• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
10 November.

Potongan film Sang Kiai yang menceritakan tentang peran kiai dan santri dalam pertempuran 10 November di Surabaya. (Foto: Tangkapan Layar)

Peran Sentral Kiai di Pertempuran 10 November Surabaya

Dwi Linda by Dwi Linda
2 years ago
in News
0
Share on FacebookShare on Twitter

SURABAYA, Tugujatim.id – Surabaya dikenal sebagai Kota Pahlawan karena pertempuran hebat yang pernah terjadi di tanggal 10 November 1945 silam. Tanggal itu juga diperingati sebagai Hari Pahlawan.

Pertempuran yang puncaknya menewaskan Aubertin Walter Sothern Mallaby atau lebih dikenal Bridagir Mallaby tersebut tidak hanya berkat perjuangan Arek-Arek Suroboyo. Tetapi juga para kiai.

You might also like

Pemkot Surabaya.

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir, Area tanpa Izin Terancam Ditutup

21/07/2026 8:30 PM
Gus Kikin.

Gus Kikin Siap Maju sebagai Calon Ketua Umum PBNU, Ngaku Terima Penugasan PWNU Jatim

21/07/2026 7:17 PM

Salah satu tokoh pahlawan yang paling dikenang dalam pertemuan 10 November Surabaya adalah Bung Tomo. Pidatonya menggetarkan jiwa dan membakar semangat nasionalisme Arek-Arek Suroboyo.

Tetapi, di sisi lain terhadap juga peran para kiai yang mengkumandangkan Resolusi Jihad. Bahkan, Bung Tomo pun ikut dalam menyuarakan resolusi ini melalui pidato-pidatonya yang berapi-api.

Fatwa dan Resolusi Jihad dikomandoi oleh KH Hasyim Asyari, pendiri organisasi Islam Nahdlatul Ulama (NU). Fatwa Jihad fi Sabilillah tersebut diumumkan pada 22 Oktober 1945.

Ultimatum itu menyerukan agar seluruh umat Islam yang berada di radius 94 kilometer agar ikut berperang melawan tentara NICA (Nederlands Indie Civil Administration). Termasuk para santri.

Mengutip dari buku Fatwa dan Resolusi Jihad: Sejarah Perang Rakyat Semesta di Surabaya 10 November 1945 karya KH. Ng. Agus Suyonto, Resolusi Jihad dan Fatwa Jihad dikeluarkan secara bersamaan.

Fatwa Jihad diumumkan kepada masyarakat kelompok Nadhliyin dan umat Islam keseluruhan. Sementara Resolusi Jihad disampaikan kepada Pemerintah Republik Indonesia.

Pengurus Besar Nahdlatul Ulama yang saat itu menjabat sebagai Rais Aam KH. Hasyim Asyari mengundang konsul-konsul NU di Jawa dan Madura pada 21 Oktober 1945 di Surabaya setelah mendengar kabar jika pasukan sekutu yang diboncengi NICA tiba di Indonesia.

Di tanggal tersebut, KH. Hasyim Asyari memberikan pokok-pokok amanat kewajiban umat Islam dalam berjihad mempertahankan kemerdekaan Indonesia. Akhirnya, keputusan tersebut dibungkus dengan ultimatum Jihad fi Sabilillah pada esoknya, 22 Oktober 2024.

Resolusi tersebut diumumkan ke seantero Indonesia. Bahkan komandan di 66 batalyon yang merupakan muslim bergelar kiai. Mereka adalah KH. As’ad Syamsul Arifin, Kiai Gufron, Kiai Ridwan, Kiai Ali, Kiai Muhammad Sedayu, Kiai Maksum, Kiai Mahrus Ali Kediri, dan lain-lainnya.

Akibatnya, empat hari berturut-turut (26-29 Oktober) pertempuran besar-besaran terjadi Surabaya dan Brigadir Jenderal Mallaby tewas terbunuh pada 30 Oktober 1945. Kematian Jenderal Mallaby membuat tentara sekutu murka dan mengumumkan ultimatum kepada rakyat Indonesia untuk menyerahkan semua persenjataan pada 9 November 1945 pukul 06.00.

Karena itu, pemerintah menetapkan 10 November sebagai Hari Pahlawan. Sementara 22 Oktober sebagai Hari Santri Nasional.

Di balik pertempuran, santri juga saat itu diwajibkan untuk tetap mengaji dan mengkaji ilmu agama-agama di pesantren dan lingkungan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id

Writer: Izzatun Najibah

Editor: Dwi Lindawati

Tags: Berita Kota Surabaya hari iniHari Pahlawan 2024Hari Pahlawan di SurabayaKota Surabaya hari ini
Dwi Linda

Dwi Linda

Related Stories

Pemkot Surabaya.

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir, Area tanpa Izin Terancam Ditutup

by Dwi Linda
21/07/2026 8:30 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya terus mengawasi dengan ketat terhadap pengelolaan parkir. Pemkot Surabaya mengawasi berbagai tempat mulai...

Gus Kikin.

Gus Kikin Siap Maju sebagai Calon Ketua Umum PBNU, Ngaku Terima Penugasan PWNU Jatim

by Dwi Linda
21/07/2026 7:17 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id – Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur Abdul Hakim Mahfudz atau yang akrab disapa Gus Kikin...

Angkot pelajar gratis.

80 Angkot Pelajar Gratis Segera Hadir di Malang, Pemkot Tunggu Audit 4 Koperasi Rampung

by Dwi Linda
21/07/2026 6:45 PM
0

MALANG, Tugujatim.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Malang melalui dinas perhubungan (dishub) terus mematangkan pelaksanaan program angkot pelajar gratis. Saat ini,...

Penjual kambing.

Viral Penjual Kambing Kota Batu Disebut Mirip Yesus, Ternyata Niat Awalnya untuk Berdakwah

by Dwi Linda
21/07/2026 6:33 PM
0

BATU, Tugujatim.id – Seorang penjual kambing Kota Batu, Jawa Timur, mendadak viral menjadi perbincangan di media sosial. Faiq Muhammad Alkhatiri...

Next Post
Daop 8 Surabaya.

Makin Manjakan Pelanggan Eksekutif, Daop 8 Surabaya Ruang Tunggu Khusus dan Co-Working Space di Stasiun Gubeng

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID