• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Babi ternak.

Puluhan babi ternak di Tosari Pasuruan mati mendadak. (Foto: dok warga)

Puluhan Babi Ternak di Tosari Pasuruan Mati Mendadak, Perut Tampak Kebiruan: Terserang Virus ASF?

Dwi Linda by Dwi Linda
1 year ago
in News
0
Share on FacebookShare on Twitter

PASURUAN, Tugujatim.id – Puluhan babi ternak milik warga Desa Sedaeng dan Desa Wonokitri, Kecamatan Tosari, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur, mati mendadak. Berdasarkan laporan warga di Desa Sedaeng, ada 50 ekor babi yang mati. Sementara di Desa Wonokitri, ada 20 ekor yang mati.

Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan drh Ainur Alfiah mengatakan, babi ternak yang mati memiliki ciri kematian berupa warna kebiruan di perutnya.

You might also like

Cuaca di Jawa Timur.

Angin Kencang Mengintai di Balik Langit Cerah, Cuaca di Jawa Timur Rabu 22 Juli 2026 Perlu Diwaspadai

22/07/2026 7:46 AM
Pemkot Surabaya.

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir, Area tanpa Izin Terancam Ditutup

21/07/2026 8:30 PM

“Ciri kematian yang sama di perutnya terdapat warna kebiruan,” ujar drh Ainur Alfiah, Selasa (11/02/2025).

Baca Juga: Jalur ke Lautan Pasir Gunung Bromo Pasuruan Tertutup Longsor dan Pohon Tumbang, Akses di Wonokitri Terhambat 

Alfiah mengatakan, pihaknya telah menerjunkan tim ke lokasi kematian babi ternak untuk mengambil sampel darahnya. Sampel itu nantinya akan diuji ke laboratorium untuk memastikan penyebab kematian babi ternak tersebut.

“Kemarin tim dari dinas kabupaten dan provinsi dan laboratorium dari Malang mengambil sampel darah untuk memastikan penyebab babi mati. Kami masih menunggu sekitar seminggu ini untuk mendapatkan hasilnya,” ungkapnya.

Alfiah mengungkapkan kematian massal babi di Tosari dimulai sejak Desember 2024. Kematian tiap harinya terus terjadi dan makin hari semakin banyak.

Populasi babi di Tosari saat ini mencapai 2.000 ekor. Biasanya daging babi digunakan untuk acara keagamaan warga Suku Tengger.

Menurut Alfiah, sebagian besar babi-babi yang dipelihara warga, baik di Wonokitri maupun Sedaeng, dibeli dari para pedagang asal Malang. Dia mengkhawatirkan babi-babi tersebut tertular virus African Swine Fever (ASF) seperti yang pernah terjadi di Malang pada 2021.

Baca Juga: DPRD Jember Segera Bentuk Pansus Tenaga Kerja Non-ASN, Usulan 6 Fraksi Respons Nasib Tenaga Honorer Dirumahkan

“Yang menyerang babi di Malang memang ASF. Dikhawatirkan virus yang sama kemudian ditularkan ke babi-babi milik warga Sedaeng dan Wonokitri,” ungkapnya.

Alfiah mengatakan, hingga saat ini belum ada vaksin tersedia untuk ternak babi. Antisipasi dari Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan dengan memberikan obat-obatan serta melakukan desinfektan di sejumlah kandang babi milik warga.

“Kami beri obat-obatan dan kami beri penyemprotan desinfektan ke beberapa kandang babi yang kami sampling. Kami minta warga agar rajin-rajin melakukan desinfektan ke kandang dan babinya diberi vitamin,” ujarnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id

Writer: Laoh Mahfud

Editor: Dwi Lindawati

Tags: Babi ternak di Pasuruan matiBerita Kabupaten Pasuruan hari iniKabupaten Pasuruan hari iniKasus babi mati di Pasuruan
Dwi Linda

Dwi Linda

Related Stories

Cuaca di Jawa Timur.

Angin Kencang Mengintai di Balik Langit Cerah, Cuaca di Jawa Timur Rabu 22 Juli 2026 Perlu Diwaspadai

by Dwi Linda
22/07/2026 7:46 AM
0

Tugujatim.id - Cuaca di Jawa Timur pada Rabu (22/07/2026) didominasi cerah dan udara kabur di banyak kabupaten/kota. BMKG mengeluarkan peringatan...

Pemkot Surabaya.

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir, Area tanpa Izin Terancam Ditutup

by Dwi Linda
21/07/2026 8:30 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya terus mengawasi dengan ketat terhadap pengelolaan parkir. Pemkot Surabaya mengawasi berbagai tempat mulai...

Gus Kikin.

Gus Kikin Siap Maju sebagai Calon Ketua Umum PBNU, Ngaku Terima Penugasan PWNU Jatim

by Dwi Linda
21/07/2026 7:17 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id – Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur Abdul Hakim Mahfudz atau yang akrab disapa Gus Kikin...

Angkot pelajar gratis.

80 Angkot Pelajar Gratis Segera Hadir di Malang, Pemkot Tunggu Audit 4 Koperasi Rampung

by Dwi Linda
21/07/2026 6:45 PM
0

MALANG, Tugujatim.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Malang melalui dinas perhubungan (dishub) terus mematangkan pelaksanaan program angkot pelajar gratis. Saat ini,...

Next Post
Selebgram Isa Zega.

Kasus Selebgram Isa Zega Dugaan Pencemaran Nama Baik Dilimpahkan ke Kejari Kabupaten Malang, Santai Pakai Piyama Ditahan di Lapas Perempuan  

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID