PASURUAN, Tugujatim.id – Dua pelaku pembunuhan buruh pabrik di Pasuruan melayangkan ancaman kepada istri dan anak korban, sebelum menghabisi korbannya dengan senjata tajam. Korban Murdiono (29) dihabisi pelaku kakak beradik di depan anggota keluarganya dengan sabetan sejata tajam beberapa kali.
Prasetyo (29), rekan korban mengatakan, kedua pelaku datang ke rumah korban pada pukul 00.30 WIB mencari Murdiono dengan nada emosi. Salah satu pelaku menelpon istri korban agar korban keluar rumah. Ketika keluar rumah, tanpa basa-basi pelaku langsung membacokkan celurit ke tubuh korban di depan istri dan mertuanya.
“Mereka sadis sekali, korban dibunuh di depan mertua dan istrinya,” ujar Prasetyo usai melayat pada Rabu (10/7) siang.
Hasil penyelidikan polisi, dua pelaku yakni Abdul Rosyid (28) dan Abdur Rohman (26) menghabisi korban dengan cara membacoknya berkali-kali. Usai melakukan aksinya, warga Dusun Burajah, Desa Mambulu Barat, Kecamatan Tambelangan, Kabupaten Sampang langsung melarikan diri.
Alwi (53) tetangga korban mengatakan, sempat terjadi cekcok antara korban dan pelaku, tetapi tidak diketahui penyebab pasti cekcok tersebut.
“Pelaku datang langsung ada cekcok,” ujar Alwi.
Bahkan pelaku sempat mengancam istri dan mertua korban agar tidak ikut campur dengan urusan mereka.
“Pelaku mengancam kekuarga korban agar tidak ikut campur,” imbuhnya.
Murdiono (29) warga Dusun Rohkepuh, Desa/Kecamatan Beji, Kabupaten Pasuruan dibunuh dengan keji di depan rumahnya, Rabu (10/7/2024) sekitar pukul 01.00 WIB. Korban ditemukan tergeletak bersimbah darah dengan luka senjata tajam di wajah, lengan, tangan, dan kaki.
Dua tersangka pembunuhan, Abdul Rosyid (28) dan Abdur Rohman (26) akhirnya menyerahkan diri ke polisi. Bersama dengan disita barang bukti berupa senjata tajam jenis celurit dan sepeda motor Suzuki Smash yang digunakan pelaku.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Reporter: Laoh Mahfud
Editor: Darmadi Sasongko








