• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Startup di Malang.

Prof Puji Handayati saat memberikan paparan penelitian tentang startup di Kota Malang dengan metode pendekatan eksistansialis dalam pengelolaan keuangan melalui metode bootstrapping. (Foto: doc STASION)

Keberanian Eksistensial, Startup di Malang Tembus Kancah Global dengan Bootstrapping

Dwi Linda by Dwi Linda
2 years ago
in Advertorial
0
Share on FacebookShare on Twitter

MALANG, Tugujatim.id – Sebuah penelitian terobosan baru mengungkapkan keunikan startup di Kota Malang yang mengusung pendekatan eksistensialis dalam pengelolaan keuangan melalui metode bootstrapping. Hasil penelitian ini menyoroti bagaimana ekosistem startup di Malang tidak hanya memiliki daya saing di tingkat nasional, tetapi juga mulai mendapat perhatian di tingkat global.

Penelitian ini dilakukan melalui wawancara mendalam dengan 30 founder startup, observasi, kuesioner kualitatif, dan diskusi kelompok terfokus (Focus Group Discussion) dalam acara Jagongan Startup yang berlangsung pada 17 Oktober 2024 di Malang Creative Center (MCC). Acara ini diselenggarakan bekerja sama dengan STASION dan BUMN Taspen. Penelitian ini menemukan bahwa startup di Malang menunjukkan keaslian, keberanian, serta refleksi filosofis yang kuat dalam mengelola usaha mereka.

You might also like

Gus Fawait.

Serap Aspirasi Warga Pakusari, Gus Fawait Fokus Air Bersih dan Layanan Homecare

21/07/2026 4:13 PM
Jember

Pemkab Jember Perkuat Layanan Homecare dan Telemedicine, Pasien Sulit Akses Puskesmas Akan Didatangi ke Rumah

21/07/2026 10:24 AM

Penelitian yang dipimpin oleh Prof Puji Handayati didampingi oleh Prof Ery Tri Djatmika dan Dr Nurika Restuningdiah dengan partisipasi Hanif Rani Iswari, kandidat doktor dari Universitas Negeri Malang, mengungkap bahwa para pendiri startup di Malang lebih memilih strategi bootstrapping. Ini adalah strategi pembiayaan mandiri yang menghindari ketergantungan pada modal eksternal, suatu pendekatan yang dianggap mencerminkan siklus refleksi eksistensialis para pendiri, baik untuk pertumbuhan pribadi maupun bisnis mereka.

Baca Juga: Prabowo Resmi Jabat Presiden, Pemimpin.id Ingatkan Pentingnya Pembangunan Tingkat Desa

“Peneliti seperti fotografer yang menangkap fenomena. Lewat lensa eksistensialis, kami melihat startup sebagai entitas yang memiliki kebebasan dan otonomi finansial. Startup di Malang ini adalah cerminan keaslian dalam pengambilan keputusan finansial,” ungkap Prof Puji Handayati.

Dr Nurika Restuningdiah juga menambahkan, bootstrapping memungkinkan para pendiri startup menghadapi ketidakpastian finansial dengan kreativitas dan inovasi.

“Ini mendorong keberanian eksistensial yang menantang pendiri untuk terus berinovasi meski di tengah keterbatasan,” ungkap Dr Nurika.

Hanif Rani Iswari menjelaskan, otentisitas dalam pendekatan finansial startup di Malang bukan hanya soal taktik, tetapi juga soal filosofi.

Startup di Kota Malang.
Suasana diskusi tentang startup di Kota Malang dengan metode pendekatan eksistansialis dalam pengelolaan keuangan melalui metode bootstrapping. (Foto: doc STASION)

“Bootstrapping di Malang adalah refleksi mendalam dari para pendiri yang mempertimbangkan risiko, tanggung jawab, dan keberanian dalam menghadapi tantangan finansial,” katanya.

Penelitian ini mendapat apresiasi dari berbagai pihak, termasuk sektor ekonomi kreatif. Pak Amar, perwakilan Komite Ekonomi Kreatif Kota Malang sekaligus Founder Profile Image Studio, menyambut baik hasil penelitian tersebut.

“Penelitian ini memberikan perspektif baru bagi ekosistem startup di Malang. Ini tidak hanya memperkuat posisi di tingkat lokal, tetapi juga membuka peluang untuk pengakuan global, terutama terkait pengajuan Kota Malang sebagai Kota Kreatif UNESCO,” ujarnya.

Baca Juga: Tak Hadiri Pelantikan Prabowo-Gibran, Ternyata Mahfud MD Jenguk Ibunya di Surabaya

Penelitian ini didukung oleh Direktorat Riset, Teknologi, dan Pengabdian Kepada Masyarakat (DRTPM) melalui skema PPS-PDD dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Penelitian ini menggabungkan filosofi eksistensialis dengan prinsip otentisitas lokal, menciptakan model unik yang diharapkan dapat menginspirasi pengakuan startup Malang di kancah internasional.

Prof Ery Tri Djatmika menegaskan, penelitian ini adalah bagian dari upaya memahami bagaimana nilai-nilai lokal dan eksistensialis dari para pendiri membentuk keputusan operasional dan keuangan startup di Malang. (adv)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id

Writer: Yona Arianto

Editor: Dwi Lindawati

Tags: Berita Kota Malang hari iniBerita startup MalangKota Malang hari iniMetode bootstrappingStartup di Kota Malang
Dwi Linda

Dwi Linda

Related Stories

Gus Fawait.

Serap Aspirasi Warga Pakusari, Gus Fawait Fokus Air Bersih dan Layanan Homecare

by Dwi Linda
21/07/2026 4:13 PM
0

JEMBER, Tugujatim.id - Bupati Jember Muhammad Fawait atau akrab disapa Gus Fawait menyerap aspirasi masyarakat dalam rangkaian program Bunga Desaku...

Jember

Pemkab Jember Perkuat Layanan Homecare dan Telemedicine, Pasien Sulit Akses Puskesmas Akan Didatangi ke Rumah

by Mochamad Abdurrochim
21/07/2026 10:24 AM
0

JEMBER, Tugujatim.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember terus memperkuat layanan kesehatan dengan menghadirkan program Homecare dan Telemedicine guna memastikan masyarakat...

Sekolah Rakyat

Sekolah Rakyat Jadi Upaya Penuhi Hak Anak atas Pendidikan Berkualitas

by Mochamad Abdurrochim
21/07/2026 9:45 AM
0

JAKARTA, Tugujatim.id – Sekolah Rakyat menjadi salah satu upaya pemerintah dalam memenuhi hak anak untuk memperoleh pendidikan yang layak dan...

Sekolah Rakyat

Sekolah Rakyat dan Renovasi Rumah Orang Tua Dipercepat, Kemensos-PKP Perkuat Sinergi

by Mochamad Abdurrochim
21/07/2026 9:10 AM
0

JAKARTA, Tugujatim.id – Sekolah Rakyat menjadi salah satu fokus sinergi antara Kementerian Sosial (Kemensos) dan Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman...

Next Post
Kabinet Merah Putih.

Susunan Kabinet Merah Putih Prabowo-Gibran, Berikut 53 Daftar Nama Menteri Lengkap

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID