• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Hakim di PN Kepanjen

Hakim di PN Kepanjen memakai pita putih sebagai bentuk solidaritas. Foto: Aisyah Nawangsari Putri

Hakim PN Kepanjen Pilih Pasang Pita Putih di Toga Saat Sidang Sebagai Bentuk Solidaritas

Darmadi Sasongko by Darmadi Sasongko
2 years ago
in News
0
Share on FacebookShare on Twitter

MALANG, Tugujatim.id – Hakim di seluruh Indonesia menyerukan cuti bersama pada 7-11 Oktober 2024 sebagai bentuk perjuangan atas kesejahteraan dan perlindungan mereka. Meski demikian, Hakim PN Kepanjen (Pengadilan Negeri Kepanjen) tidak ikut mengajukan cuti, tetapi mereka memasang pita putih di toga saat sidang sebagai bentuk solidaritas.

Pita putih ini merupakan simbol solidaritas kepada para hakim yang kini tengah memperjuangkan kesejahteraan di Mahkamah Agung dan DPR RI.

You might also like

Piala Dunia 2026.

Spanyol Juara Piala Dunia 2026, Ribuan Warga Nobar di Sidoarjo Senang Berhadiah Umrah hingga Sepeda Gunung

20/07/2026 6:05 PM
Pungli.

Kasus Dugaan Pungli Sewa Lahan Pemkot Surabaya, LPMK Kalijudan Janji Kembalikan Uang Pedagang

20/07/2026 5:18 PM

“Kami memakai pita putih di sebelah kanan sebagai wujud dukungan. Di sini (PN Kepanjen) perkara banyak. Dikhawatirkan akan terbangkalai kalau cuti,” ujar Humas PN Kepanjen, M Aulia Reza Utama, Selasa (8/10/2024).

Menurut Reza, gerakan cuti bersama tersebut adalah ajakan dan bukan kewajiban yang harus dipenuhi. Setiap hakim boleh memutuskan akan menggunakan hak cuti mereka di tanggal 7-11 Oktober 2024 atau tidak.

Dari sembilan hakim yang ada di PN Kepanjen, tidak ada satu pun yang mengajukan cuti. Reza mengatakan, tak ada pernyataan resmi dari pimpinan PN Kepanjen terkait ajakan cuti bersama ini, sehingga keputusan kembali ke masing-masing hakim.

“Cuti kembali ke personal, itu adalah wujud demokrasi,” kata Reza.

Berdasarkan pantauan Tugu Malang ID, para hakim di PN Kepanjen, termasuk Reza telah mengenakan pita putih di toga mereka saat memimpin sidang yang berlangsung di ruang sidang Cakra pada Selasa (8/10/2024) sore.

Pita putih ini akan dipakai hingga Jumat (11/10/2024). Namun tak menutup kemungkinan pita akan terus dipakai hingga tuntutan Solidaritas Hakim Indonesia dikabulkan.

“Intinya PN Kepanjen mendukung gerakan Solidaritas Hakim Indonesia dan PN Kepanjen tetap bersidang untuk melayani masyarakat pencari keadilan,” tutup Reza.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id

 

Reporter: Aisyah Nawangsari Putri

Editor: Darmadi Sasongko

Tags: DPR RImahkamah agungPengadilan Negeri KepanjenPN Kepanjen
Darmadi Sasongko

Darmadi Sasongko

Related Stories

Piala Dunia 2026.

Spanyol Juara Piala Dunia 2026, Ribuan Warga Nobar di Sidoarjo Senang Berhadiah Umrah hingga Sepeda Gunung

by Dwi Linda
20/07/2026 6:05 PM
0

SIDOARJO, Tugujatim.id – Ribuan warga memadati Jalan Cokronegoro di depan Pendopo Delta Wibawa, Kabupaten Sidoarjo, Senin dini hari (20/07/2026). Mereka...

Pungli.

Kasus Dugaan Pungli Sewa Lahan Pemkot Surabaya, LPMK Kalijudan Janji Kembalikan Uang Pedagang

by Dwi Linda
20/07/2026 5:18 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id - Kelurahan Kalijudan, Surabaya, menggelar pertemuan bersama LPMK Kalijudan dan para pedagang kali lima (PKL) terkait kasus pungutan...

Jembatan Sonokembang.

Jembatan Sonokembang Kota Malang Mulai Dibuka, Truk Tronton Bakal Dilarang Melintas

by Dwi Linda
20/07/2026 5:01 PM
0

MALANG, Tugujatim.id – Jembatan Sonokembang di Kota Malang, Jatim, kini mulai dibuka untuk masyarakat meski proses pembangunannya masih menyisakan tahap...

Rajut

Produk Rajut Ernawati Lolos Kurasi, Masuk Display Gerai Ritel Fashion Asal Jepang, Kini Tembus Pasar Internasional

by Mochamad Abdurrochim
20/07/2026 3:30 PM
0

SIDOARJO, Tugujatim.id – Produk rajut milik Ernawati, pelaku UMKM asal Desa Candipari, Kecamatan Porong, Kabupaten Sidoarjo, berhasil lolos kurasi Dinas...

Next Post
Cerebral Palsy

Kisah Muhammad Feriyanto Difabel Cerebral Palsy Sempat Ditolak SMA Negeri Tapi Kemudian Masuk PTN

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID