• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Tanaman bonsai.

Koleksi bonsai milik Kak Acing di pekarangan rumahnya di Jember. (Foto: Diki Febrianto/Tugu Jatim)

Cerita Kak Acing, Pembudidaya Tanaman Bonsai di Jember Pamer Keindahan hingga Tantangan Merawat Pohon Kerdil

Dwi Linda by Dwi Linda
1 year ago
in Featured
0
Share on FacebookShare on Twitter

JEMBER, Tugujatim.id – Di Jember, Jawa Timur, tanaman bonsai bukan hanya sekadar tanaman hias, tetapi lebih dari itu. Tanaman ini menjadi salah satu cara hidup banyak orang yang menikmati seni serta ketelatenan dalam perawatannya.

Salah satu tokoh pembudidaya tanaman bonsai asal Desa Cangkring, Kecamatan Jenggawah, Akhmad Hasin, atau yang akrab disapa Kak Acing, berbagi pandangannya terkait seni merawat pohon kerdil yang kini banyak digemari.

You might also like

Malang

Kakao Malang Diam-Diam Punya Varietas Premium Langka

29/05/2026 7:00 AM
Ledakan balon udara.

Sosok Korban MD Ledakan Balon Udara Blitar di Mata Keluarga, Dikenal Pekerja Keras dan Pulang Kampung Melepas Rindu

27/05/2026 8:08 PM

Menurut Kak Acing, tanaman bonsai merupakan medium untuk menghadirkan keindahan alam dalam bentuk yang lebih kecil dan lebih dekat.

Baca Juga: Cantik! 11 Rekomendasi Dekorasi di Kantor Low Budget: Biar Makin Semangat Kerja Tambah Bonsai Estetik

“Merawat bonsai bukan sekadar masalah tumbuh kembang, tetapi seni membentuk karakter pohon agar tetap indah dan menarik,” tutur Kak Acing saat ditemui Tugujatim.id di kediamannya pada Selasa (18/02/2025).

Butuh Keterampilan Khusus Rawat Bonsai

Menurut dia, proses perawatan bonsai melibatkan kesabaran yang luar biasa serta keterampilan khusus agar tanaman dapat tumbuh sesuai dengan keinginan. Setiap elemen dalam perawatan, mulai dari pemilihan media tanam hingga pemberian pupuk yang tepat, tentunya harus diperhatikan secara cermat.

Di antara banyak cara, Kak Acing menilai, menjaga kelengkungan ranting dan dahan, tergantung bagaimana menjadikannya lebih lebat, membutuhkan keterampilan teknis dan waktu panjang. Kebanyakan pembudidaya bonsai menemukan bibit pohon cerdas tersebut dari hutan, meskipun ada juga yang sedari awal membentuk pohon bonsai dengan belajar menyusun setiap cabang dan akar dengan cermat.

Tanaman bonsai di Jember.
Keindahan bonsai yang dirawat Kak Acing. (Foto: Diki Febrianto/Tugu Jatim)

Proses pembentukannya bisa memakan waktu satu hingga dua tahun untuk bonsai kecil atau lebih lama untuk jenis yang lebih besar, bahkan bisa mencapai usia tiga tahun untuk mencapai bentuk yang sempurna.

Kak Acing juga berpendapat, meski membudidayakan bonsai cukup mengasyikkan, namun ada tantangan terkait jenis bonsai yang mudah mati meski bernilai tinggi, juga sebaliknya jenis yang terjangkau namun membutuhkan perawatan lebih rumit.

Dengan segala tantangan itu, meski risikonya cukup besar, popularitas dan penggemar tanaman bonsai di Jember tidak kunjung redup. Bahkan, sejumlah kontes bonsai yang sering digelar mengundang antusiasme tinggi para pembudidaya dari berbagai kategori.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id

Writer: Diki Febrianto

Editor: Dwi Lindawati

Tags: berita jember hari iniBonsai di JemberCara merawat bonsai JemberJemberJember hari iniTanaman bonsai di Jember
Dwi Linda

Dwi Linda

Related Stories

Malang

Kakao Malang Diam-Diam Punya Varietas Premium Langka

by Mochamad Abdurrochim
29/05/2026 7:00 AM
0

MALANG, Tugujatim.id – Kabupaten Malang ternyata tidak hanya dikenal lewat sektor pertanian hortikultura maupun wisata alam. Di balik hamparan kebun...

Ledakan balon udara.

Sosok Korban MD Ledakan Balon Udara Blitar di Mata Keluarga, Dikenal Pekerja Keras dan Pulang Kampung Melepas Rindu

by Dwi Linda
27/05/2026 8:08 PM
0

BLITAR, Tugujatim.id - Duka mendalam menyelimuti sebuah rumah sederhana di Desa Tambakan, Kecamatan Gandusari, Kabupaten Blitar, menyusul insiden ledakan balon...

Biya Agus.

Biya Agus, Magister Fisika yang Viral di TikTok Berkat Pembahasan soal Rezeki bersama Chatour Travel

by Dwi Linda
19/05/2026 4:41 PM
0

GRESIK, Tugujatim.id - Senin malam (18/05/2026), H Agus Rahman MPd atau yang populer dengan nama Biya Agus Chatour Gresik, sesenggukan...

Mie Cendana.

Atika C. Larasati, Owner Mie Cendana Viral di Malang Kolaborasi Unik bareng Pelaku UMKM Lokal Perempuan

by Dwi Linda
01/05/2026 7:27 PM
0

MALANG, Tugujatim.id - Siapa sih yang nggak mengenal Mie Cendana sebagai salah satu kuliner viral dari Malang, Jawa Timur? Bahkan,...

Next Post
Flare.

Flare Menyala di Stadion Tuban, Kapolres Bantah Lalai, Persela Lamongan Tunggu Sanksi

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID