• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Hakim di PN Kepanjen

Hakim di PN Kepanjen memakai pita putih sebagai bentuk solidaritas. Foto: Aisyah Nawangsari Putri

Hakim PN Kepanjen Pilih Pasang Pita Putih di Toga Saat Sidang Sebagai Bentuk Solidaritas

Darmadi Sasongko by Darmadi Sasongko
2 years ago
in News
0
Share on FacebookShare on Twitter

MALANG, Tugujatim.id – Hakim di seluruh Indonesia menyerukan cuti bersama pada 7-11 Oktober 2024 sebagai bentuk perjuangan atas kesejahteraan dan perlindungan mereka. Meski demikian, Hakim PN Kepanjen (Pengadilan Negeri Kepanjen) tidak ikut mengajukan cuti, tetapi mereka memasang pita putih di toga saat sidang sebagai bentuk solidaritas.

Pita putih ini merupakan simbol solidaritas kepada para hakim yang kini tengah memperjuangkan kesejahteraan di Mahkamah Agung dan DPR RI.

You might also like

Tradisi Ngarak Banteng.

22 Juni 2026, Tradisi Ngarak Banteng Empu Supo XVIII Siap Ramaikan Songgoriti Kota Batu

15/06/2026 4:31 PM
Bus Trans Jatim Kepanjen-Arjosari.

15 Armada Siap Mengaspal, Bus Trans Jatim Kepanjen-Arjosari Beroperasi Oktober 2026

15/06/2026 3:43 PM

“Kami memakai pita putih di sebelah kanan sebagai wujud dukungan. Di sini (PN Kepanjen) perkara banyak. Dikhawatirkan akan terbangkalai kalau cuti,” ujar Humas PN Kepanjen, M Aulia Reza Utama, Selasa (8/10/2024).

Menurut Reza, gerakan cuti bersama tersebut adalah ajakan dan bukan kewajiban yang harus dipenuhi. Setiap hakim boleh memutuskan akan menggunakan hak cuti mereka di tanggal 7-11 Oktober 2024 atau tidak.

Dari sembilan hakim yang ada di PN Kepanjen, tidak ada satu pun yang mengajukan cuti. Reza mengatakan, tak ada pernyataan resmi dari pimpinan PN Kepanjen terkait ajakan cuti bersama ini, sehingga keputusan kembali ke masing-masing hakim.

“Cuti kembali ke personal, itu adalah wujud demokrasi,” kata Reza.

Berdasarkan pantauan Tugu Malang ID, para hakim di PN Kepanjen, termasuk Reza telah mengenakan pita putih di toga mereka saat memimpin sidang yang berlangsung di ruang sidang Cakra pada Selasa (8/10/2024) sore.

Pita putih ini akan dipakai hingga Jumat (11/10/2024). Namun tak menutup kemungkinan pita akan terus dipakai hingga tuntutan Solidaritas Hakim Indonesia dikabulkan.

“Intinya PN Kepanjen mendukung gerakan Solidaritas Hakim Indonesia dan PN Kepanjen tetap bersidang untuk melayani masyarakat pencari keadilan,” tutup Reza.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id

 

Reporter: Aisyah Nawangsari Putri

Editor: Darmadi Sasongko

Tags: DPR RImahkamah agungPengadilan Negeri KepanjenPN Kepanjen
Darmadi Sasongko

Darmadi Sasongko

Related Stories

Tradisi Ngarak Banteng.

22 Juni 2026, Tradisi Ngarak Banteng Empu Supo XVIII Siap Ramaikan Songgoriti Kota Batu

by Dwi Linda
15/06/2026 4:31 PM
0

BATU, Tugujatim.id - Kota Batu terkenal dengan destinasi wisata pegunungan dengan panorama alam yang memikat. Memasuki bulan Suro dalam penanggalan...

Bus Trans Jatim Kepanjen-Arjosari.

15 Armada Siap Mengaspal, Bus Trans Jatim Kepanjen-Arjosari Beroperasi Oktober 2026

by Dwi Linda
15/06/2026 3:43 PM
0

MALANG, Tugujatim.id - Kabar baik bagi masyarakat Malang Raya, khususnya pengguna transportasi umum. Pemerintah Provinsi Jawa Timur tengah mempersiapkan penambahan...

Tuban

Pria Paruh Baya di Tuban Ditemukan Bersimbah Darah, Polisi Buru Pelaku Penganiayaan

by Mochamad Abdurrochim
15/06/2026 12:30 PM
0

TUBAN, Tugujatim.id – Seorang pria paruh baya di Kabupaten Tuban ditemukan tergeletak di tanah dengan kondisi bersimbah darah usai diduga...

Cuaca di Jawa Timur

Kabut, Hujan Ringan, dan Dominasi Cerah Warnai Cuaca di Jawa Timur Senin 15 Juni 2026.

by Mochamad Abdurrochim
15/06/2026 9:40 AM
0

Tugujatim.id - Cuaca di Jawa Timur pada Senin (15/06/2026) menunjukkan variasi kondisi yang cukup kontras, mulai dari kabut, udara kabur,...

Next Post
Cerebral Palsy

Kisah Muhammad Feriyanto Difabel Cerebral Palsy Sempat Ditolak SMA Negeri Tapi Kemudian Masuk PTN

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID