JEMBER, Tugujatim.id – Aksi brutal lima pesilat di Jember menganiaya tiga warga hingga babak belur. Dua korban mengalami luka serius, sedangkan satu korban cidera patah tulang pada bagian kakinya.
Aksi kekerasan terjadi di Desa Purwoasri, Kecamatan Gumukmas, Kabupaten Jember, tepatnya di kediaman Ahmad Basori (43) yang sekeligus korban patah tulang akibat ditabrak sepeda motor pelaku.
Sebelumnya, kedua korban berinisial AF, 15, dan ML,19 dibuntuti usai makan di warung yang berada di tepi Jalan Raya Mayang, pada Kamis (16/1/2025). Kejadian itu sempat terekam CCTV rumah milik Ahmad Basor.
Berbekal rekaman CCTV, pihaknya melaporkan kekerasan tersebut ke Polsek Gumukmas, sebagai bukti penting untuk mengusut pelaku dalam insiden yang mencederai ketiga korban.
BACA JUGA : Pelaku Curanmor 37 TKP di Jember Dibekuk, Spesialis Sepeda Motor Petani yang Diparkir Saat Berladang
Setidaknya, keempat pelaku bernama Arya Dwi Candra, 21, Aris Yulianto, 20, Ahmad Rosadi, 23, dan Wiji Santoso, 23 berhasil diringkus aparat keamanan pada Sabtu (18/1/2025).
“Kami amankan empat pelaku saat mereka berkumpul di rumah salah satu pelaku. Satu lainnya masih buron dan telah masuk DPO,” kata Iptu Bagus Setiawan, Kanit Pidana Umum Satreskrim Polres Jember saat dikonfirmasi pada Minggu (19/1/2025).
Dirinya mengungkapkan bahwa tim penyidik saat ini tengah menelusuri indikasi keterlibatan sebuah perguruan silat dalam aksi kekerasan tersebut. Sembari. proses investigasi masih berjalan untuk mengungkap semua fakta.
“Rekaman CCTV menjadi bukti kuat. Kami juga membenarkan video yang beredar di media sosial adalah kejadian sebenarnya,” tambah Bagus Setiawan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Reporter : Diki Febrianto
Editor: Darmadi Sasongko








