Tugujatim.id – Seru nih bahas cara diet IF pemula yang sering dikepoin oleh banyak orang. Diet ini emang lagi hits banget karena manfaatnya yang segudang, mulai dari menurunkan berat badan, meningkatkan kesehatan, sampai memperpanjang umur.
Tapi, memulai diet ini kadang bikin bingung, apalagi buat pemula. Jadi, yuk kita bahas gimana cara diet IF pemula dengan gampang dan santai!
Apa Itu Diet Intermittent Fasting?
Sebelum kita bahas cara diet IF pemula, yuk pahami dulu apa itu diet intermittent fasting. Jadi, diet IF ini intinya adalah pola makan yang mengatur kapan kamu makan dan kapan puasa. Nggak kayak diet lainnya yang ribet harus ngitung kalori atau makan makanan tertentu, IF lebih fokus ke waktu makan.
Cara Memulai Diet Intermittent Fasting
Buat kamu yang baru mau coba, ada beberapa metode diet IF yang bisa dipilih. Yuk, kita simak satu-satu!
1. Eat Stop Eat
Metode ini cukup simpel: kamu puasa selama 24 jam, satu atau dua kali seminggu. Selama puasa, kamu cuma boleh minum yang bebas kalori kayak air putih, teh, atau kopi tanpa gula. Setelah puasanya selesai, kamu bisa makan seperti biasa tanpa ngurangi porsi. Tapi, metode ini bisa cukup berat buat pemula karena tubuh perlu penyesuaian.
2. Diet Pejuang (Warrior Diet)
Metode ini lumayan ekstrem karena kamu cuma makan buah dan sayur mentah dalam porsi kecil selama 20 jam puasa, dan makan besar di malam hari selama 4 jam. Kamu harus pastikan makanan yang dikonsumsi di malam hari punya cukup karbohidrat, gizi, dan nutrisi untuk menunjang puasa selama 20 jam.
3. Puasa 2 Hari Sekali
Metode ini cocok buat kamu yang suka tantangan. Kamu puasa tiap dua hari sekali, dan di hari puasa cuma boleh minum atau makan yang bebas kalori. Di hari nggak puasa, kamu bebas makan apa pun sebanyak yang kamu mau. Diet ini bisa membantu menurunkan berat badan dan menyehatkan jantung, tapi kurang disarankan buat pemula.
4. Metode 5:2
Di metode ini, kamu puasa dua kali seminggu dan makan seperti biasa di lima hari lainnya. Saat puasa, pria cuma boleh mengonsumsi 600 kalori dan wanita 500 kalori. Metode ini lebih ringan dibanding yang lain dan bisa membantu menurunkan kadar insulin.
5. Puasa 16 Jam Sehari (16:8)
Metode ini cukup populer karena nggak terlalu berat. Kamu puasa selama 16 jam dan makan di 8 jam sisanya. Biasanya, orang yang menjalani metode ini melewatkan sarapan dan cuma makan siang dan makan malam. Metode ini bisa membantu tubuh mengubah lemak jadi energi.
6. Puasa 12 Jam Sehari
Ini metode yang paling cocok buat pemula karena durasi puasanya nggak terlalu lama. Kamu puasa 12 jam sehari dan makan di sisa waktunya. Metode ini mirip dengan puasa di bulan Ramadan dan bisa membantu tubuh mengubah lemak jadi energi lebih cepat.
Cara Sukses Diet Intermittent Fasting untuk Pemula
Buat yang baru mulai, ada beberapa cara diet IF pemula biar kamu sukses dan nggak bikin stres. Simak ya!
1. Mulai Perlahan
Jangan langsung coba metode yang berat. Mulai dari yang ringan seperti puasa 12 jam sehari. Tubuh perlu waktu buat adaptasi, jadi jangan buru-buru.
2. Tetap Terhidrasi
Minum air yang cukup selama puasa supaya nggak dehidrasi. Selain air putih, kamu bisa minum teh atau kopi tanpa gula biar nggak bosen.
3. Konsisten
Kunci sukses diet IF adalah konsistensi. Pilih metode yang paling nyaman buat kamu dan jalani dengan konsisten. Jangan sering ganti-ganti metode karena bisa bikin tubuh bingung.
4. Pilih Makanan Sehat
Walaupun kamu bebas makan apa aja saat nggak puasa, pilih makanan yang sehat dan bergizi biar tubuh tetap fit. Hindari makanan instan dan makanan dan banyak gula.
5. Dengarkan Tubuhmu
Kalau tubuh merasa lelah atau nggak nyaman, jangan paksakan. Beri waktu buat tubuh beradaptasi dengan pola makan baru. Kalau perlu, konsultasi dengan dokter atau ahli gizi.
6. Jangan Melewatkan Sahur
Kalau kamu memilih metode yang melibatkan puasa di pagi hari, jangan lewatkan sahur. Makan sahur yang sehat bisa memberikan energi yang cukup buat aktivitas seharian.
Manfaat Diet Intermittent Fasting
Selain menurunkan berat badan, diet IF punya banyak manfaat lain lho! Yuk, kita lihat apa aja manfaatnya:
1. Meningkatkan Kesehatan Jantung
Diet IF bisa membantu menurunkan tekanan darah, kadar kolesterol, dan gula darah, yang semuanya baik buat kesehatan jantung.
2. Meningkatkan Fungsi Otak
Puasa bisa merangsang produksi protein yang mendukung kesehatan sel-sel otak dan bisa mencegah penyakit neurodegeneratif seperti Alzheimer.
3. Meningkatkan Metabolisme
Diet IF bisa meningkatkan metabolisme tubuh sehingga lebih efisien dalam membakar kalori.
4. Meningkatkan Sensitivitas Insulin
Dengan diet IF, tubuh jadi lebih sensitif terhadap insulin, yang bisa membantu mencegah diabetes tipe 2.
5. Mengurangi Peradangan
Puasa bisa membantu mengurangi peradangan dalam tubuh yang berhubungan dengan berbagai penyakit kronis.
Jadi itulah cara diet IF pemula yang bisa kamu coba. Diet intermittent fasting ini bisa jadi solusi yang efektif buat kamu yang pengen menurunkan berat badan tanpa ribet. Dengan memilih metode yang tepat dan konsisten menjalankannya, kamu bisa merasakan manfaatnya. Jangan lupa, selalu dengarkan tubuhmu dan jangan ragu konsultasi dengan dokter atau ahli gizi kalau ada yang perlu ditanyakan. Selamat mencoba diet IF, semoga berhasil!
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Writer: Aliff Muzayyin/Magang
Editor: Dwi Lindawati








