• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Ilustrasi sapi

Ilustrasi sapi. Foto: Aisyah Nawangsari Putri

Terpantau Menurun! 246 Ekor Sapi di Malang Terpapar PMK dalam Dua Pekan

Darmadi Sasongko by Darmadi Sasongko
1 year ago
in News
0
Share on FacebookShare on Twitter

MALANG, Tugujatim.id – Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Malang mencatat 246 ekor sapi di Malang terpapar PMK (Penyakit Mulut dan Kuku) terhitung sejak 1 Januari 2025 hingga 15 Januari 2025 tersebar di 15 Kecamatan.

Sebanyak 67 ekor di antaranya sembuh dan sembilan ekor mati dan upadate Kamis (22/1/2025) lalu tercatat masih 168 ekor sapi yang terinfeksi virus PMK.

You might also like

Bayi Laki-laki

Penemuan Bayi Laki-laki Dalam Tas Gegerkan Warga Rengel Tuban

04/06/2026 3:30 PM
Event tahunan di Banyuwangi.

Alasan Tak Pernah Sepi Wisatawan, 7 Event Tahunan di Banyuwangi Ini Selalu Jadi Magnet Pengunjung

04/06/2026 1:57 PM

Kasus terbanyak terjadi di Sumberpucung, yakni 81 ekor sapi terpapar, Kecamatan Pakis dengan 32 kasus dan Kecamatan Bantur dengan 30 kasus. Kecamatan lain yang memiliki kasus PMK meski tidak terhitung besar di antaranya adalah Dau, Donomulyo, Gedangan, Kalipare, Lawang, Ngajum, Pagak, Singosari, Tumpang, Turen, Wagir, dan Wajak.

Sapi yang terpapar PMK di Pagak dan Turen hanya ditemukan satu ekor. Sapi di Pagak sembuh dan sapi di Turen mati. Sehingga, saat ini ada 0 kasus PMK di dua kecamatan tersebut.

BACA JUGA: Pemkab Tuban Tutup Seluruh Pasar Hewan Selama 21 Hari Demi Tekan Penyebaran PMK

Sapi yang terpapar PMK juga bisa dipotong paksa agar dagingnya masih tetap bisa dikonsumsi. Pada Januari 2025 ini, dua ekor sapi yang terpapar PMK dipotong paksa. Masing-masing satu ekor di Kecamatan Sumberpucung dan Wajak telah dipotong paksa.

Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Malang, Eko Wahyu Widodo mengatakan daging sapi yang terpapar PMK masih layak konsumsi dan tidak memberikan dampak pada manusia yang memakannya.

“Masih aman untuk dikonsumsi, asal dimasak dengan benar,” kata Eko saat ditemui Tugu Malang ID belum lama ini.

Untuk mencegah penyebaran virus PMK, Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Malang telah mendistribusikan 7 ribu dosis vaksin. Eko menyebut vaksin tersebut merupakan bantuan dari Pemerintah Pusat.

Vaksin diterima pada Kamis (16/1/2025) dan langsung didistribusikan sehari setelahnya, yakni pada Jumat (17/1/2025). Vaksinasi ini dilakukan oleh petugas Dinas Peternakan yang merupakan dokter hewan.

“Sudah dibawa dokter hewan masing-masing,” kata Eko.

Terkait pasar hewan, Eko mengatakan pihaknya belum memberikan kebijakan penutupan. Akan tetapi, aktivitas pasar hewan meredup dengan sendirinya pasca merebaknya virus PMK ini.

“Saat ini kami sebatas melakukan pengawasan,” ujarnya.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id

 

Reporter: Aisyah Nawangsari Putri

Editor: Darmadi Sasongko

Tags: Dinas Peternakan Kabupaten MalangKabupaten MalangMalangPemkab MalangPMK
Darmadi Sasongko

Darmadi Sasongko

Related Stories

Bayi Laki-laki

Penemuan Bayi Laki-laki Dalam Tas Gegerkan Warga Rengel Tuban

by Mochamad Abdurrochim
04/06/2026 3:30 PM
0

TUBAN, Tugujatim.id – Warga Desa Rengel, Kecamatan Rengel, Kabupaten Tuban digegerkan dengan penemuan bayi laki-laki dalam kondisi meninggal dunia di...

Event tahunan di Banyuwangi.

Alasan Tak Pernah Sepi Wisatawan, 7 Event Tahunan di Banyuwangi Ini Selalu Jadi Magnet Pengunjung

by Dwi Linda
04/06/2026 1:57 PM
0

BANYUWANGI, Tugujatim.id – Event tahunan di Banyuwangi, Jatim, jadi salah satu magnet wisata yang selalu ramai dikunjungi wisatawan. Selain memiliki...

Jemaah haji Kabupaten Malang.

Update 2 Jemaah Haji Kabupaten Malang Wafat di Makkah, Sakit Sempat Dirawat di RS

by Dwi Linda
04/06/2026 1:00 PM
0

MALANG, Tugujatim.id – Kabar duka datang dari dua jemaah haji Kabupaten Malang yang meninggal dunia di Makkah, Arab Saudi. Mereka...

Probolinggo.

Lukai Diri Sendiri, Perawat RS di Probolinggo Rekayasa Dibegal demi Tutupi Jual Motor sang Ayah

by Dwi Linda
04/06/2026 12:32 PM
0

PROBOLINGGO, Tugujatim.id - Kasus dugaan pembegalan yang sempat menghebohkan warga Kabupaten Probolinggo akhirnya terungkap. Seorang perawat RSUD Waluyo Jati Kraksaan...

Next Post
Unikama

Prof Mujiono, Dosen Unikama Raih Gelar Guru Besar Bidang Linguistik Terapan

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID