MOJOKERTO, Tugujatim.id – Pengendalian massa (dalmas) menjadi atensi Polres Mojokerto Kota. Hal ini terlihat pasca digebernya latihan pengendalian massa jelang Pilkada serentak November 2024. Total 160 personel Polres Mojokerto Kota disiagakan lewat latihan dalmas.
Kasat Samapta Polres Mojokerto Kota AKP Anang Leo Afera mengatakan, saat latihan pengendalian massa, ratusan personel yang ikut terbagi dalam tiga regu. Untuk regu pertama yakni pleton Negosiator, lalu regu kedua adalah pleton Dalmas Awal, dan regu ketiga adalah kompi Dalmas Lanjut.
“Kami berharap personel yang terlibat mampu meningkatkan kemampuan dalmas. Untuk latihan dalmas terdiri dari dua sesi yakni sesi teori dan sesi praktik formasi dalmas,” ujar AKP Anang kepada wartawan, Jumat (02/08/2024).
Baca Juga: IJTI Korda Pantura dan KPU Lamongan Tangkal Berita Hoaks hingga Penyalahgunaan AI dalam Pilkada 2024
AKP Anang melanjutkan, latihan dalmas ini merujuk pada Pasal 3 Perkap Nomor 16 Tahun 2006 tentang Pengendalian Massa.
“Tujuannya (dalmas) untuk memberikan pengayoman sekaligus untuk menghadapi adanya kemungkinan pengunjuk rasa dengan massa cukup banyak,” ujarnya.
Sementara dalam kesempatan terpisah, Kapolres Mojokerto Kota AKBP Daniel S. Marunduri mengatakan, latihan dalmas ini terus dilakukan sebagai implementasi kesiapan Operasi Mantap Praja 2024 yang kian dekat.
“Kami berharap melalui kegiatan ini bisa tercipta rasa nyaman dan aman kepada masyarakat Kota Mojokerto. Kegiatan ini juga dalam rangka tahapan Pilkada Serentak 2024,” terang AKBP Daniel.
Selain Kota Mojokerto, daerah-daerah lain di Jawa Timur yang bakal melaksanakan Pilkada November mendatang meliputi Bangkalan, Banyuwangi, Blitar, Bojonegoro, Bondowoso, Gresik, Jember, Jombang, Kediri, Lamongan, Lumajang, Madiun, Magetan, dan Malang.
Disusul Mojokerto, Nganjuk, Ngawi, Pacitan, Pamekasan, Pasuruan, Ponorogo, Probolinggo, Sampang, Sidoarjo, Situbondo, Sumenep, Trenggalek, Tuban, Tulungagung, Kota Batu, Kota Blitar, Kota Kediri, Kota Madiun, Kota Malang, Kota Pasuruan, Kota Probolinggo, serta Kota Surabaya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Writer: Hanif Nanda Zakaria
Editor: Dwi Lindawati








