• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Unim Mojokerto.

Rektor Unim Mojokerto Dr Rachman Sidharta Arisandi (berdiri, tengah) saat berdiskusi di acara LKMM PD BEM FISIP, Kamis (23/5/2024). (Foto: BEM FISIP Unim Mojokerto)

Efek Pemilu Serentak Golput Tembus 40 Juta Suara, Rektor Unim Mojokerto Bicara soal Disafeksi Politik

Dwi Linda by Dwi Linda
2 years ago
in News
0
Share on FacebookShare on Twitter

MOJOKERTO, Tugujatim.id – Pemilihan umum (pemilu) serentak telah bergulir pada Februari 2024. Meski begitu, angka golongan putih alias golput tembus 40 juta lebih suara.

“Total suara tersebut jauh melampaui pemilih PDI Perjuangan yang mendapat total 25.387.279 suara serta beda tipis dengan pemilih pasangan calon (paslon) Anies-Muhaimin yang mencapai 40.971.906 suara,” ujar Rektor Unim Mojokerto Dr Rachman Sidharta Arisandi saat mengisi acara LKMM PD BEM FISIP Unim Mojokerto, Kamis (23/05/2024).

You might also like

Pemkot Surabaya.

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir, Area tanpa Izin Terancam Ditutup

21/07/2026 8:30 PM
Gus Kikin.

Gus Kikin Siap Maju sebagai Calon Ketua Umum PBNU, Ngaku Terima Penugasan PWNU Jatim

21/07/2026 7:17 PM

Pada acara tersebut, dua topik penelitian disajikan secara panel. Dr Rachman Sidharta Arisandi menjelaskan tentang Jalur-Jalur Menuju Disafeksi Politik: Literasi Politik, Persepsi Korupsi Politik, dan Political Distrust. Sementara itu, dosen Pascasarjana UIBU Malang Dr Sakban Rosidi menjelaskan tentang Mengeksplorasi Signifikansi Citra Politik Gemoy: Tipologi dan Karakteristik Pemilih, serta Calon Presiden Pilihan Mereka.

Baca Juga: PKB Jatim Sebut Kelompok Muda Perempuan NU Ingin Menaker Ida Fauziyah Maju ke Pilgub 2024, Saingi Khofifah?

Tingginya angka golput pada Pemilu Februari lalu, Dr Rachman melanjutkan, dikhawatirkan dapat mengganggu legitimasi yang menyangkut dasar pengakuan dan dukungan rakyat terhadap pemerintah. Tanpa legitimasi cukup, negara akan cenderung labil, tidak ada stabilitas nasional, sulit melakukan perubahan, serta tidak sanggup memperluas bidang dan meningkatkan mutu kesejahteraan.

“Tanpa legitimasi, government akan ungovernable,” tegasnya.

Dr Rachman menengarai bahwa fenomena tersebut berhubungan dengan literasi politik. Pasalnya, literasi politik menyumbang peningkatan hasrat proses demokrasi yang bermutu, penegakan hukum dan etika, sekaligus dorongan mendapatkan clean government and good governance.

“Selain itu, persepsi bahwa demokrasi belum bermutu, penegakan hukum dan etika masih lemah, serta clean government and good governance yang belum terwujud turut menyumbang pada kesangsian dan disafeksi politik,” sambungnya.

Materi yang disampaikan oleh Dr Rachman ini menjelaskan tentang jalur-jalur menuju disafeksi politik. Selain berangkat dari fenomena golput, kemelekan politik (political literacy) mendasari persepsi evaluatif korupsi politik (patronage and money).

Baca Juga: Healing Tipis-Tipis di Teluk Love Jember bareng Pasangan, Tak Perlu Jauh ke Korea dan Paris: Ada Spot Gembok Cinta

“Persepsi evaluatif korupsi politik memicu kesangsian politik (political distrust) atau kecurigaan politik (political suspicion). Lalu, kesangsian politik menumbuhkan rasa tak-suka politik (political disaffection) dengan faktor apatisme dan sinisme politik (political apathy and cycisim),” urai Dr Rachman.

Sebagai penutup, Dr Rachman mengatakan, tersedia dua penghadapan akibat kondisi politik terkini khususnya pasca Pemilu Serentak Februari 2024. Pertama, hentikan literasi politik rakyat yang jelas melawan akal sehat dan hukum peradaban.

“Kedua, upayakan bersama-sama demokrasi yang bermutu, penegakan hukum dan etika, serta clean government and good governance,” ujarnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id

Writer: Hanif Nanda Zakaria

Editor: Dwi Lindawati

Tags: BEM FISIP Unim MojokertoBerita Kabupaten Mojokerto hari iniBerita rektor Unim MojokertoBerita Unim MojokertoBerita Unim Mojokerto terbaruKabupaten Mojokerto hari ini
Dwi Linda

Dwi Linda

Related Stories

Pemkot Surabaya.

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir, Area tanpa Izin Terancam Ditutup

by Dwi Linda
21/07/2026 8:30 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya terus mengawasi dengan ketat terhadap pengelolaan parkir. Pemkot Surabaya mengawasi berbagai tempat mulai...

Gus Kikin.

Gus Kikin Siap Maju sebagai Calon Ketua Umum PBNU, Ngaku Terima Penugasan PWNU Jatim

by Dwi Linda
21/07/2026 7:17 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id – Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur Abdul Hakim Mahfudz atau yang akrab disapa Gus Kikin...

Angkot pelajar gratis.

80 Angkot Pelajar Gratis Segera Hadir di Malang, Pemkot Tunggu Audit 4 Koperasi Rampung

by Dwi Linda
21/07/2026 6:45 PM
0

MALANG, Tugujatim.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Malang melalui dinas perhubungan (dishub) terus mematangkan pelaksanaan program angkot pelajar gratis. Saat ini,...

Penjual kambing.

Viral Penjual Kambing Kota Batu Disebut Mirip Yesus, Ternyata Niat Awalnya untuk Berdakwah

by Dwi Linda
21/07/2026 6:33 PM
0

BATU, Tugujatim.id – Seorang penjual kambing Kota Batu, Jawa Timur, mendadak viral menjadi perbincangan di media sosial. Faiq Muhammad Alkhatiri...

Next Post
KPUK Tuban.

Petakan Jumlah TPS, KPUK Tuban Proyeksikan 1.865 Unit di Pilkada Serentak

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID