TUBAN, Tugujatim.id – Pasca temuan alat kontrasepsi bekas di kawasan Patung Kuda, Desa Sugihwaras, Kecamatan Jenu, Kabupaten Tuban, yang sempat viral di media sosial, menarik perhatian pemerintah setempat.
Menanggapi insiden yang menghebohkan warga ini, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasatpol PP) dan Pemadam Kebakaran Kabupaten Tuban Gunadi memastikan, pihaknya akan meningkatkan pengawasan melalui patroli rutin.
“Kami akan memberikan atensi khusus di kawasan Patung Kuda dan tempat-tempat publik lainnya. Patroli akan dilakukan secara rutin dan berkala untuk memastikan tidak ada lagi kejadian serupa,” ujar Gunadi.
Baca Juga: Kasus Dugaan Pelanggaran Netralitas Kepala Desa di Mojokerto Naik ke Tahap Penyidikan
Eks Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Tuban itu menegaskan, pengawasan ini merupakan upaya preventif agar tempat umum tetap nyaman dan terjaga dari tindakan yang tidak bertanggung jawab.
Gunadi juga menambahkan, pihaknya akan bekerja sama dengan aparat desa serta masyarakat sekitar untuk lebih aktif menjaga ketertiban di wilayah publik.
“Kami mengimbau masyarakat untuk melaporkan jika melihat kegiatan yang mencurigakan atau tindakan tidak pantas di tempat umum,” tambahnya.
Selain patroli rutin, Kasatpol PP akan mengecek lokasi secara berkala sebagai langkah preventif. Gunadi berharap, dengan adanya pengawasan ketat, kejadian serupa dapat dicegah, tidak hanya di kawasan Patung Kuda tetapi juga di area publik lainnya di Kabupaten Tuban.
“Akan dicek dan patroli, baik rutin maupun berkala, serta imbauan,” ujarnya.
Diberitakan sebelumnya, viral di media sosial rekaman video menunjukkan alat kontrasepsi bekas pakai berserakan di kawasan Patung Kuda Tuban, Desa Sugihwaras, Kecamatan Jenu, Kabupaten Tuban. Penampakan tersebut ramai diperbincangkan di media sosial.
Video dan foto tersebut dengan cepat menyebar luas di berbagai platform media sosial dan mengundang beragam komentar warga netizen. Mereka menyoroti bahwa kejadian tersebut dianggap mencoreng citra kawasan Patung Kuda yang selama ini sebagai salah satu ikon Tuban.
“Mengapa ikon Tuban ini justru digunakan sebagai tempat mesum?” kata akun Instagram @rhenypuapita_.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Writer: Mochamad Abdurrochim
Editor: Dwi Lindawati








