JEMBER, Tugujatim.id – Anggaran pendapatan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember yang tertuang dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) 2025, dinilai kurang progresif.
Hal itu disampaikan Wakil Ketua I DPRD Jember Widarto usai acara Pandangan Umum Fraksi dalam Menanggapi Penyampaian Nota Pengantar Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) APBD Tahun 2024, pada Selasa (19/11/2024).
“Saya pikir tujuh fraksi sudah menyampaikan pandangan umum fraksinya, semuanya konstruktif. Semuanya dalam rangka berkontribusi membangun Jember ke depan bahwa beberapa sektor menjadi sorotan masing-masing fraksi,” ujar Widarto.
Baca Juga: Persema Malang Fokus Genjot Fisik Pemain demi Liga 4 2024/2025
Menurut dia, kebanyakan fraksi di DPRD Jember berfokus pada pendapatan Pemkab Jember yang kurang progresif.
“Dari sisi pendapatan yang memang hampir dari semua fraksi menganggap pendapatnya masih kurang progresif,” jelas politikus Partai PDI Perjuangan.
Selain itu, Widarto mengatakan, hal itu menunjukan belum adanya lompatan untuk meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD). Menurut dia, pendapatan anggaran Pemkab Jember mengalami kenaikan yang signifikan, akan berdampak pada ruang fiskal.
“Begitu pendapatan ini lain dengan signifikan, maka kemudian ruang fiskal kami untuk kemudian dibelanjakan itu menjadi cukup terbuka. Tapi dengan pendapatan yang landai, maka kemudian ruang fiskal kami untuk dibelanjakan juga landai-landai saja,” terangnya.
Baca Juga: Dominasi Bitcoin Menurun, Altcoin Season Segera Tiba?
Dia menegaskan, semua pandangan yang diberikan ketujuh fraksi bagus dan konstruktif untuk kemajuan Kabupaten Jember.
Seperti yang disampaikan juru bicara fraksi Partai Nasdem Khurul Fatoni menjelaskan terkait beberapa catatan untuk meningkatkan pendapatan daerah, khususnya terkait Penguatan Local Taxing Power.
Dia mengungkapkan, hal itu dilakukan untuk mengoptimalisasi kemandirian fiskal daerah Kabupaten Jember.
“Kami harap dengan peningkatan dan optimalisasi PAD yang nantinya tidak menambah beban masyarakat,” kata Khurul Fatoni.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Writer: Diki Febrianto
Editor: Dwi Lindawati








