SURABAYA, Tugujatim.id – Niat dan dibarengi kerja keras, akan menuntun ke rezeki yang tidak terduga. Ungkapan itu mungkin bisa menggambarkan kisah Paridjan (65), salah satu jemaah haji dari Embarkasi Surabaya. Tukang Ngarit atau Pencari Rumput asal Lamongan naik haji berbersama istrinya, Tasriyatun.
Paridjan memiliki keinginan kuat untuk berhaji bersama Tasriyatun sejak tahun 2005. Tahun ini, keduanya mewujudkan niat tersebut dengan tergabung menjadi jemaah haji Embarkasi Surabaya Kloter 07 asal Kabupaten Lamongan.
“Saya usahakan tiap bulan rutin menabung. Kalau jumlahnya tidak tentu. Bisa Rp50 Ribu, Rp100 Ribu, Rp300 Ribu, sebisanya saja,” kata Paridjan.
Sedikit demi sedikit uang yang dikumpulkan, barulah tahun 2011 Paridjan dan istri bisa mendaftar sebagai calon jemaah haji.
Baginya tidak mudah. Pasalnya, sehari-hari pria asal Rangge, Kelurahan Sukomulyo, Lamongan ini mengais rezeki dari mencari rumput atau menjadi tukang ngarit rumput untuk hewan ternak.
Hasilnya tidak seberapa. Setiap bulan, dia hanya mendapat upah sebesar Rp1,8 juta dari juragannya. Untuk mencukupi kebutuhan makan dan tabungan, Paridjan juga sesekali menjadi tukang jagal hewan.
“Alhamdulillah hasil dari tukang jagal bisa digunakan untuk menambah sedikit-sedikit abungan haji,” imbuhnya.
Semangatnya tak luntur meski setiap hari dia harus mengirit untuk menyisihkan uang tabungan demi bisa mewujudkan keinginan istri menginjakkan kaki ke Tanah Suci.
“Tetangga-tetangga saya banyak yang sudah berhaji. Suatu hari istri saya bilang kalau dia ingin kami bisa naik haji seperti tetangga tapi dia pesimis, wong saya ini cuma tukang ngarit, upahnya kecil. Istripun cuma ibu rumah tangga biasa, Mana bisa berangkat haji,” tuturnya.
Menurutnya, rezeki memang datang tak terduga. Jika memiliki niat yang benar-benar tulus, maka Allah SWT akan mengabulkannya. Sebab ibadah haji juga panggilan Allah SWT.
“Haji kan panggilan nggih. Yang uangnya miliaran belum tentu bisa berangkat kalau Allah tidak menghendaki,” tandasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Reporter : Izzatun Najibah
Editor : Darmadi Sasongko








