• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Difabel.

Ilustrasi rudapaksa difabel hingga hamil empat bulan di Jember, ternyata terduga pelaku adalah iparnya sendiri. (Foto: Freepik)

Difabel di Jember Hamil Pasca Diperkosa, Terduga Pelaku Ternyata Iparnya Sendiri

Dwi Linda by Dwi Linda
2 years ago
in Kriminal
0
Share on FacebookShare on Twitter

JEMBER, Tugujatim.id – Terduga pelaku pemerkosaan difabel tunawicara di Kecamatan Pakusari, Kabupaten Jember, Jatim, ternyata adalah iparnya sendiri. Pelaku berinisial SGK terduga rudapaksa merupakan suami dari sepupu korban berinisial S yang berada di desa sebelah.

Belum diketahui jelas apa yang melatarbelakangi SGK melakukan rudapaksa S, difabel yang juga seorang single parent ini yang hendak pulang dari sungai dengan memakai sehelai handuk di badannya. SGK terduga pelaku melampiaskan nafsunya kepada S dengan menyeretnya ke jurang di dekat sungai.

You might also like

Siswi MTs di Pasuruan.

Siswi MTs di Pasuruan Dirujuk ke RSJ Lawang usai Diduga Tusuk Temannya, Polisi Dampingi Pemeriksaan Psikologis 

03/06/2026 10:00 AM
Pemuda Pasuruan.

4 Pemuda Pasuruan Diduga Aniaya 2 Anak di Bawah Umur, Polisi Ungkap Motifnya!

30/05/2026 6:31 PM

Selain menyeret, terduga SGK juga membungkam dan mendorong korban hingga jatuh tidak berdaya di tanah. Meski mendapatkan perlawanan dari korban yang tenaganya lebih lemah, SGK yang merupakan terduga pelaku berhasil melampiaskan nafsunya.

Baca Juga: Fraksi Nasdem Jember Ajukan Hak Interpelasi, Buntut Program Bupati Minim Realisasi

Setelah melakukan rudapaksa, sang ipar bergegas meninggalkan S yang tidak berdaya di jurang. Sementara itu, S hanya bisa menangis dan segera bergegas pulang ke rumahnya.

Di rumah, korban sampai tidak bisa berbuat apa-apa dan tidak memberitahukan kejadian tersebut ke keluarganya. Dia memanggil anaknya yang berusia delapan tahun, lalu S menyuruh untuk menginjak perutnya.

Anak S yang tidak tahu menahu akhirnya mengikuti perintah ibunya. Anak S langsung menaiki perut ibunya dan menginjaknya berkali-kali. Aksi tersebut sempat diketahui ibu S atau nenek dari anak S dan memintanya untuk berhenti menginjak-injak perut S.

Saat itu, ibu S sempat menaruh rasa curiga dan menanyakan kenapa korban melakukan hal sedemikian. Karena khawatir, S pun tidak menjawab pertanyaan yang dilontarkan ibunya. Bahkan S hanya melambaikan tangannya yang bermaksud menjawab ibunya bahwa tidak ada apa-apa.

Selang beberapa waktu, ibu korban yang masih menaruh rasa curiga, akhirnya memutuskan membeli testpack. Alangkah mengejutkan, S yang merupakan korban ternyata positif hamil. Ibu S lantas menanyakan kepada korban terkait pelaku yang telah menyetubuhinya.

Setelah S memberitahukan semuanya, keluarga korban tidak terima atas perlakuan iparnya itu. Lantas, keluarga S meminta pertanggungjawaban kepada terduga pelaku SGK. Atas tuduhan itu, sang ipar justru menyangkal perbuatan tercelanya.

Baca Juga: Dugaan Pelanggaran Netralitas ASN, Bawaslu Kabupaten Mojokerto Teruskan Hasil Kajian ke KASN

Bahkan, sang ipar sampai menyewa dua LSM yang akan melindungi dirinya dari tudingan rudapaksa kepada S. SGK bahkan sempat mengancam keluarga S dengan melaporkan balik ke pihak berwenang yaitu polisi. Ibu S berharap agar pihak kepolisian dapat dapat menangani kasus yang menimpa anaknya.

“Kami berharap kepolisian dan pemerintah melakukan proses sesuai hukum yang berlaku,” ujar ibu S pada Senin (29/07/2024).

Sementara dari pihak kepolisian, Kanit PPA Polres Jember Iptu Kukun Waluwi Hasanudin menyampaikan bahwa saat ini, pihaknya tengah mencari bukti-bukti untuk menindaklanjuti dugaan rudapaksa difabel tunawicara olah terduga yakni iparnya.

“Proses tetap akan kami lakukan, tapi kami tidak ujuk-ujuk melakukan penangkapan begitu saja. Karena masih mengumpulkan bukti-bukti yang lebih kuat terkait kronologinya,” ujar Kukun Waluwi Hasanudin, pada Senin siang (29/07/2024).

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id

Writer : Diki Febrianto

Editor: Dwi Lindawati

Tags: Berita Kabupaten Jember hari iniBerita pemerkosaan difabel JemberIpar perkosa difabel JemberKabupaten Jember hari ini
Dwi Linda

Dwi Linda

Related Stories

Siswi MTs di Pasuruan.

Siswi MTs di Pasuruan Dirujuk ke RSJ Lawang usai Diduga Tusuk Temannya, Polisi Dampingi Pemeriksaan Psikologis 

by Dwi Linda
03/06/2026 10:00 AM
0

PASURUAN, Tugujatim.id - Proses penyelidikan kasus dugaan penusukan siswi MTs di Kecamatan Sukorejo, Kabupaten Pasuruan, terus bergulir. Siswi MTs di...

Pemuda Pasuruan.

4 Pemuda Pasuruan Diduga Aniaya 2 Anak di Bawah Umur, Polisi Ungkap Motifnya!

by Dwi Linda
30/05/2026 6:31 PM
0

PASURUAN, Tugujatim.id - Dugaan kasus kekerasan terhadap anak di bawah umur kembali terjadi di wilayah Kota Pasuruan. Kali ini empat...

Perkosa.

Remaja di Malang Diduga Perkosa Teman saat Tidur Pulas, Polisi Periksa Saksi-Saksi 

by Dwi Linda
30/05/2026 4:08 PM
0

MALANG, Tugujatim.id - Insiden dugaan pemerkosaan menimpa seorang remaja berinisial SA, 18, warga Kota Malang, pada Sabtu dini hari (23/05/2026),...

Surabaya

Polrestabes Surabaya Bongkar Sindikat Pembuat STNK Palsu

by Mochamad Abdurrochim
29/05/2026 6:11 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id - Jatanras Polrestabes Surabaya bongkar pembuatan STNK Palsu yang dijual melalui media sosial Facebook. Dari tangan pelaku, polisi...

Next Post
KKN Unim.

Gandeng OJK dan BEI, KKN Unim Mojokerto Ajak Warga Dawarblandong Waspada Investasi Ilegal

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID