• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
talkshow

Sesi talkshow Membangun Ekosistem Sekolah yang Aman dan Kesehatan Mental yang Kuat di Paragon Community Hub, Jakarta Selatan, Sabtu (5/10). (Dok: Ruber Visual).

Heboh! 842 Orang Ramaikan Gerakan #1MillionYouthsStopBulliying

Darmadi Sasongko by Darmadi Sasongko
2 years ago
in News
0
Share on FacebookShare on Twitter

JAKARTA, Tugujatim.id – Heboh! 842 Orang Ramaikan Gerakan #1MillionYouthsStopBulliying di Paragon Community Hub, Jakarta Selatan, Sabtu, 5 Oktober 2024.

Rico Juni Artanto bersama Ruber Innovation Lab menginisiasi gerakan #1MillionYouthsStopBulliying. Sebuah gerakan yang dimulai sejak September 2023 ini telah berhasil memberikan manfaat kepada kepada lebih dari 470+ sekolah dan 5000+ siswa siswi di Jabodetabek dan Jawa Barat.

You might also like

Pemkot Surabaya.

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir, Area tanpa Izin Terancam Ditutup

21/07/2026 8:30 PM
Gus Kikin.

Gus Kikin Siap Maju sebagai Calon Ketua Umum PBNU, Ngaku Terima Penugasan PWNU Jatim

21/07/2026 7:17 PM

Menurut Rico, sapaan akrabnya, kasus perundungan bukan hanya soal korban dan pelaku semata. Namun, juga melibatkan unsur lingkungan yang menjadi tempat kasus tersebut mencuat.

Awal 2024, total pengaduan kasus perundungan anak yang diterima Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) sejumlah 141 kasus, dengan sekitar 35% kasus terjadi di lingkungan sekolah. Tingginya kasus perundungan di lingkungan sekolah menunjukkan bahwa perlu adanya penguatan nilai-nilai di lingkungan sekolah.

Paragon Community Hub
Sesi talkshow Membangun Ekosistem Sekolah yang Aman dan Kesehatan Mental yang Kuat di Paragon Community Hub, Jakarta Selatan, Sabtu (5/10). (Dok: Ruber Visual).

“Mengatasi perundungan yang perlu diperhatikan bukan hanya soal korban dan pelaku saja, tapi juga lingkungannya. Jadi, kalau kasusnya terjadi di sekolah, maka harus menguatkan ekosistem sekolah diantaranya kepala sekolah, guru, siswa, organisasi yang ada di dalam sekolah, dan orang tua siswa,” ungkap pria asal Tuban tersebut ketika mengisi sesi talkshow Membangun Ekosistem Sekolah yang Aman dan Kesehatan Mental yang Kuat dalam rangkaian acara Lipur Telah Tiba di Paragon Community Hub, Jakarta Selatan, pada Sabtu kemarin (5/10).

Acara yang juga dihadiri oleh Salman Subakat, CEO NSEI PT Paragon Corp dan Ali Mukodas, Kepala Bidang SMA di Provinsi DKI Jakarta ini telah berhasil mendatangkan 628 peserta secara luring dan 214 peserta secara daring melalui Zoom Meeting. Menariknya adalah para peserta memiliki latar belakang yang berbeda-beda, mulai dari tenaga pendidik, orang tua, pelajar, bahkan mahasiswa.

Hal ini menunjukkan bahwa kesadaran untuk menegakkan gerakan antiperundungan di lingkungan sekolah menjadi cita-cita kolektif dan berharap dapat meminimalisir jumlah kasus bullying di lingkungan sekolah.

Selain sesi talkshow, acara yang digagas oleh #1MillionYouthsStopBulliying ini juga ajak para peserta untuk menikmati film pendek berjudul Lara Bisu yang merupakan karya kolaborasi antara #1MillionYouthsStopBulliying dan Ruber Visual.

Main Kartu
Sesi bermain kartu Buddy Pekerti yang dapat diikuti oleh peserta luring di Paragon Community Hub, Jakarta Selatan, Sabtu (5/10). (Dok: Ruber Visual)

Bagi peserta yang hadir secara luring di Paragon Community Hub juga dapat merasakan pengalaman langsung berinteraksi dengan booth-booth yang tersedia. Diantaranya adalah bermain kartu Buddy Pekerti, bermain Wheel of Emotions, sesi Heart to Heart dengan psikolog kenamaan, menuliskan harapan di Wall of Hope, dan Skin Checking gratis.

Buddy Pekerti adalah sebuah tools yang digunakan oleh #1MillionYouthsStopBulliying untuk memerangi kasus-kasus perundungan di lingkungan sekolah.

“Buddy Pekerti adalah permainan kolaboratif bagi ekosistem sekolah untuk membantu mencegah perundungan,” tambah Rico Juni Artanto.

“Saya senang sekali bisa bermain Buddy Pekerti karena saya bisa meluapkan isi hati,” ungkap Tiara, seorang siswi SMA yang berkesempatan merasakan experience bermain kartu Buddy Pekerti.

“Main Buddy Pekerti seru banget. Saya makin bisa mengerti isi hati teman saya,” ungkap Niken yang menjadi teman bermain Tiara.

Acara ini bukan hanya sebuah momen semata, melainkan sebuah bukti nyata bahwa gerakan anti perundungan di Indonesia, terutama di lingkungan sekolah masih mendapatkan perhatian publik dan banyak mendapatkan dukungan dari berbagai pihak. Tentunya ini masih merupakan langkah kecil untuk memutuskan rantai perundungan di lingkungan sekolah.

Semangat aksi #1MillionYouthsStopBullying juga mendapatkan dukungan dari PT Paragon Corp dan Indika Foundation.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id

 

Penulis: Achmad Rifqi

Editor: Darmadi Sasongko

Tags: INDIKA FoundationPT Paragon CorpRuber Innovation Lab
Darmadi Sasongko

Darmadi Sasongko

Related Stories

Pemkot Surabaya.

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir, Area tanpa Izin Terancam Ditutup

by Dwi Linda
21/07/2026 8:30 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya terus mengawasi dengan ketat terhadap pengelolaan parkir. Pemkot Surabaya mengawasi berbagai tempat mulai...

Gus Kikin.

Gus Kikin Siap Maju sebagai Calon Ketua Umum PBNU, Ngaku Terima Penugasan PWNU Jatim

by Dwi Linda
21/07/2026 7:17 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id – Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur Abdul Hakim Mahfudz atau yang akrab disapa Gus Kikin...

Angkot pelajar gratis.

80 Angkot Pelajar Gratis Segera Hadir di Malang, Pemkot Tunggu Audit 4 Koperasi Rampung

by Dwi Linda
21/07/2026 6:45 PM
0

MALANG, Tugujatim.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Malang melalui dinas perhubungan (dishub) terus mematangkan pelaksanaan program angkot pelajar gratis. Saat ini,...

Penjual kambing.

Viral Penjual Kambing Kota Batu Disebut Mirip Yesus, Ternyata Niat Awalnya untuk Berdakwah

by Dwi Linda
21/07/2026 6:33 PM
0

BATU, Tugujatim.id – Seorang penjual kambing Kota Batu, Jawa Timur, mendadak viral menjadi perbincangan di media sosial. Faiq Muhammad Alkhatiri...

Next Post
Hapemas

Seminar Internasional HAPEMAS 2024: Mewujudkan Pengabdian untuk Pembangunan Berkelanjutan

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID