• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Program Bansos Jember

Pemkab Jember Hentikan Program Bansos Jelang Pilkada 2024, Mencuat Dugaan Sejalan dengan Pendukung Paslon, AMCJ. (Foto: Diki Febrianto)

Pemkab Jember Hentikan Program Bansos Jelang Pilkada 2024 Demi Jaga Netralitas ASN

Darmadi Sasongko by Darmadi Sasongko
2 years ago
in News, Pemerintahan, Politik
0
Share on FacebookShare on Twitter

JEMBER, Tugujatim.id – Pemkab Jember hentikan program Bansos jelang Pilkada 2024. Seluruh penyaluran Bantuan Sosial (Bansos) dan dana hibah dihentikan untuk sementara waktu hingga selesainya digelar Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada).

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Jember, Hadi Sasmito menjelaskan alasan dilakukannya pembekuan program berbasis kemasyarakatan itu, untuk menghindarkan para Aparatur Sipil Negara (ASN) terhadap ketidaknetralan saat Pilkada berlangsung.

You might also like

Pasar Gadang.

Pembangunan Pasar Gadang Malang Dinilai Lambat, Warga Khawatir Pedagang Kembali ke Pinggir Jalan

13/06/2026 6:08 PM
Pemkot Malang.

Harga Pertamax Naik, Pemkot Malang Lirik Kendaraan Listrik Tekan Anggaran

13/06/2026 5:25 PM

“Program-program yang berbasis kemasyarakatan dihentikan sementara, untuk menjaga netralitas ASN saat Pilkada,” ujar Hadi Sasmito pada Selasa (15/10/2024).

Hadi menambahkan keputusan tersebut diambil usai dilakukan rapat koordinasi dengan sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Lingkungan Pemkab Jember. Meski tidak dijelaskan secara gamblang batas waktu pembekuan program tersebut, Hadi Sasmito memperkirakan bulan Desember 2024 setelah Pilkada usai, dana Bansos bisa dicairkan.

“Pada intinya, yang sudah diprogramkan itu tetap bisa berjalan, akan tetapi timingnya akan kita tentukan lagi,” jelas Hadi Sasmito.

Keputusan tersebut sudah sesuai dengan petunjuk penyelenggara dan pengawas Pilkada, yakni Komisi Pemilihan Umum (KPU), Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu), hingga Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Sementara itu, keputusan Pemkab Jember dinilai sejalan dengan tuntutan Aliansi Masyarakat Cinta Jember (AMCJ) yang menyebarkan tuntutan untuk Pejabat Sementara (Pjs) Bupati Jember, Imam Hidayat pada Rabu (25/9/2024). Selebaran Rilis Pers AMCJ tersebut menyampaikan harapan kepada Pjs Imam Hidayat.

“Menyelamatkan uang rakyat dari syahwat mempertahankan kekuasaan dengan menjadikan APBD sebagai modal pemenangan incumbent dalam Pilkada Jember 2024 dengan cara menunda pemberian bantuan sosial baik tunai maupun non tunai, bea siswa pelajar, pencairan honor guru ngaji, pemberian bantuan peralatan kerja, rehabilitasi tempat ibadah dan semua belanja barang untuk diberikan kepada masyarakat, setelah pelaksanaan pilkada tanggal 27 November 2024,” kata Kustionno Musri, Koordinator Lapangan (Korlap) Aksi dalam rilis pers AMCJ pada Kamis (17/10/2024).

Saat dikonfirmasi terkait putusan Pemkab Jember yang pembekuan dana Bansos, Kustiono Musri menyampaikan apresiasinya. Menurutnya, bagaimanapun juga sikap netral ASN dapat diwujudkan melalui kebijakan yang diambil Pemkab Jember.

“Kami mengapresiasi meskipun terlambat, artinya itu muncul setelah adanya desakan-desakan, seharusnya itu (pembekuan dana Bansos, Red) dari awal,” terang Kustianto Musri.

Kustiono Musri menyinggung adanya potensi penyalahgunaan anggaran untuk kepentingan petahana. “Maka dengan kebijakan Sekda seperti itu, kami mengapresiasi, itu yang memang kami inginkan,” katanya.

Di samping itu, pihaknya akan tetap mendesak Pansus Pilkada tetap berjalan untuk mengawasi pelanggaran terhadap kebijakan Pemkab Jember.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id

 

Reporter: Diki Febrianto

Editor: Darmadi Sasongko

Tags: bansosJemberKabupaten JemberPemkab JemberPilbup 2024Pilkada 2024
Darmadi Sasongko

Darmadi Sasongko

Related Stories

Pasar Gadang.

Pembangunan Pasar Gadang Malang Dinilai Lambat, Warga Khawatir Pedagang Kembali ke Pinggir Jalan

by Dwi Linda
13/06/2026 6:08 PM
0

MALANG, Tugujatim.id – Warga Kota Malang mulai mempertanyakan kelanjutan proyek penataan Pasar Induk Gadang setelah proses relokasi pedagang dilakukan sejak...

Pemkot Malang.

Harga Pertamax Naik, Pemkot Malang Lirik Kendaraan Listrik Tekan Anggaran

by Dwi Linda
13/06/2026 5:25 PM
0

MALANG, Tugujatim.id – Kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) non subsidi mulai berdampak pada biaya operasional pemerintah daerah. Di tengah...

Cuaca di Jawa Timur.

Hujan Ringan dan Udara Kabur Dominasi Cuaca di Jawa Timur 13 Juni 2026, Waspadai Kelembapan Tinggi dan Jarak Pandang

by Dwi Linda
13/06/2026 8:58 AM
0

Tugujatim.id - Cuaca di Jawa Timur pada Sabtu (13/06/2026) didominasi hujan ringan, udara kabur, dan kondisi berawan di berbagai wilayah....

Santri

Terkendala Gelombang Tinggi, Pencarian Hari Kedua Santri Terseret Ombak di Blitar Nihil

by Mochamad Abdurrochim
12/06/2026 8:54 PM
0

BLITAR, Tugujatim.id - Operasi pencarian terhadap santri asal Kabupaten Kediri yang terseret ombak di Pantai Pangi, Desa Tumpakkepuh, Kecamatan Bakung,...

Next Post
Debat Pilgub Jatim 2024

Daftar 7 Panelis Debat Pilgub Jatim 2024 dari Tujuh Kampus Ternama

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID