• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
KB suntik.

Suasana pemeriksaan akseptor KB yang mengalami kenaikan berat badan. (Foto: dok UM)

Kolaborasi Dosen dan Mahasiswa UM Teliti Efek Samping Kenaikan Berat Badan KB Suntik di Malang

Dwi Linda by Dwi Linda
2 years ago
in Advertorial, Pendidikan
0
Share on FacebookShare on Twitter

MALANG, Tugujatim.id – Dosen dan mahasiswa Universitas Negeri Malang (UM) berkolaborasi untuk meningkatkan kualitas hidup perempuan dan tingkat kesehatannya. Terutama, pentingnya survei mengenai Profil Akseptor KB Suntik 3 bulan yang Alami Efek Samping Kenaikan Berat Badan di Kabupaten Malang.

Kolaborasi ini diinisiasi oleh tim penelitian kolaborasi antara Fakultas Ilmu Keolahragaan (FIK) dan Fakultas Kedokteran (FK) UM yang diketuai oleh dosen Ilmu Keolahragaan FIK UM yaitu Dra Desiana Merawati MSi AIFO.

You might also like

Homecare.

Homecare Jember Terintegrasi Telemedicine, 1.200 Nakes Siap Layani Warga 24 Jam

21/07/2026 7:08 PM
Chatour Travel.

Penuh Makna, 45 Jemaah Umroh Pusaka by Chatour Travel dari Lansia hingga Gen Z Saling Bantu dalam Setiap Momen

21/07/2026 6:09 PM

Bersama dengan tim yang terdiri dari tiga dosen Kebidanan FIK UM yakni Zumroh Hasanah SKeb Bd MKes, Alifia Candra P SKeb Bd MKes, dan Dessy Amelia SKeb Bd MKes. Juga melibatkan dua mahasiswa PKO FIK UM Fiqi Isnandar dan Putri Nurika Dewi dari IKM FIK UM.

Baca Juga: 3 Rahasia Meramu Obat Dungu ala Bagus Muljadi, Asisten Profesor Universitas Nottingham Inggris

Sebagai pilot study, kegiatan penelitian dilaksanakan di Praktik Mandiri Bidan Viandika Permana MKes Karangduren, Kabupaten Malang, dengan 82 responden.

“Kegiatan ini bertujuan mengumpulkan data terkait profil akseptor, khususnya profil berkaitan dengan data kesehatan reproduksi akseptor yang kaitannya dengan peningkatan berat badan akseptor,” tutur Desiana Merawati.

Kegiatan ini merupakan suatu upaya dalam mengidentifikasi data dasar pada akseptor KB yang mengalami kenaikan berat badan sebagai bagian dari pencegahan kenaikan berat badan pada akseptor KB suntik 3 bulan yang alami efek samping kenaikan berat badan.

Sehingga tindakan pencegahan kenaikan berat badan berkenaan dengan usia, paritas, dan lama pemakaian KB dapat diimplementasikan dan dampak obesitas dapat ditekan guna peningkatan kualitas hidupnya. Luaran penelitian ini akan dipublikasikan pada jurnal bereputasi.

Desiana Merawati mengatakan, penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya kualitas hidup perempuan dalam menentukan tingkat kesehatannya. Sebab, perempuan yang memiliki kualitas hidup lebih baik, cenderung memiliki usia harapan hidup yang lebih panjang (Widiastuty, 2019).

Salah satu faktor yang dapat memengaruhi kesehatan perempuan adalah kelebihan berat badan atau obesitas, terutama pada mereka yang menggunakan kontrasepsi seperti pil atau suntik.

Data dari Kementerian Kesehatan RI, 2018 menunjukkan bahwa prevalensi obesitas pada perempuan di atas 18 tahun mencapai 29,8%, sedangkan pada laki-laki mencapai 14,7% di Jawa Timur.

Di Kota Malang, tingkat obesitas pada pria dan wanita mencapai 8,92%. Menurut data dari Badan Pusat Statistik (BPS), prevalensi penggunaan kontrasepsi di Indonesia meningkat 0,3% dari tahun 2021 hingga 2022.

Baca Juga: Ribuan Massa Demo di Depan DPRD Jember, Kawal Putusan MK dan Tolak RUU Pilkada

Penggunaan kontrasepsi pada tahun 2021 adalah 55,06%; dan pada tahun 2022 adalah 55,36%. Pengguna metode kontrasepsi: 59,9% peserta KB menggunakan alat kontrasepsi melalui suntik. Jumlah peserta KB aktif di Provinsi Jawa Timur pada tahun 2021 sebanyak 5.080.633 (75,1%) dan di Kabupaten Malang 357.804 (79,8%); dengan 197.061 (55,1%) dari 448.317 PUS adalah peserta KB suntik.

Salah satu jenis kontrasepsi suntik yang banyak diminati dan efektif adalah yang mengandung hormon progesteron, atau campuran hormon progesteron dan estrogen. Suntikan ini memiliki durasi tiga bulan dan mengandung Depo Medroksi Progesteron Asetat (DMPA).

Meskipun suntik 3 bulan memiliki manfaat, namun juga memiliki efek samping, seperti potensi kenaikan berat badan. Seiring dengan bertambahnya usia, dampak hormon dari KB suntik 3 bulan terhadap peningkatan berat badan menjadi lebih mencolok, terlihat dari peningkatan berat badan yang lebih signifikan. (Zubaidah, 2021)

Studi pendahuluan yang dilakukan oleh peneliti di Praktik Mandiri Bidan Viandika Permana MKes Karangduren, Kabupaten Malang, menemukan bahwa jumlah akseptor KB suntik pada Januari 2023 sebanyak 150, di mana kenaikan berat badan pada kelompok ini mencapai 90%. (*)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id

Writer: Feni Yusnia

Editor: Dwi Lindawati

Tags: Akseptor KB suntikBerita Kabupaten Malang hari iniEfek KB suntik di MalangKabupaten Malang hari ini
Dwi Linda

Dwi Linda

Related Stories

Homecare.

Homecare Jember Terintegrasi Telemedicine, 1.200 Nakes Siap Layani Warga 24 Jam

by Dwi Linda
21/07/2026 7:08 PM
0

JEMBER, Tugujatim.id - Pemerintah Kabupaten Jember akan mengintegrasikan layanan telemedicine dalam program Homecare yang dijadwalkan diluncurkan pada 24 Juli 2026....

Chatour Travel.

Penuh Makna, 45 Jemaah Umroh Pusaka by Chatour Travel dari Lansia hingga Gen Z Saling Bantu dalam Setiap Momen

by Dwi Linda
21/07/2026 6:09 PM
0

MADINAH, Tugujatim.id - Mengawali Tahun Baru Islam 1448 Hijriah dengan memenuhi panggilan Allah SWT menjadi momen istimewa bagi 45 jemaah...

Gus Fawait.

Gus Fawait: Anggaran Terbesar Pertanian Jember Capai Rp312 Miliar berkat Sinergi dengan Pemerintah Pusat

by Dwi Linda
21/07/2026 5:47 PM
0

JEMBER, Tugujatim.id – Bupati Jember Muhammad Fawait atau Gus Fawait menyebut sektor pertanian mendapat perhatian besar dari pemerintah pusat dalam...

Gus Fawait.

Serap Aspirasi Warga Pakusari, Gus Fawait Fokus Air Bersih dan Layanan Homecare

by Dwi Linda
21/07/2026 4:13 PM
0

JEMBER, Tugujatim.id - Bupati Jember Muhammad Fawait atau akrab disapa Gus Fawait menyerap aspirasi masyarakat dalam rangkaian program Bunga Desaku...

Next Post
Cafe Bawangan Bromo.

Pesona Cafe Bawangan Bromo Dijuluki Swiss-nya Jawa Timur, Viewnya Indah Diapit Dua Gunung Cantik

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID