Botol Siropen Water, Siropen Telasih, dan Siropen Gourmet yang dijajar di atas meja Pabrik Siropen di Jalan Mliwis No 5 Surabaya, Kamis (01/07/2021). (Foto: Rangga Aji/Tugu Jatim)

Pabrik Sirup Pertama di Indonesia hingga Sejarahnya dalam Perang 10 November 1945 di Surabaya (1)

Dwi Lindawati by Dwi Lindawati
5 years ago
in News
0
Share on FacebookShare on Twitter

SURABAYA, Tugujatim.id – Apakah Anda tahu di manakah pabrik pembuatan sirup tertua di Surabaya? Bahkan, ini menjadi pabrik sirup pertama di Indonesia lho. Barangkali banyak yang tidak tahu jika pabrik sirup pertama di Indonesia didirikan oleh JC Van Drongelen pada 1923 silam dengan nama Pabrik Siropen. Lokasinya pun tepat di Jalan Mliwis No 5 Kota Surabaya, dekat pusat sejarah Jembatan Merah dan letaknya sekitar 150 meter dari Polrestabes Surabaya.

Unit Siropen L. M. Alfian Z, mengatakan, Siropen merupakan pabrik yang didirikan sejak zaman penjajahan Belanda dan Jepang, setidaknya telah melewati periode pra-kemerdekaan dan kemerdekaan di Indonesia.

You might also like

DPRD Kota Malang

DPRD Kota Malang Klaim Sudah Kirim Aspirasi Mahasiswa ke Pusat, Respons Tuntutan Penghentian MBG di Demo Rabu, Berbeda!

17/06/2026 11:17 PM
IJTI

Mohamad Mahrus Terpilih Aklamasi Pimpin IJTI Pantura Raya Periode 2026-2029

17/06/2026 10:58 PM
Pelat nama Pabrik Limun dan Sirup "Telasih" atau Pabrik Siropen yang terpasang di depan pintu masuk, Kamis (01/07/2021). (Foto: Rangga Aji/Tugu Jatim)
Pelat nama Pabrik Limun dan Sirup “Telasih” atau Pabrik Siropen yang terpasang di depan pintu masuk, Kamis (01/07/2021). (Foto: Rangga Aji/Tugu Jatim)

“Siropen merupakan pabrik air demineral, telasih, dan ‘gourmet’ (penilai rasa makanan, red) salah satu yang tertua di Surabaya dan didirikan sejak 1923 silam oleh JC Van Drongelen. Saat itu zaman penjajahan Belanda dan Jepang,” terangnya saat ditemui Tugu Jatim, Kamis (01/07/2021).

Di sisi lain, Alfian, sapaan akrabnya, saat itu ada upaya nasionalisasi berbagai pabrik dan perkebunan oleh Presiden Pertama RI Ir Soekarno. Termasuk di dalamnya, Pabrik Limun dan Sirup “Telasih” yang bernama “Siropen” tersebut.

Catatan sejarah dari Pabrik Siropen yang tertulis dalam buku "Benteng-Benteng Soerabaia" karya Nanang Purwono, Kamis (01/07/2021). (Foto: Rangga Aji/Tugu Jatim)
Catatan sejarah dari Pabrik Siropen yang tertulis dalam buku “Benteng-Benteng Soerabaia” karya Nanang Purwono, Kamis (01/07/2021). (Foto: Rangga Aji/Tugu Jatim)

“Saat itu Presiden Soekarno mengupayakan nasionalisasi semua pabrik yang ada di Indonesia, khususnya di Kota Surabaya. Lalu, pengelolaan pabrik diberikan pada Pemprov Jawa Timur,” lanjutnya.

Bangunan Pabik Siropen ini beberapa kali sempat berpindah tangan. Sebut saja, pada 1942 silam pernah diambil alih oleh serdadu Jepang. Setelah pendudukan Jepang usai, pabrik telasih tersebut dikuasai kembali oleh Belanda hingga ada upaya nasionalisasi pada 1958, semua perusahaan milik Belanda diambil alih oleh Indonesia kembali.

Pada 1962, Pabrik Siropen ini diserahkan ke Perusahaan Industri Daerah Makanan dan Minuman yang dilebur menjadi P.D. Aneka Pangan pada 1985. Lalu, Alfian menegaskan, pada 2002 masuk ke PT Pabrik Es Wira Jatim yang merupakan “holding company” dari PT Panca Wira Usaha Jawa Timur.

Dokumentasi momen masa lalu dari Pabrik Siropen yang tertempel di salah satu bilik dinding ruang tamu pabrik, Kamis (01/07/2021). (Foto: Rangga Aji/Tugu Jatim)
Dokumentasi momen masa lalu dari Pabrik Siropen yang tertempel di salah satu bilik dinding ruang tamu pabrik, Kamis (01/07/2021). (Foto: Rangga Aji/Tugu Jatim)

“Selain pabrik, upaya nasionalisasi juga dilakukan Ir Soekarno pada aspek perkebunan. Pada zaman kemerdekaan dulu, Siropen juga sempat memproduksi botol (tapi sekarang sudah tidak, fokus produksi air demineral, telasih, dan gourmet, red),” tegasnya.

Alfian melanjutkan, menariknya ada penelitian yang dikerjakan oleh Komunitas “Roode Burg Soerabaia” yang menghasilkan fakta sejarah bahwa Pabrik Siropen saat gejolak perang 10 November 1945 berlangsung, dipakai sebagai pusat persembunyian pelajar dan tentara pribumi untuk mengamankan diri.

Mengingat, saat itu meletusnya perang 10 November 1945 pasca terbunuhnya Brigjen Aubertin Walter Souther (AWS) Mallaby saat momentum “Battle of Surabaya” di kawasan Jembatan Merah pada 30 Oktober 1945. AWS Mallaby terbunuh akibat tembakan misili yang diletuskan pejuang kemerdekaan Surabaya, kendati belum diketahui secara pasti siapa sosok yang membuat AWS Mallaby tewas.

“Saat perang 10 November 1945, pasca terbunuhnya Brigjen AWS Mallaby di Jembatan Merah. Pabrik Siropen ini sempat jadi tempat persembunyian pelajar. Sebagian pasukan juga mengamankan diri di sini,” bebernya.

Panjang lebar menceritakan sejarah Pabrik Siropen, Alfian kemudian menjelaskan soal pengelolaan, produksi, dan distribusi sirup merek Siropen Air Demineral, Siropen Telasih, dan Siropen Gourmet di berbagai wilayah di Indonesia.

Tags: Kota SurabayaPabrik SiropenPabrik Siropen SurabayaPabrik sirup tertua di IndonesiaPerusahaan sirup pertama di Surabaya
Dwi Lindawati

Dwi Lindawati

Related Stories

DPRD Kota Malang

DPRD Kota Malang Klaim Sudah Kirim Aspirasi Mahasiswa ke Pusat, Respons Tuntutan Penghentian MBG di Demo Rabu, Berbeda!

by Mochamad Abdurrochim
17/06/2026 11:17 PM
0

MALANG, Tugujatim.id – DPRD Kota Malang mengklaim telah meneruskan aspirasi mahasiswa yang disampaikan dalam aksi #IndonesiaGawatDarurat pada 15 Juni 2026...

IJTI

Mohamad Mahrus Terpilih Aklamasi Pimpin IJTI Pantura Raya Periode 2026-2029

by Mochamad Abdurrochim
17/06/2026 10:58 PM
0

TUBAN, Tugujatim.id – Mohamad Mahrus terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Korda Pantura Raya periode 2026-2029...

Malang

Donatur Kolektif Kembali Buka Posko Logistik di Aksi DPRD Kota Malang, Angkat Pesan ‘Makanan Beneran Gratis’

by Mochamad Abdurrochim
17/06/2026 9:47 PM
0

MALANG, Tugujatim.id - Komunitas Donatur Kolektif kembali membuka posko logistik untuk mendukung peserta aksi yang digelar di depan Gedung DPRD...

Surabaya

Di Tengah Aksi Demonstrasi Mahasiswa di Surabaya, Pedagang Minuman dan Es Raup Berkah

by Mochamad Abdurrochim
17/06/2026 7:36 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id – Aksi demonstrasi yang digelar Aliansi BEM Surabaya (ABS) di depan Gedung Negara Grahadi Surabaya, Rabu (17/06/2026), tidak...

Next Post
Menko Marinves, Luhut Binsar Pandjaitan bersama Menkes, Gunadi Sadikin saat menyampiakn terkait rincian ketentuan terkait PPKM Darurat yang mulai berlaku 3-20 Juli mendatang. (Foto: YouTube/Sekretariat Presiden) tugu jatim

Rincian Ketentuan PPKM Darurat di Jawa dan Bali yang Berlaku 3-20 Juli 2021

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID