• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
air minum isi ulang.

Ilustrasi galon isi ulang. (Foto: Pinterest @cdcgov)

3 Risiko Konsumsi Air Minum Isi Ulang, Bikin Kamu Mikir Dua Kali?

Dwi Linda by Dwi Linda
2 years ago
in Kesehatan, Tips
0
Share on FacebookShare on Twitter

Tugujatim.id – Kamu salah satu pengonsumsi air minum isi ulang? Selain sebagai upaya menghemat biaya hidup, air isi ulang dipilih karena dianggap praktis dan lebih terjangkau. Tapi tahukah kamu ada risiko yang ditimbulkan dari mengonsumsinya lho. Apa saja?

Di balik kemudahan dan harga yang relatif ekonomis dari air minum isi ulang, ternyata ada bahaya di dalamnya. Yuk, simak penjelasan soal bahaya mengonsumsinya agar kamu lebih paham!

You might also like

Makan telur.

5 Manfaat Rutin Makan Telur Setiap Hari, Nomor Lima Jaga Kondisi Fit!

02/06/2026 6:06 PM
Cara glow up alami.

7 Cara Glow Up Alami yang Lagi Viral di Kalangan Anak Muda

29/05/2026 11:33 AM

Permasalahan yang Sering Ditemukan pada Air Minum Isi Ulang

1. Proses Pengolahan Tidak Sesuai Standar

Masalah pertama pada air minum isi ulang adalah proses yang tidak selalu mengikuti standar yang berlaku. Depot-depot air isi ulang yang banyak beroperasi di pinggir jalan, sering kali hanya melalui proses yang sederhana dan minimal.

Proses pengolahan yang cenderung sederhana berakibat pada air isi ulang yang rentan terhadap berbagai kontaminan, baik dari kuman maupun bakteri berbahaya yang seharusnya bisa diminimalisasi jika prosesnya mengikuti Standar Nasional Indonesia (SNI).

Pengolahan yang kurang memenuhi standar juga meningkatkan risiko bagi kesehatan konsumen. Meski sekilas tampak bersih dan jernih, tanpa standar ketat, air tersebut bisa saja mengandung berbagai unsur berbahaya.

2. Kualitas Air yang Tidak Konsisten

Air minum isi ulang biasanya memiliki rasa yang berbeda dari air yang direbus atau air kemasan dari pabrik. Hal ini dipengaruhi oleh berbagai faktor seperti tingkat kebersihan, keasaman (pH), dan mineral yang terkandung dalam air yang sering tidak terpantau.

Depot air isi ulang tidak selalu melakukan pengujian kualitas air yang ketat. Akibatnya, meski air terlihat jernih, rasanya bisa terasa kurang enak dan mengindikasikan kemungkinan adanya zat-zat asing atau bahkan patogen di dalamnya.

3. Sumber Air yang Tidak Transparan

Sebagian besar depot air isi ulang tidak mencantumkan atau menginformasikan secara jelas sumber mata air yang digunakan. Hal tersebut menimbulkan pertanyaan terkait keamanan air yang digunakan.

Baca Juga: Teater Trotoar Satrasia Bangkit lewat Pementasan “TERBAKAR”, Tunjukkan Semangat Kreativitas Mahasiswa Unikama

Konsumen berhak mengetahui asal air yang akan diminum, terutama apakah air tersebut sudah melalui proses penyaringan atau filterisasi yang cukup. Sumber air yang tidak jelas juga mempersulit konsumen untuk memastikan mutu air tersebut.

Dalam beberapa kasus, air yang digunakan bisa saja berasal dari sumber yang terkontaminasi dan tercemar.

4. Kebersihan Galon Air

Kebersihan galon atau wadah juga menjadi faktor penting dalam memastikan air minum yang aman. Walaupun sumber airnya sudah bersih, tetapi jika galon yang digunakan tidak memenuhi standar kebersihan, air minum bisa terkontaminasi.

Depot air seharusnya membersihkan galon sebelum mengisi ulang dengan air minum. Selain itu, galon yang sudah diisi tidak seharusnya disimpan terlalu lama di depot, idealnya hanya dalam waktu 24 jam sebelum diberikan kepada konsumen.

Depot air minum yang baik biasanya memiliki prosedur ketat dalam membersihkan dan memeriksa kondisi galon agar bebas dari kotoran atau residu kimia yang bisa membahayakan kesehatan.

5. Lokasi Depot yang Tidak Ideal

Lokasi depot air minum isi ulang juga berpotensi menjadi sumber masalah. Banyak depot yang berlokasi di pinggir jalan atau dekat area lalu lintas padat sehingga alat-alat pengolahan airnya lebih rentan terkena polusi dari debu dan asap kendaraan.

Menurut peraturan Kementerian Kesehatan, lokasi depot air minum seharusnya berada di tempat yang bebas dari pencemaran. Pencemaran dari lingkungan sekitar depot dapat menambah risiko kontaminasi pada air minum isi ulang.

Risiko Konsumsi Air Minum Isi Ulang yang Tidak Sesuai Standar

Air minum isi ulang yang tidak memenuhi standar kualitas air minum layak konsumsi dapat membawa berbagai risiko kesehatan. Berikut ini beberapa risiko yang bisa timbul akibat konsumsi air minum isi ulang yang tercemar.

1. Infeksi Saluran Pencernaan

Jika alat-alat di depot air minum, seperti galon, botol, dan perlengkapan lainnya tidak dibersihkan secara benar, maka bakteri seperti Escherichia coli (E. coli) bisa mencemari air minum.

Bakteri ini dapat menyebabkan infeksi saluran pencernaan yang ditandai dengan gejala seperti mual, muntah, dan diare.

Baca Juga: Lip Cream Viral Judydoll Tersedia di Indonesia, Influencer Sisca Khol Beri Diskon Besar untuk Followersnya

2. Keracunan

Sumber air yang tidak jelas dapat meningkatkan risiko air mengandung zat beracun, bakteri, atau virus yang berbahaya bagi tubuh. Konsumsi air yang tercemar dapat menyebabkan keracunan dengan gejala seperti nyeri perut, mual, dan muntah.

3. Penyakit Berbahaya

Jika air isi ulang sering terpapar sinar matahari langsung, maka bakteri atau mikroorganisme yang ada di dalam air bisa lebih mudah berkembang. Hal ini bisa meningkatkan risiko penyakit berbahaya seperti tifus, disentri, hepatitis, dan penyakit pencernaan lainnya yang dapat membahayakan kesehatan.

Air minum isi ulang memang dapat menjadi solusi bagi konsumen yang ingin berhemat. Akan tetapi, konsumen perlu bijak dalam memilih depot air minum yang terpercaya serta memperhatikan standar kualitas yang diterapkan. Kesadaran akan standar dan kualitas air tidak hanya membantu mencegah risiko kesehatan bagi diri sendiri, tetapi juga bagi keluarga dan orang sekitar.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id

Writer: Ebenhaezer Parningotan Silaban/Magang

Editor: Dwi Lindawati

Tags: Artikel kesehatanBahaya air isi ulangBahaya air isi ulang untuk kesehatanRisiko air isi ulang
Dwi Linda

Dwi Linda

Related Stories

Makan telur.

5 Manfaat Rutin Makan Telur Setiap Hari, Nomor Lima Jaga Kondisi Fit!

by Dwi Linda
02/06/2026 6:06 PM
0

Tugujatim.id - Telur jadi salah satu bahan makanan yang mudah ditemukan dan sering dikonsumsi sehari-hari. Selain praktis, makan telur juga...

Cara glow up alami.

7 Cara Glow Up Alami yang Lagi Viral di Kalangan Anak Muda

by Dwi Linda
29/05/2026 11:33 AM
0

Tugujatim.id – Cara glow up alami jadi salah satu resolusi yang paling banyak masuk wishlist anak muda di tahun 2026....

Self care trend.

5 Self Care Trend Juni 2026 yang Lagi Digemari Gen Z

by Dwi Linda
28/05/2026 8:11 AM
0

Tugujatim.id – Self care trend 2026 sekarang mulai jadi pembahasan yang sering muncul di kalangan anak muda, terutama Gen Z....

Skincare glowing murah.

7 Skincare Glowing Murah yang Lagi Ramai Dibahas Netizen, Paling Gong!

by Dwi Linda
27/05/2026 9:35 AM
0

Tugujatim.id - Memiliki kulit glowing dan sehat kini tidak selalu identik dengan skincare mahal. Banyak brand lokal hingga luar yang...

Next Post
Film Koma.

Film Koma Sarat Misteri yang Memikat Rilis saat Halloween, Tayang di Bioskop Nikmati Horor di Bulan November 2024

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID