• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Massa dari aliansi Masyarakat Bela Kiai menggelar aksi demo di depan Kantor DPRD Jember atas dugaan ujaran kebencian di masa pilkada pada Kamis (14/11/2024). (Foto: Diki Febrianto/Tugu Jatim)

Massa dari aliansi Masyarakat Bela Kiai menggelar aksi demo di depan Kantor DPRD Jember atas dugaan ujaran kebencian di masa pilkada pada Kamis (14/11/2024). (Foto: Diki Febrianto/Tugu Jatim)

Aliansi Masyarakat Bela Kiai Demo di Kantor DPRD Jember, Buntut Dugaan Ujaran Kebencian di Masa Pilkada 2024

Dwi Linda by Dwi Linda
2 years ago
in Peristiwa
0
Share on FacebookShare on Twitter

JEMBER, Tugujatim.id – Puluhan massa dari aliansi Masyarakat Bela Kiai menggelar aksi demo di depan Kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Jember, Kamis (14/11/2024). Aksi itu dilakukan buntut dugaan ujaran kebencian yang terjadi menjelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak 2024.

Terutama soal pidato salah satu paslon yang menyebutkan nama organisasi terlarang. Selain itu, ada sebutan yang tidak layak dan menyangkut calon Wakil Bupati Jember nomor urut 01, Muhammad Balya Firjaun Barlaman.

You might also like

TPA Benowo

Kebakaran TPA Benowo Dipadamkan Lima Jam, Tumpukan Sampah Jadi Kendala Utama

20/07/2026 2:30 PM
Parkir digital di Surabaya.

82 Persen Wajib Pajak Sudah Beralih Parkir Digital di Surabaya, 500 Titik Masih Belum Berizin

18/07/2026 4:04 PM

Koordinator lapangan Hariyanto menjelaskan, kedatangannya bersama puluhan massa itu untuk menyampaikan hak pendapat kepada Panitia Khusus (Pansus) Pilkada DPRD Jember.

Baca Juga: Ibu dan Anak Luka Serius Diduga Jadi Korban Kasus KDRT di Tuban, Polisi Buru Pelaku 

Dia mendesak pansus pilkada untuk mengklarifikasi paslon terkait untuk menjelaskan soal pidato yang menyebut organisasi terlarang. Selain itu, memanggil pelaku yang memberikan sebutan tidak layak terhadap Muhammad Balya Firjaun Barlaman untuk diklarifikasi.

“Gus Firjaun yang menjadi calon wakil bupati dengan nomor urut 01 ini, bahasa di luar sana menjadi seakan-akan dianggap PKI, seakan-akan dianggap Firaun, ini kami tidak bisa terima,” ujar Hariyanto pada Kamis (14/11/2024).

Masyarakat Bela Kiai di Jember.
Massa Bela Kiai menggelar aksi di depan Kantor DPRD Jember atas dugaan ujaran kebencian di masa Pilkada 2024. (Foto: Istimewa)

Hariyanto melanjutkan, Muhammad Balya Firjaun Barlaman selain sebagai calon wakil bupati, dia juga sebagai kiai atau guru, yang tidak pantas jika namanya diplesetkan.

“Juga menyudutkan soal Gus Firjaun, yang difitnah karena tidak menjenguk keponakannya yang sakit,” jelas Hariyanto.

Bertolak dari dua persoalan tersebut, Hariyanto dan para massa menginginkan pilkada yang berlangsung dengan baik untuk melahirkan pemimpin yang baik pula.

“Bukan melalui ujaran kebencian, hinaan, fitnah, dan lain-lainnya,” ujar Hariyanto.

Baca Juga: Selama 2024, Ribuan Istri di Mojokerto Gugat Cerai Suami: Ikut Judi Online Sumbang Perpisahan

Sementara itu, salah seorang anggota Pansus Pilkada DPRD Jember, Candra Ary Fianto menegaskan bahwa pihaknya mengapresiasi semua aduan dari masyarakat hingga pasangan calon yang berkontestasi di Pilkada Jember 2024.

Dia juga menegaskan, poin-poin yang hendak disampaikan atau menjadi aduan di pansus pilkada, bisa berfokus pada satu titik.

“Itu bisa menjadi satu acuan pansus pilkada agar keresahan, curhatan, aduan masyarakat bisa ditindaklanjuti,” jelasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id

Writer: Diki Febrianto

Editor: Dwi Lindawati

Tags: Aliansi Masyarakat Bela KiaiBerita Kabupaten Jember hari iniDemo Masyarakat Bela KiaiDPRD Kabupaten JemberKabupaten Jember hari ini
Dwi Linda

Dwi Linda

Related Stories

TPA Benowo

Kebakaran TPA Benowo Dipadamkan Lima Jam, Tumpukan Sampah Jadi Kendala Utama

by Mochamad Abdurrochim
20/07/2026 2:30 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id – Banyaknya tumpukan sampah menjadi salah satu kendala utama dalam proses pemadaman kebakaran di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA)...

Parkir digital di Surabaya.

82 Persen Wajib Pajak Sudah Beralih Parkir Digital di Surabaya, 500 Titik Masih Belum Berizin

by Dwi Linda
18/07/2026 4:04 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya berupaya menata sektor perparkiran dengan penerapan pembayaran non tunai atau digital secara perlahan...

TNI AD

Gudang Pusat Amunisi TNI AD di Madiun Meledak, Berikut Kronologi Kejadian dan Korban Tewas

by Mochamad Abdurrochim
16/07/2026 8:55 PM
0

MADIUN, Tugujatim.id – Gudang Amunisi II Pusat Peralatan Angkatan Darat (Puspalad) di Kecamatan Saradan, Kabupaten Madiun, Jawa Timur, meledak pada...

CR-V.

5 Korban Tewas Kecelakaan Maut Tol Pandaan-Malang, Sopir Honda CR-V Hantam Truk Parkir Diduga Microsleep

by Dwi Linda
16/07/2026 3:17 PM
0

PASURUAN, Tugujatim.id - Kecelakaan lalu lintas melibatkan mobil dan truk terjadi di jalan Tol Pandaan-Malang KM 71/B, tepat di wilayah...

Next Post
PMB Unikama 2025.

PMB Unikama 2025, Cara Mudah Jadi Mahasiswa di Universitas Terbaik di Malang

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID