• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Achyat Halimi

KH Achyat Halimi (Laduni.id)

KH Achyat Halimi, Sosok Kiai Mojokerto Peduli Pendidikan dan Kesehatan

Darmadi Sasongko by Darmadi Sasongko
2 years ago
in Featured
0
Share on FacebookShare on Twitter

MOJOKERTO, Tugujatim.id – Perbincangan sosok kiai di Mojokerto tidak pernah lepas dari nama KH Achyat Halimi. Kiai kelahiran 1918 tersebut akrab disapa dengan sebutan Abah Yat. Selain itu, KH Achyat Halimi juga dikenal sebagai tokoh penting di balik melimpahnya aset NU di Mojokerto.

Isno Woeng Sayun dalam bukunya berjudul Biografi Kiai Mojokerto menulis, sumbangsih KH Achyat Halimi banyak mewujud dalam lembaga seperti pesantren, rumah sakit, sekolah, yayasan dan lain-lain. “Banyak juga mendidik santri-santri yang banyak menjadi tokoh penting dan berpengaruh di Mojokerto dan sekitarnya,” tulis Isno seperti ditulis dalam bukunya, Selasa (01/10/2024).

You might also like

Malang

Kakao Malang Diam-Diam Punya Varietas Premium Langka

29/05/2026 7:00 AM
Ledakan balon udara.

Sosok Korban MD Ledakan Balon Udara Blitar di Mata Keluarga, Dikenal Pekerja Keras dan Pulang Kampung Melepas Rindu

27/05/2026 8:08 PM

Kepedulian KH Achyat Halimi akan nasib masyarakat berangkat dari penderitaan rakyat yang berlarut akibat perang pasca Indonesia merdeka. Kala itu, tata kelola pengadaan bahan pokok dari pemerintah belum berpihak pada petani kecil.

“Beliau (KH Achyat Halimi) lalu mendirikan Sarikat Tani Islam Indonesia (STII) dan mendapuk H. Husain Abdul Gani sebagai Ketua dengan dibantu beberapa orang dari kalangan pengusaha seperti Mahfudz Barnawi, Thoyib Rusman, Karomain, Abdul Hamid, Abdullah Sumadi dan Said,” terang Isno.

Pasca STII terbentuk, KH Achyat Halimi melakukan pendekatan dengan Bupati Mojokerto kala itu. Hasilnya, STII melakukan pembelian padi secara langsung kepada petani. Selain petani mendapat harga tinggi ketimbang harga dari tengkulak, STII juga mendapat premi dari pemerintah.

“Hasil premi tersebut kemudian digunakan untuk biaya operasional. Dari dana premi juga KH Achyat Halimi membeli gedung di Jl Poerwotengah (sekarang Jl Taman Siswa). Tanah dan bangunan tersebut kemudian diwakafkan untuk keperluan umat Islam dan diberi nama Balai Muslimin,” imbuh Isno.

Tak hanya itu, KH Achyat Halimi juga merintis pendirian pesantren. Pesantren yang berawal dari kuliah subuh rutin ini menjadi cikal bakal berdirinya Pesantren Sabilul Muttaqin pada 29 April 1964 silam.

“Abah Yat (KH Achyat Halimi) juga menunjukkan kepedulian bagi kaum duafa. Lewat pendirian yayasan panti asuhan dan yatim piatu bernama Yayasan Al Ikhlas di Jl Brawijaya 76 Mojokerto. Yayasan itu didirikan bersama beberapa orang seperti Supaji Effendi, H.A Marzuki dan Abdul Halim Hasyim,” tandas Isno.

Pendirian sekolah formal juga menjadi perhatian Abah Yat. Seperti dirintisnya Sekolah Menengah Islam pada tahun 1952. Lalu, pendirian Madrasah Muallimin Nahdlatul Ulama (MMNU) pada 1961. Lalu pada 1968, MMNU ini kemudian berubah menjadi SMP Islam Brawijaya hingga kini. Kemudian, pada tahun 1978, Abah Yat mendirikan lembaga pendidikan tingkat menengah atas yakni SMA Islam Brawijaya di Jl Raya Surodinawan.

Abah Yat juga memunculkan ide pendirian rumah sakit. Hal ini disambut oleh Muslimat NU setempat dengan mendirikan klinik kesehatan Baitun Najah, sedangkan GP Ansor setempat melakukan penggalangan dana untuk pendirian rumah sakit. Lalu, pada 1990, Rumah Sakit Islam Sakinah resmi berdiri dan mulai beroperasi pada 2 Oktober 1990.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id

 

Reporter: Hanif Nanda Zakaria

Editor: Darmadi Sasongko

Tags: Biografi Kiai MojokertoSejarah Mojokerto
Darmadi Sasongko

Darmadi Sasongko

Related Stories

Malang

Kakao Malang Diam-Diam Punya Varietas Premium Langka

by Mochamad Abdurrochim
29/05/2026 7:00 AM
0

MALANG, Tugujatim.id – Kabupaten Malang ternyata tidak hanya dikenal lewat sektor pertanian hortikultura maupun wisata alam. Di balik hamparan kebun...

Ledakan balon udara.

Sosok Korban MD Ledakan Balon Udara Blitar di Mata Keluarga, Dikenal Pekerja Keras dan Pulang Kampung Melepas Rindu

by Dwi Linda
27/05/2026 8:08 PM
0

BLITAR, Tugujatim.id - Duka mendalam menyelimuti sebuah rumah sederhana di Desa Tambakan, Kecamatan Gandusari, Kabupaten Blitar, menyusul insiden ledakan balon...

Biya Agus.

Biya Agus, Magister Fisika yang Viral di TikTok Berkat Pembahasan soal Rezeki bersama Chatour Travel

by Dwi Linda
19/05/2026 4:41 PM
0

GRESIK, Tugujatim.id - Senin malam (18/05/2026), H Agus Rahman MPd atau yang populer dengan nama Biya Agus Chatour Gresik, sesenggukan...

Mie Cendana.

Atika C. Larasati, Owner Mie Cendana Viral di Malang Kolaborasi Unik bareng Pelaku UMKM Lokal Perempuan

by Dwi Linda
01/05/2026 7:27 PM
0

MALANG, Tugujatim.id - Siapa sih yang nggak mengenal Mie Cendana sebagai salah satu kuliner viral dari Malang, Jawa Timur? Bahkan,...

Next Post
Pemilik Akun Bodong

Buzzer Pemilik Akun Bodong Ditangkap di Jember, Postingan Acap Kali Sudutkan Salah Satu Paslon

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID